{"id":37131,"date":"2022-03-27T02:08:20","date_gmt":"2022-03-26T19:08:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=37131"},"modified":"2022-03-27T02:08:20","modified_gmt":"2022-03-26T19:08:20","slug":"yayasan-cahaya-aceh-hadirkan-sekolah-motivasi-gratis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/03\/27\/yayasan-cahaya-aceh-hadirkan-sekolah-motivasi-gratis\/","title":{"rendered":"Yayasan Cahaya Aceh Hadirkan Sekolah Motivasi Gratis"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Yayasan Cahaya Aceh untuk pertama sekali membuka sekolah motivasi bagi masyarakat lintas profesi secara gratis dan terfokus. Kegiatan ini diasuh motivator nasional dan trainer bersertifikat BNSP.<\/p>\n<p>Sekolah setengah hari yang bertema Spritual Leadership; Menuju Pemimpin Berkarakter untuk Batch I &amp; II diadakan di aula Meeting Room Arun, BPMigas Aceh di Banda Aceh.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah kita jadwalkan tiap weekend dan sudah berlangsung dua angkatan,\u201d sebut Ketua Yayasan Cahaya Aceh, Mushallin Zulkifli, Sabtu (26\/3).<\/p>\n<p>Para peserta yang mengikuti kelas juga berasal dari berbagai latar belakang, mulai mahasiswa, guru, Dosen, psikolog, peneliti, pengusaha, fotografer, dokter, hingga masyarakat umum.<\/p>\n<p>\u201cSemua boleh ikut, gratis. Kita buka pendaftaran via Instagram @cahaya.aceh. Syaratnya harus disiplin, tepat waktu dan punya semangat untuk belajar,\u201d tambah Mushallin.<\/p>\n<p>Spritual leadership yang dimentoring oleh Motivator Nasional Anas Al Mansour menerapkan konsep Maha Linguistic Programing.<\/p>\n<p>\u201cMLP itu memprogram kehidupan dengan melibatkan Allah dari segala lini kehidupan\u201d sebut penulis buka best seller \u201cZero Emotion\u201d.<\/p>\n<p>&#8220;Kita senantiasa dapat berpikir positif, optimis dan selalu menghadirkan Allah dalam kehidupan. Jadi Allah dulu, Allah lagi, Allah terus,\u201d tambah Brother Anas yang pernah belajar di Singapore.<\/p>\n<p>Peserta melihat begitu antusias mengikuti sekolah motivasi secara gratis ini. Namun sayangnya peserta dibatasi tiap gelombang 25-30 orang.<\/p>\n<p>\u201cSengaja kita batasi, supaya terfokus dan lebih serius. Ke depan kita lihat perkembangannya. Bisa saja kita buka kelas massal,\u201d kata Azwir Nazar, Founder Cahaya Aceh yang juga mantan Presiden PPI Turki.<\/p>\n<p>Cahaya Aceh sejak didirikan Desember 2017 terus berkomitmen membina generasi dan berperan serta menyalakan lilin perubahan bagi masyarakat. Selain Balai Edukasi dan Taman Baca di Aceh Besar sebagai pusat kegiatan, Cahaya Aceh juga aktif di program sosial dan kemanusiaan.<\/p>\n<p>Sekolah motivasi ini merupakan hasil dari Lembaga Kajian Cahaya Aceh (Lemkaca), yang berorientasi pengembangan SDM orang orang muda untuk perubahan.<\/p>\n<p>\u201cMasa pandemi membuat kita harus saling membersamai untuk bangkit. Maka kita pandang MoCA School ini menjadi salah satu solusi membangkitkan motivasi\u201d tutup Rizalul Akbar, Sekretaris Eksekutif LEMKACA. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/37131?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Yayasan Cahaya Aceh untuk pertama sekali membuka sekolah motivasi bagi masyarakat lintas profesi secara gratis dan terfokus. Kegiatan ini diasuh motivator nasional dan trainer bersertifikat BNSP. Sekolah setengah hari yang bertema Spritual Leadership; Menuju Pemimpin Berkarakter untuk Batch I &amp; II diadakan di aula Meeting Room Arun, BPMigas Aceh di Banda Aceh. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":37132,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-37131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/03\/IMG-20220327-WA0004.jpg?fit=1080%2C810&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/37131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=37131"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/37131\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/37132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=37131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=37131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=37131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}