{"id":3744,"date":"2020-05-12T23:40:47","date_gmt":"2020-05-12T16:40:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=3744"},"modified":"2020-05-12T23:40:47","modified_gmt":"2020-05-12T16:40:47","slug":"pandemi-covid-19-unicef-khawatir-kasus-stunting-di-aceh-meningkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/05\/12\/pandemi-covid-19-unicef-khawatir-kasus-stunting-di-aceh-meningkat\/","title":{"rendered":"Pandemi Covid-19, Unicef Khawatir Kasus Stunting di Aceh Meningkat"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, berbicara dalam workshop online pencegahan stunting yang digelar Unicef Aceh, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (12\/5).<\/strong><\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Pihak Unicef mengkhawatirkan kasus stunting atau anak tubuh kerdil dan pendek bisa meningkat lagi di Aceh, disebabkan kondisi berlangsungnya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) saat ini<\/p>\n<p>Hal itu terjadi karena banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam upaya memenuhi makanan bergizi untuk keluarganya, khususnya bagi anak-anak.<\/p>\n<p>Kepala Unicef Perwakilan Aceh, Andi Yoga Tama, mengungkapkan, isu stunting sepertinya tampak terabaikan sejak merebaknya virus Corona beberapa bulan terakhir.<\/p>\n<p>Padahal angka kasus stunting masih relatif tinggi baik secara nasional maupun Aceh secara khusus.<\/p>\n<p>&#8220;Berkurangnya pendapatan keluarga akibat pandemi Covid-19 berimbas terhadap kemampuan untuk memenuhi makanan bergizi. Hal ini kita khawatirkan meningkatnya angka stunting,&#8221; ujar Andi Yoga Tama dalam workshop online pencegahan stunting yang digelar Unicef Aceh, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (12\/5).<\/p>\n<p>Selain Unicef, workshop itu juga diisi oleh Tim Penggerak PKK Aceh, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Dinas Kesehatan Aceh, Pakar Stunting Aceh, dan Tim Pendamping Desa.<\/p>\n<p>Andi Yoga Tama berharap, semua pihak dapat berperan untuk memaksimalkan pelayanan posyandu dan rumoh gizi gampong di Aceh, guna menyukseskan program penanganan dan pencegahan stunting di Bumi Serambi Mekkah ini<\/p>\n<p>Sementara Tim Penggerak PKK Aceh menggalakkan Gampong Siaga Covid-19 untuk mengampanyekan agar masyarakat terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kampanye tersebut dianggap selaras untuk mencegah penyebaran virus Corona sekaligus menanggulangi terjadinya stunting.<\/p>\n<p>&#8220;Kita berharap Gampong siaga ini tidak hilang meskipun Covid-19 berakhir. Namun gampong siaga harus tetap ada untuk mencegah stunting nantinya,&#8221; ujar Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, dalam workshop online pencegahan stunting yang digelar Unicef Aceh tersebut<\/p>\n<p>Dyah mengatakan, saat ini setidaknya ada 5.000 gampong siaga Covid-19 yang sudah terbentuk di Aceh. Ia ingin, agar tim gampong siaga itu nantinya juga dapat menggerakkan program penanganan stunting yang sudah berjalan. Seperti mengaktifkan rumoh gizi gampong dan posyandu.<\/p>\n<p>&#8220;Kita saat ini semua membicarakan Covid-19 dan seolah-olah stunting sudah tenggelam. Ini tentu menjadi kewaspadaan bagi kita,&#8221; terang Dyah.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Dyah juga menyampaikan sejumlah langkah yang telah dilakukan PKK Aceh setahun terakhir untuk menanggulangi terjadinya stunting di Aceh.<\/p>\n<p>Diantaranya, melaunching rumoh gizi gampong di 18 kabupaten\/kota, menyosialisasikan pencegahan dan penanganan stunting serta membangun kerja sama dengan lintas sektor.<\/p>\n<p>&#8220;PKK berperan dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang,&#8221; tutur istri Plt Gubernur Aceh itu.<\/p>\n<p>Dyah berujar, PKK Aceh memiliki ratusan ribu kader yang tersebar sampai di tingkat gampong. Mereka berperan untuk mewujudkan dan mendukung langkah penangan dan pencegahan stunting di Aceh. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3744?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, berbicara dalam workshop online pencegahan stunting yang digelar Unicef Aceh, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (12\/5). Banda Aceh &#8212; Pihak Unicef mengkhawatirkan kasus stunting atau anak tubuh kerdil dan pendek bisa meningkat lagi di Aceh, disebabkan kondisi berlangsungnya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) saat ini Hal itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3745,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3744","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/05\/Wakil-Ketua-Tim-Penggerak-PKK-Aceh-Dyah-Erti-Idawati-berbicara-dalam-workshop-online-pencegahan-stunting-yang-digelar-Unicef-Aceh-di-Meuligoe-Gubernur-Aceh-Selasa-15_20.jpg?fit=1280%2C854&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3744","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=3744"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3744\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/3745"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=3744"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=3744"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=3744"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}