{"id":36258,"date":"2022-03-06T21:33:33","date_gmt":"2022-03-06T14:33:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=36258"},"modified":"2022-03-06T21:33:33","modified_gmt":"2022-03-06T14:33:33","slug":"polda-aceh-mulai-kejar-penikmat-dana-beasiswa-begini-alur-pemotongan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/03\/06\/polda-aceh-mulai-kejar-penikmat-dana-beasiswa-begini-alur-pemotongan\/","title":{"rendered":"Polda Aceh Mulai Kejar Penikmat Dana Beasiswa, Begini Alur Pemotongan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Penyidik Polda Aceh menegaskan tidak hanya membidik pelaku administratif korupsi dana beasiswa Pemerintah Aceh tahun 2017 yang merugikan negara Rp 10 miliar lebih.<\/p>\n<p>Namun, penyidik juga akan mulai mengejar pihak-pihak yang ikut menikmatinya.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy dalam keterangannya Ahad (6\/3) di Mapolda Aceh.<\/p>\n<p>Winardy mengatakan, babak baru penyidikan kasus beasiswa mulai fokus pada satu persatu skema aliran dana.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan salah satu skema yang berhasil ditelusuri, pada Januari 2017 seorang berinisial DS menginformasikan pada NF (adik ipar DS) yang tinggal bersamanya tentang adanya dana beasiswa. Lalu sahabat DS, berinisial S menghubungi NF menyerahkan formulir dan persyaratan-persyaratan pengajuan beasiswa.<\/p>\n<p>NF juga menginformasikan pada rekan-rekannya sesama mahasiswa tentang adanya beasiswa. Kemudian 23 mahasiswa S-1 tertarik dan mengisi formulir pengajuan beasiswa.<\/p>\n<p>Selaku pengkompulir, S memberikan formulir pernyataan kesediaan penerima beasiswa pada 23 mahasiswa tersebut melalui NF. Itu terjadi pada November 2017.<\/p>\n<p>Tak lama kemudian, pada 21 Desember 2017, S menginformasikan pada NF bahwa beasiswa sudah cair dan masuk ke rekening 23 mahasiswa penerima.<\/p>\n<p>Pada 22-24 Desember 2017, NF mengumpulkan uang dari 23 penerima beasiswa, sebagaimana kesepakatan awal bahwa mereka hanya menerima Rp 5 juta.<\/p>\n<p>&#8220;Itu merupakan salah satu alur terjadinya pemotongan yang dilakukan NF,&#8221; kata Winardy.<\/p>\n<p>Saat ini NF dan 23 mahasiswa sudah dimintai keterangan, sedangkan DS maupun S sudah 2 kali dipanggil tapi tidak datang.<\/p>\n<p>&#8220;Penyidik sudah melayangkan panggilan lagi kepada DS dan S, apabila tidak datang maka sesuai dengan hukum acara penyidik akan membawa mereka untuk dimintai keterangan,&#8221; katanya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36258?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Penyidik Polda Aceh menegaskan tidak hanya membidik pelaku administratif korupsi dana beasiswa Pemerintah Aceh tahun 2017 yang merugikan negara Rp 10 miliar lebih. Namun, penyidik juga akan mulai mengejar pihak-pihak yang ikut menikmatinya. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy dalam keterangannya Ahad (6\/3) di Mapolda Aceh. Winardy mengatakan, babak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35714,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36258","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/02\/WhatsApp-Image-2022-02-17-at-22.09.21.jpeg?fit=300%2C168&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=36258"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36258\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/35714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=36258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=36258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=36258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}