{"id":36089,"date":"2022-03-01T02:26:22","date_gmt":"2022-02-28T19:26:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=36089"},"modified":"2022-03-01T02:26:22","modified_gmt":"2022-02-28T19:26:22","slug":"polisi-tangkap-dua-bandar-judi-togel-online-di-aceh-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/03\/01\/polisi-tangkap-dua-bandar-judi-togel-online-di-aceh-besar\/","title":{"rendered":"Polisi Tangkap Dua Bandar Judi Togel Online di Aceh Besar"},"content":{"rendered":"<p><b>ACEH BESAR<\/b> &#8211; Satuan Reskrim Polres Aceh Besar meringkus dua orang diduga bandar judi toto gelap (Togel) online di Desa Semereng, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Senin (28\/2) siang.<\/p>\n<p>Kedua tersangka yakni LF (34), petani\/pekebun warga Desa Weusiteh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.<\/p>\n<p>Satu lagi RM (35), petani\/pekebun Desa Klieng Manyang, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.<\/p>\n<p>Keduanya ditangkap saat berada di sebuah warung kopi Desa Semereng, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar sekitar pukul 13.00 WIB.<\/p>\n<p>Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam, melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra membenarkan penangkapan dua bandar judi online togel oleh tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Besar.<\/p>\n<p>Dalam penangkapan itu, dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti satu unit handphone Nokia warna hitam, dan satu unit Hp merk Samsung android warna hitam.<\/p>\n<p>Barang tersebut milik (bandar) tersangka berinisial LF yang di dalam handphonenya berisi akun resmi nextogel dengan nama akun LEYA01, dan uang tunai Rp 301.000.<\/p>\n<p>Kemudian, juga disita satu unit handphone merk Iphone 6 warna putih.<\/p>\n<p>Barang tersebut milik (bandar) tersangka RM yang didalam hp nya berisi akun resmi nextogel dengan nama akun YOGA12 dan uang tunai Rp 486.000.<\/p>\n<p>Menurut Kasat Reskrim AKP Ferdian Candra, modus perjudian ini, pembeli datang kepada pelaku untuk membeli nomer jitu atau togel<\/p>\n<p>Kemudian uang dari pembeli tersebut dideposit oleh pelaku ke akun judi online melalui rekening yang ada pada situs judi online tersebut.<\/p>\n<p>Dari akun miliknya tersebut, terduga pelaku membeli togel yang dipasang oleh para pelanggannya.<\/p>\n<p>Di mana dari pemasangan togel tersebut, apabila menang para pelaku mendapatkan fee sebesar 15%, dari setiap kemenangan togel yang dibeli melalui akun judi online miliknya.<\/p>\n<p>Menurut Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, berdasarkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa di Kecamatan Sukamakmur marak terjadi transaksi judi togel.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Tim Opsnal setelah melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut, pada Senin (28\/2\/2022) sekira pukul 13.00 WIB, berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku judi togel online.<\/p>\n<p>Kedua terduga pelaku diringkus tanpa perlawanan saat sedang duduk pada salah satu warung kopi yang berada di Desa Semereng.<\/p>\n<p>Kedua terduga pelaku beserta dengan barang bukti lalu dibawa dan diamankan ke Sat Reskrim Polres Aceh Besar guna penyidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Kedua pelaku diduga telah bermain judi togel online tersebut lebih kurang selama satu tahun.<\/p>\n<p>Mereka dijerat Pasal 18 Jo Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36089?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH BESAR &#8211; Satuan Reskrim Polres Aceh Besar meringkus dua orang diduga bandar judi toto gelap (Togel) online di Desa Semereng, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Senin (28\/2) siang. Kedua tersangka yakni LF (34), petani\/pekebun warga Desa Weusiteh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar. Satu lagi RM (35), petani\/pekebun Desa Klieng Manyang, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar. Keduanya ditangkap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36090,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-36089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/03\/IMG-20220301-WA0006.jpg?fit=887%2C544&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=36089"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36089\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/36090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=36089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=36089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=36089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}