{"id":37319,"date":"2022-04-01T00:19:36","date_gmt":"2022-03-31T17:19:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=37319"},"modified":"2022-04-01T00:19:36","modified_gmt":"2022-03-31T17:19:36","slug":"mulai-1-april-harga-pertamax-naik-jadi-rp-12-500-per-liter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/04\/01\/mulai-1-april-harga-pertamax-naik-jadi-rp-12-500-per-liter\/","title":{"rendered":"Mulai 1 April, Harga Pertamax Naik Jadi Rp 12.500 per Liter"},"content":{"rendered":"<p><b>JAKARTA<\/b> &#8212; PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM non-subsidi RON 92 atau Pertamax menjadi Rp 12.500 per liter dari semula Rp 9.000 per liter.<\/p>\n<p>Harga tersebut berlaku untuk daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor 5 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat. Harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya,&#8221; ujar Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga SH C&amp;T Pertamina Irto Ginting, dalam keterangannya, Kamis malam (31\/3).<\/p>\n<p>Kenaikan harga ini merupakan yang pertama sejak 3 tahun. Pertamina, kata Irto, terakhir kali melakukan penyesuaian harga jual Pertamax pada 2019.<\/p>\n<p>Adapun kebijakan mengenai harga jual Pertamax mempertimbangkan kenaikan harga minyak dunia yang melambung di atas US$ 100 per barel.<\/p>\n<p>Peningkatan harga acuan itu mendorong harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) per 24 Maret 2022 menjadi US$ 114,55 per barel atau melejit 56 persen ketimbang periode Desember 2021 yang sebesar US$73,36 per barel.<\/p>\n<p>Pertamina, kata Irto, harus menjaga komitmen dalam penyediaan dan penyaluran BBM kepada seluruh masyarakat.<\/p>\n<p>Karena itu guna menekan beban keuangan Pertamina, perusahaan melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi selain melakukan efisiensi ketat di seluruh lini operasi.<\/p>\n<p>Adapun penyesuaian harga diklaim selektif. Sebab, kenaikan harga hanya berlaku untuk BBM non-subsidi yang porsi konsumsinya sebesar 17 persen.<\/p>\n<p>Dari total konsumsi tersebut, sebanyak 14 persen merupakan jumlah konsumsi Pertamax dan 3 persen merupakan konsumsi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.<\/p>\n<p>Irto memastikan harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan solar yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat atau 83 persen tidak mengalami perubahan. &#8220;Harga stabil Rp 7.650 per liter,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Irto menyatakan penyesuaian harga Pertamax masih lebih rendah Rp 3.500 dari nilai keekonomiannya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kementerian ESDM menyatakan harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 per April 2022 bisa menembus Rp 16 ribu per liter.<\/p>\n<p>&#8220;Harga baru masih terjangkau khususnya untuk masyarakat mampu. Kami juga mengajak masyarakat lebih hemat dengan menggunakan BBM sesuai kebutuhan,&#8221; ujar Irto. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/37319?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8212; PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM non-subsidi RON 92 atau Pertamax menjadi Rp 12.500 per liter dari semula Rp 9.000 per liter. Harga tersebut berlaku untuk daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor 5 persen. &#8220;Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat. Harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":37320,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-37319","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/04\/IMG-20220401-WA0001.jpg?fit=650%2C366&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/37319","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=37319"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/37319\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/37320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=37319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=37319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=37319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}