{"id":3948,"date":"2020-05-21T07:07:30","date_gmt":"2020-05-21T00:07:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=3948"},"modified":"2020-05-21T07:07:30","modified_gmt":"2020-05-21T00:07:30","slug":"kesedihan-keluarga-napi-jelang-lebaran-di-tengah-pandemi-corona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/05\/21\/kesedihan-keluarga-napi-jelang-lebaran-di-tengah-pandemi-corona\/","title":{"rendered":"Kesedihan Keluarga Napi Jelang Lebaran di Tengah Pandemi Corona"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Ratna (nama samaran-red) sempat mengira bahwa mobil Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh yang parkir di samping rumahnya membawa pulang bebas suaminya dari penjara.<\/p>\n<p>\u201cSaya kira Bapak-bapak ini membawa pulang suami saya,\u201d ungkapnya di Banda Aceh dengan nada sedikit kecewa, Rabu (20\/5) sore.<\/p>\n<p>Sudah dua bulan ini ia tidak diperbolehkan menjenguk suaminya demi mencegah virus Corona.<\/p>\n<p>Kedatangan Tim ACT Aceh dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banda Aceh bersama perwakilan Kanwil Kemenkumham Aceh untuk memberikan bantuan beras, perlengkapan sekolah, dan uang tunai kepada Ratna dan anak-anaknya.<\/p>\n<p>Ratna kini berjuang keras demi menjaga dapurnya agar tetap berasap. Ia berdagang kecil-kecilan di depan rumah dan membuka usaha laundry.<br \/>\n\u201cSaya sangat bersyukur adanya bantuan ini. Akhirnya saya bisa membelikan pakaian baru hari raya untuk anak-anak saya,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Ratna berusaha tegar mengisahkan untaian cerita mengapa suaminya bisa masuk ke dalam sel. Awalnya, keluarga mereka baik-baik saja.<\/p>\n<p>Namun, sang suami tergiur ajakan melakukan tindakan kriminal agar bisa melunasi utang rumah. Tidak berselang lama melakukan tindakan terlarang, ia tertangkap polisi. Vonis penjara 8 tahun lebih dijatuhkan hakim. Dua tahun lebih sudah ia menjalani masa tahanan.<br \/>\nDi lokasi berbeda, sambil memeluk putri kecilnya, Fitri (nama samaran &#8211; red) tidak bisa lagi membendung air matanya, mengalir deras membasahi pipi tatkala menceritakan kondisi keluarganya kepada tim ACT Aceh, MRI Banda Aceh, dan perwakilan Kanwil Kemenkumham Aceh saat mengunjunginya.<\/p>\n<p>Fitri adalah salah seorang perempuan yang tengah berjuang menafkahi anaknya seorang diri. Suaminya ditangkap polisi akibat tersandung sebuah kasus. Kini ia tinggal bersama ibunya.<\/p>\n<p>Penghasilannya setiap minggu hanya Rp 80.000 dari jasa menyetrika pakaian di dua rumah warga. Ia berhemat sebisa mungkin dengan uang tersebut.<\/p>\n<p>Beberapa waktu lalu ia pernah mencoba usaha menjual sayur dengan membuka lapak berupa meja seukuran meja sekolah di depan rumah. Namun ia terpaksa berhenti.<\/p>\n<p>\u201cSayur dagangan saya tidak laku. Modal pun tidak ada,\u201d ujar lulusan D3 di salah satu perguruan tinggi di Aceh itu.<\/p>\n<p>Kesedihannya semakin menguat selama dua bulan ini. Ia tidak diperbolehkan menjenguk sang suami karena penerapan tindakan pencegahan virus Corona.<\/p>\n<p>Sementara putrinya terus meminta agar bisa bertemu dengan sang ayah yang sudah menjalani masa tahanan 2 tahun lebih dari vonis 8 tahun.<\/p>\n<p>Melihat kondisi Fitri, orang di sekitarnya ikut merasa iba. Terkadang orang sekelilingnya memberikan bantuan.<br \/>\nMasyarakat tidak pernah menjatuhkan stigma negatif kepadanya meskipun sang suami telah berada di balik jeruji besi.<\/p>\n<p>Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail berharap agar bantuan yang diberikan Kanwil Kemenkumham Aceh melalui ACT Aceh dapat bermanfaat.<\/p>\n<p>\u201cBu, anak-anak ini perlu dijaga agar tidak tercemar dengan lingkungan negatif,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, kesilapan orang tua tidak boleh diturunkan kepada anak-anaknya. Maka, sudah seyogianya kita membantu anak-anak seperti itu agar mereka menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.<\/p>\n<p>\u201cAyo kita peduli kepada mereka. Kita rangkul agar mereka merasa memiliki bahwa ternyata orang di sekitar masih peduli,\u201d imbuhnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3948?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Ratna (nama samaran-red) sempat mengira bahwa mobil Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh yang parkir di samping rumahnya membawa pulang bebas suaminya dari penjara. \u201cSaya kira Bapak-bapak ini membawa pulang suami saya,\u201d ungkapnya di Banda Aceh dengan nada sedikit kecewa, Rabu (20\/5) sore. Sudah dua bulan ini ia tidak diperbolehkan menjenguk suaminya demi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3949,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/05\/12.jpg?fit=1280%2C1079&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=3948"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/3948\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/3949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=3948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=3948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=3948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}