{"id":36745,"date":"2022-03-18T00:38:31","date_gmt":"2022-03-17T17:38:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=36745"},"modified":"2022-03-18T00:38:31","modified_gmt":"2022-03-17T17:38:31","slug":"pendeta-yang-minta-hapus-300-ayat-al-quran-tantang-menko-polhukam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/03\/18\/pendeta-yang-minta-hapus-300-ayat-al-quran-tantang-menko-polhukam\/","title":{"rendered":"Pendeta yang Minta Hapus 300 Ayat Al-Qur\u2019an Tantang Menko Polhukam"},"content":{"rendered":"<p><b>JAKARTA<\/b> \u2013 Pendeta Saifuddin Ibrahim makin nantang setelah Menko Polhukam Mahfud MD meminta kepolisian menangkap dirinya karena dugaan penistaan agama.<\/p>\n<p>Pendeta Saifuddin Ibrahim mengaku siap menghadapi segala ancaman atas apa yang ia lakukan. Bahkan, Pendeta Saifuddin memngaku siap mati sekalipun untuk membela gereja dan Kristen.<\/p>\n<p>Saifuddin pun mempertanyakan pernyataan Mahfud MD yang menyebut dirinya sebagai penista agama Islam.<\/p>\n<p>\u201cBagaimana Pak Mahfud MD menyatakan, penista agama itu hukumannya enam tahun,\u201d ujar Pendeta Saifuddin dalam video yang diunggah di channel Youtubenya, Kamis (17\/3\/2022).<\/p>\n<p>Ia menegaskan, bahwa ancaman penjara sama sekali tidak membuatnya gentar atau takut.<\/p>\n<p>Sebaliknya, Saifuddin menegaskan dirinya siap mati demi membela kaum minoritas dan gereja.<\/p>\n<p>\u201cJangankan enam tahun, mati pun saya siap. Hukuman mati saya sanggup menjalaninya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u201cAsal, kematian saya adalah untuk membela orang-orang minoritas, untuk membela gereja,\u201d tekan Saifuddin.<\/p>\n<p>Ia pun menghendaki bahwa semua agama dan pemeluknya harus mendapat perlakuan yang sama seperti Islam saat ini.<\/p>\n<p>\u201cAgar Kristen disebarkan. Ditonton oleh orang di TV, sama dengan Islam ditonton orang di TV, Hindu ditonton orang di TV,\u201d ujar dia seperti dilansir dari Herald.id.<\/p>\n<p>Karena itu, ia menilai pernyataan Mahfud MD kepada dirinya itu adalah salah. \u201cGak pantas pak Mahfud, gak pantas. Cara bapak menjawab saya,\u201d tekan dia.<\/p>\n<p>Dia lalu menyebut bahwa dirinya dulunya adalah seorang muslim yang akhirnya memilih keluar dari Islam.<\/p>\n<p>\u201cBelajar dari saya kenapa saya meninggalkan Islam. Karena tidak ada kedamaian di dalam Islam,\u201d ucap Saifuddin.<\/p>\n<p>Saifuddin menekankan, bahwa dirinya tak mempermasalahkan keberadaan agama Islam di dunia ini.<\/p>\n<p>\u201cHanya karena ayat yang 300 itu boleh menghabisi orang Kristen, boleh menghabisi orang kafir, boleh mematikan orang nonmuslim,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Itulah alasannya dia meminta agar 300 ayat di Al-Qur\u2019an itu dihapus. \u201cMakanya hapus dulu ayat-ayat yang mengerikan di dalam Al-Qur\u2019an itu, baru saya tidak berbicara tentang ayat-ayat Al-Qur\u2019an,\u201d ujar dia.<\/p>\n<p>Atas hal itu pula yang menjadi salah satu alasan dirinya meninggalkan Islam.<\/p>\n<p>\u201cGak mau saya ikutin lagi agama yang dulu itu. Saya sudah damai dengan Yesus Kristus Tuhan dan juru selamat saya,\u201d kata Saifuddin Ibrahim. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36745?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Pendeta Saifuddin Ibrahim makin nantang setelah Menko Polhukam Mahfud MD meminta kepolisian menangkap dirinya karena dugaan penistaan agama. Pendeta Saifuddin Ibrahim mengaku siap menghadapi segala ancaman atas apa yang ia lakukan. Bahkan, Pendeta Saifuddin memngaku siap mati sekalipun untuk membela gereja dan Kristen. Saifuddin pun mempertanyakan pernyataan Mahfud MD yang menyebut dirinya sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36746,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-36745","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/03\/IMG-20220318-WA0000.jpg?fit=653%2C366&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=36745"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/36745\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/36746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=36745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=36745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=36745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}