{"id":41112,"date":"2022-06-30T22:48:16","date_gmt":"2022-06-30T15:48:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=41112"},"modified":"2022-06-30T22:48:16","modified_gmt":"2022-06-30T15:48:16","slug":"pt-kka-bakal-dilelang-berbagai-cara-ditempuh-wali-nanggroe-untuk-dihidupkan-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/06\/30\/pt-kka-bakal-dilelang-berbagai-cara-ditempuh-wali-nanggroe-untuk-dihidupkan-kembali\/","title":{"rendered":"PT KKA Bakal Dilelang, Berbagai Cara Ditempuh Wali Nanggroe untuk Dihidupkan Kembali"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Pemerintah Pusat akan melelang PT Kertas Kraft Aceh (Persero) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Sebelumnya, PT KKA resmi dibubarkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Februari 2022 lalu.<\/p>\n<p>Pasca pengumuman pembubaran PT KKA, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar menempuh berbagai cara, baik dengan koordinasi, konsolidasi, dan diskusi dengan berbagai pihak, di Aceh dan ke Pemerintah Pusat agar perusahaan tersebut bisa dihidupkan kembali.<\/p>\n<p>\u201cHari ini Wali Nanggroe melakukan pertemuan dengan Prof Dr Ir Samsul Rizal, mantan Rektor Universitas Syiah Kuala,\u201d ujar Kabag Humas dan Kerja Sama Wali Nanggroe M Nasir Syamaun, Kamis (30\/6).<\/p>\n<p>Pada pertemuan tersebut hadir juga Mike Griffiths dan Staf Khusus Wali Nanggroe Dr M Raviq.<\/p>\n<p>\u201cIni untuk kesekian kalinya kita melakukan pertemuan dengan Wali Nanggroe dalam upaya menghidupkan kembali PT KKA,\u201d kata Prof Samsul Rizal usai pertemuan, Kamis, 30 Juni 2022, di Meuligoe Wali Nanggroe, kawasan Lampeuneuret, Aceh Besar.<\/p>\n<p>Pertemuan itu membicarakan hal-hal yang mesti dilakukan untuk menghidupkan kembali PT KKA. \u201cDalam dua minggu ke depan kita akan berdiskusi kembali tentang rencana-rencana aksi yang harus kita lakukan,\u201d ujar Samsul Rizal.<\/p>\n<p>Hal senada disampaikan Wali Nanggroe usai pertemuan. Ia mengaku telah berkomunikasi dan melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Aceh dan pemegang kebijakan di Pemerintah Pusat, terkait hajat menghidupkan kembali industri yang pernah menyumbangkan banyak devisa bagi Republik Indonesia.<\/p>\n<p>PT KKA, kata Wali Nanggroe, merupakan industri yang sangat penting keberadaannya bagi Aceh. Salah satu industri besar yang bukan hanya skala nasional, tapi juga skala Asia Tenggara.<\/p>\n<p>\u201cSaya memanggil Prof Samsul Rizal, kita juga meminta kepada pengusaha-pengusaha Aceh, salah satunya Rusli Bintang. Sama-sama kita bekerja sama bagaimana caranya kita hidupkan kembali pabrik KKA. Saya selalu sedia untuk memperjuangkan dengan Pemerintah Indonesia, dengan Presiden Jokowi untuk mendapat sokongan,\u201d kata Wali Nanggroe.<\/p>\n<p>\u201cKalau PT KKA berjalan lagi, pabrik yang termasuk paling besar di Asia Tenggara ini akan memberikan manfaat bagi Aceh. Kita tingkatkan SDM anak-anak Aceh, kemudian harus terlibat di dalam perindustrian yang canggih ini. Inilah tujuan-tujuan dari perjuangan Aceh sebenarnya,\u201d pungkas Wali Nanggre. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/41112?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Pemerintah Pusat akan melelang PT Kertas Kraft Aceh (Persero) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Sebelumnya, PT KKA resmi dibubarkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Februari 2022 lalu. Pasca pengumuman pembubaran PT KKA, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar menempuh berbagai cara, baik dengan koordinasi, konsolidasi, dan diskusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41113,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-41112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/06\/IMG-20220630-WA0066.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/41112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=41112"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/41112\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/41113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=41112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=41112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=41112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}