{"id":3614,"date":"2020-05-08T17:44:53","date_gmt":"2020-05-08T10:44:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=3614"},"modified":"2020-05-08T17:44:53","modified_gmt":"2020-05-08T10:44:53","slug":"banda-aceh-dikepung-banjir-peuniti-terparah-warga-peulanggahan-mengungsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/05\/08\/banda-aceh-dikepung-banjir-peuniti-terparah-warga-peulanggahan-mengungsi\/","title":{"rendered":"Banda Aceh Dikepung Banjir, Peuniti Terparah, Warga Peulanggahan Mengungsi"},"content":{"rendered":"<h6>Banjir yang terjadi di di Banda Aceh akibat hujan deras tiada henti selama dua hari<\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Hujan lebat yang terus mengguyur Kota Banda Aceh tanpa henti selama dua hari sejak Kamis (7\/5) pagi hingga Jum&#8217;at (8\/5) telah menyebabkan wilayah ibu kota provinsi Aceh itu mengalami banjir genangan.<\/p>\n<p>Jika pada Kamis (7\/5) malam, hanya beberapa kecamatan saja yang banjir di jalan dan perumahan warga, maka pada Jum&#8217;at (8\/5) siang, seluruh kecamatan dan puluhan gampong (desa) di Kota Banda Aceh dilaporkan sudah terkepung banjir dengan ketinggian air 50 centimeter hingga mencapai 1,5 meter.<\/p>\n<p>Tak hanya di Banda Aceh, sejumlah gampong dalam kecamatan di Aceh Besar juga dilaporkan mengalami banjir seperti di Kecamatan Lhoong, Leupueng dan Lhoknga.<\/p>\n<p>Bahkan, ruas jalan nasional Banda Aceh &#8211; Calang juga mengalami kemacetan panjang akibat longsor dan tumbangnya pohon besar di kawasan pegunungan Kulu, Aceh Besar.<\/p>\n<p>Hingga Juma&#8217;t sore hujan deras dengan curahan makin banyak, belum juga reda, sehingga di sejumlah lokasi genangan air banjir belum surut dan semakin meninggi.<\/p>\n<p>Dari pantauan di beberapa gampong yang mengalami banjir di Banda Aceh, kawasan Peuniti yang agak sedikit rendah, mengalami genangan air tertinggi hingga mencapai 1,5 meter. Air banjir masuk ke rumah-rumah penduduk setempat.<\/p>\n<p>Sejumlah instansi pelayanan publik dan perkantoran juga terendam banjir genangan seperti RSUD dr. Zainoek Abidin, BPKP, Polda Aceh, BPK, BKKBN, dengan ketinggian yang bervariasi.<\/p>\n<p>Sementara di Pasar Aceh seperti di Jalan KH Ahmad Dahlan juga tergenang banjir setinggi 80 cm hingga 1 meter, hingga air memasuki toko pedagang. Akibatnya aktivitas di pasar tersebut terganggu. Para pedagang berusaha menyelamatkan barang-barang dagangan di tokonya ke tempat yang lebih tinggi di lantai dua.<\/p>\n<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi menyatakan banjir terjadi mulai Kamis malam dan Jum&#8217;at pagi tadi. Pemerintah Kota Banda Aceh, kata dia sedang mendata warga yang terdampak. &#8220;Kita sedang melakukan pendataan. Pihak BPBD Kota Banda Aceh juga sedang melakuka pendataan,&#8221; kata Sunawardi.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi dati Pusdalops BPBD Kota Banda Aceh, BPBA mencatat beberapa daerah yang terendam banjir luapan itu. Di Kecamatan Kuta Raja seperti Desa Lampaseh, Desa Merduati dan Desa Peulanggahan.<\/p>\n<p>Banjir di Desa Peulanggahan setinggi 1,3 meter menyebabkan masyarakat setempat sudah mengungsi ke masjid.<\/p>\n<p>Di Kecamatan Meuraxa Desa Blang Oi dan Desa Dayah Baro ketinggian air 50 cm. Kecamatan Baiturrahman di Desa Neusu Jaya ketinggian air 1 meter, Desa Peuniti ketinggian air 1,5 meter, Desa Suka Ramai ketinggian air 50 cm<br \/>\nDi Kecamatan Lueng Bata banjir di Desa Batoh, Kecamatan Syiah Kuala banjir di Desa Prada dengan etinggianair 50 cm, Desa Alue Naga ketinggian air 50 cm.<\/p>\n<p>Kecamatan Kuta Alam Desa Kampong Laksana ketinggian air 1 meter, Desa Kampong Keuramat ketinggian air 1 meter. Kecamatan Jaya Baru Desa Punge Blang Cut ketinggian air 50 cm, Kecamatan Ulee Kareng Desa Lamteh ketinggian air 50 cm.<\/p>\n<p>&#8220;Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Banda Aceh. Di beberapa kawasan air belum surut, dan hujan terus turun,&#8221; jelas Sunawardi.<\/p>\n<p>Menyangkut dampak banjir baik kerugian materil dan korban, masih dalam pendataan. &#8220;Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan banjir di ibu kota Provinsi Aceh itu.<\/p>\n<p>&#8220;Saya telah memerintahkan para Kapolsek di jajaran Polresta Banda Aceh untuk melakukan langkah-langkah antisipasi banjir yang semakin parah dan antisipasi pendirian posko dan dapur umum bila masyarakat harus mengungsi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Polresta jugs melakukan koordinasi dengan Pemko Banda Aceh, BPBD Kota dan SAR terkait langkah &#8211; langkah antisipasi bila banjir semakin parah. Termasuk menyiapkan Alsus Sabhara\/Alat Apung antisipasi pemberian pertolongan kepada masyarakat untuk dievakuasi dari lokasi banjir. (m)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3614?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjir yang terjadi di di Banda Aceh akibat hujan deras tiada henti selama dua hari Banda Aceh &#8212; Hujan lebat yang terus mengguyur Kota Banda Aceh tanpa henti selama dua hari sejak Kamis (7\/5) pagi hingga Jum&#8217;at (8\/5) telah menyebabkan wilayah ibu kota provinsi Aceh itu mengalami banjir genangan. Jika pada Kamis (7\/5) malam, hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3615,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-3614","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/05\/2-4.jpg?fit=640%2C359&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=3614"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3614\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/3615"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=3614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=3614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=3614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}