{"id":36309,"date":"2022-03-08T00:59:02","date_gmt":"2022-03-07T17:59:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=36309"},"modified":"2022-03-08T00:59:02","modified_gmt":"2022-03-07T17:59:02","slug":"polda-aceh-terima-3-000-liter-disinfektan-eco-enzyme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/03\/08\/polda-aceh-terima-3-000-liter-disinfektan-eco-enzyme\/","title":{"rendered":"Polda Aceh Terima 3.000 Liter Disinfektan Eco Enzyme"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH <\/b>&#8212; Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Ahmad Haydar secara simbolis menerima 3.000 liter disinfektan alami atau eco enzyme dari komunitas eco enzyme Sumatera-Aceh, Senin (7\/3) di Lapangan Mapolda Aceh.<\/p>\n<p>Mewakili institusinya, Ahmad Haydar mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Eco Enzyme yang telah membantu 3.000 liter atau 120 jiregen eco enzyme untuk Polda Aceh.<\/p>\n<p>Eco enzyme ini, nantinya akan disalurkan ke jajaran untuk disemprotkan agar lingkungan serta udara di wilayah hukum masing-masing bisa terhindar dari virus yang berbahaya. Selain itu juga akan diikuti dengan pelatihan penggunaan dan pembuatan eco enzyme kepada personel Polres dan Polsek dalam waktu dekat.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti akan ada pelatihan khusus bagi personel di jajaran tentang cara penggunaan dan pembuatan. Hal ini untuk mendukung terciptanya udara sehat dan bebas dari virus berbahaya. Dan itu menjadi prioritas,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Namun demikian, Ahmad Haydar juga tetap mengimbau agar masyarakat tetap prioritaskan prokes, terutama memakai masker menyusul lahirnya varian baru Omicron.<\/p>\n<p>Mantan Kapuslabfor Polri itu juga menyinggung tentang pentingnya vaksinasi. Berdasarkan penyampaian Satgas Covid-19, orang yang terpapar Omicron tapi sudah vaksin, maka efek yang ditimbulkan tidak akan parah.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk vaksinasi tetap kita genjot, terutama dosis II, yang insya Allah sebelum puasa sudah 70 persen. Namun bagi komorbid harus tetap mawas diri, karena risiko terpapar lebih besar,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Di akhir keterangannya, Ahmad Haydar juga meminta dukungan dari semua pihak, baik stakeholder, maupun wartawan agar terus mengeduksi dan mengimbau masyarakat untuk vaksin. Karena, upaya ini akan membantu pemulihan ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Komunitas Eco Enzyme Sumatera-Aceh Surijandi mengatakan, penyerahan djsinfektan alami ini merupakan upaya dari komunitasnya dalam membantu menanggulangi Covid-19 khususnya di Provinsi Aceh.<\/p>\n<p>Surijandi menjelaskan, eco enzyme adalah hasil fermentasi dari limbah organik rumah tangga seperti kulit jeruk, pisang, dan kulit buah serta sisa sayura yang belum dimasak, gula merah serta air.<\/p>\n<p>&#8220;Kita semua bisa meraciknya. Kalau ini berjalan, artinya kita sudah mengurangi beban bumi, terutama sampah organik bisa terpakai dan udara bisa sehat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Aceh yang telah memberikan kesempatan kepada komunitasnya untuk ikut serta membantu kepolisian dalam menetralisir udara selama pandemi.<\/p>\n<p>&#8220;Sedikitnya 3.000 liter eco enzyme kami serahkan untuk Polda. Masyarakat atau siapapun boleh datang ke tempat kami untuk mengambil eco enYme aecara cuma-cuma,&#8221; pungkas Surijandi. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36309?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Ahmad Haydar secara simbolis menerima 3.000 liter disinfektan alami atau eco enzyme dari komunitas eco enzyme Sumatera-Aceh, Senin (7\/3) di Lapangan Mapolda Aceh. Mewakili institusinya, Ahmad Haydar mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Eco Enzyme yang telah membantu 3.000 liter atau 120 jiregen eco enzyme untuk Polda Aceh. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36310,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/03\/IMG-20220308-WA0002.jpg?fit=1600%2C1066&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=36309"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36309\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/36310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=36309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=36309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=36309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}