{"id":4176,"date":"2020-05-31T00:29:51","date_gmt":"2020-05-30T17:29:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=4176"},"modified":"2020-05-31T00:29:51","modified_gmt":"2020-05-30T17:29:51","slug":"banda-aceh-persiapkan-diri-menuju-new-normal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/05\/31\/banda-aceh-persiapkan-diri-menuju-new-normal\/","title":{"rendered":"Banda Aceh Persiapkan Diri Menuju &#8216;New Normal&#8217;"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Wali Kota Banda Aceh memimpin rapat penanganan Covid-19 di pendopo, Jumat (29\/5) malam. Rapat itu dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, para camat, Kepala SKPK dan pejabat terkait lainnya.<\/strong><\/h6>\n<p><strong>*Tim Siaga Covid-19 Minta Gampong Kawal Ketat Kawal ODP<\/strong><\/p>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mulai mempersiapkan menuju &#8216;New Normal&#8217; atau kenormalan baru dalam menghadapi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang belum berakhir.<\/p>\n<p>Persiapan yang dilakukan dengan menyusun rencana aksi, mulai dari penyelenggaraan pendidikan, ekonomi seperti pasar dan warung kopi, dan aktivitas perkantoran, serta sektor-sektor lainnya.<\/p>\n<p>Meskipun demikian, menurut Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman terkait dengan kebijakan &#8216;New Normal&#8217; tersebut, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.<\/p>\n<p>\u201cKita tetap mempersiapkan diri menuju new normal dengan menyusun rencana aksi kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19,\u201d ujar Aminullah Usman.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh usai memimpin rapat di pendopo, Jumat (29\/5) malam. Rapat itu dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, para camat, Kepala SKPK dan pejabat terkait lainnya.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut, kata Aminullah, Tim Siaga Covid-19 Kota Banda Aceh meminta gampong untuk memperketat pengawalan Orang Dalam Pemantauan (ODP), terutama menghadapi arus balik Lebaran Idulfitri 1441 Hijriah.<\/p>\n<p>Per 29 Mei 2020, di Banda Aceh terdapat tiga warga positif terinfeksi Covid-19, dengan rincian dua orang telah sembuh dan satunya lagi masih dirawat.<\/p>\n<p>\u201cSementara ODP tersisa 15 orang setelah 838 selesai dilakukan. Kalau yang berjumlah 16 orang, semua sudah sembuh,\u201d terangnya<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, sampai saat ini belum ada terjadi transmisi lokal di kota kita. Berkat dukungan masyarakat dan seluruh stakeholders, Covid-19 terkendali di Banda Aceh. Hal ini harus kita pertahankan, salah satunya kita tadi sepakat dengan Tim Siaga Covid-19 untuk memperkuat pengawalan terhadap ODP di gampong-gampong,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Untuk itu, ia pun meminta para camat untuk berkoordinasi dengan para keuchik di wilayahnya masing-masing. \u201cPastikan setiap warga yang baru dari kuar kota atau pendatang, menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Jika ada gejala klinis segera hubungi tim medis untuk penanganan lebih lanjut\u201d.<\/p>\n<p>Hal lainnya, wali kota meminta masyarakat untuk mewaspadai Orang Tanpa Gejala (OTG) yang menjadi carrier virus Corona, mengingat satu orang warga Banda Aceh terkonfirmasi positif meski tidak memunjukkan gejala klinis seperti demam, batuk atau sesak nafas, pada Kamis (28\/5).<\/p>\n<p>Menurut Aminullah, OTG ini yang lebih berbahaya karena bisa menularkan virus Corona secara diam-diam. OTG ini tidak terdeteksi dan bisa saja ia tidak menyadari apapun, kecuali diuji medis baik rapid test maupun pemeriksaan swab tenggorokan di Laboratorium.<\/p>\n<p>&#8220;Karenanya kita harus lebih waspada terutama terhadap orang yang baru saja pulang dari luar kota,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Pada rapat yang bertepatan dengan hari terakhir penetapan status tanggap darurat skala provinsi untuk menangani pandemi Corona itu, juga dipaparkan kerja-kerja yang sudah dilakukan Pemko Banda Aceh dan Tim Siaga Covid-19<\/p>\n<p>\u201cTerkait refocusing anggaran ada penambahan dari Rp 19 miliar menjadi Rp 24,7 miliar, dan realisasinya per 28 Mei 2020 mencapai Rp 7,3 miliar yang kita gunakan untuk pengadaan paket Sembako, peralatan dan perlengkapan disinfektan, serta biaya-biaya lainnya,\u201d kata wali kota.<\/p>\n<p>Adapun berbagai hal yang sudah dilakukan diantaranya penyemprotan disinfektan di tempat publik termasuk rumah ibadah, pemberian diskon tagihan PDAM, penyelenggaraan rapid test, dan pembagian paket Sembako dan masker. \u201cPerwal wajib masker juga sudah kita keluarkan beberapa waktu yang lalu,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara gencar terus dilakukan. \u201cBahkan Banda Aceh termasuk yang paling aktif jika dibandingkan kabupaten\/kota lainnya di Indonesia. Kalau publikasi via media massa, Kota Banda Aceh dan wali kotanya bahkan nomor satu paling banyak pemberitaan tentang Covid-19,\u201d pungkasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4176?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wali Kota Banda Aceh memimpin rapat penanganan Covid-19 di pendopo, Jumat (29\/5) malam. Rapat itu dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, para camat, Kepala SKPK dan pejabat terkait lainnya. *Tim Siaga Covid-19 Minta Gampong Kawal Ketat Kawal ODP Banda Aceh \u2013 Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mulai mempersiapkan menuju &#8216;New Normal&#8217; atau kenormalan baru dalam menghadapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4178,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4176","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/05\/34-2.jpg?fit=768%2C512&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=4176"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4176\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/4178"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=4176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=4176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=4176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}