{"id":4309,"date":"2020-06-03T22:18:44","date_gmt":"2020-06-03T15:18:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=4309"},"modified":"2020-06-03T22:18:44","modified_gmt":"2020-06-03T15:18:44","slug":"dua-pasien-covid-19-yang-masih-dirawat-semakin-membaik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/06\/03\/dua-pasien-covid-19-yang-masih-dirawat-semakin-membaik\/","title":{"rendered":"Dua Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat Semakin Membaik"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani.<\/strong><\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Dua pasien penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) saat ini yang masih dirawat di Aceh kondisi kesehatannya semakin membaik.<\/p>\n<p>Kini mereka menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan terakhir dengan menggunakan sistem Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di laboratorium Balai Litbangkes Aceh.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), kepada awak media, Rabu (3\/6). Dua pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di Aceh masing-masing inisial Ik (37) warga Banda Aceh dan Muk (51) warga Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>SAG menjelaskan, berdasarkan informasi dari Direktur RSUDZA Banda Aceh melalui Koordinator Pelayanan Tim Penyakit Infeksi Emerging Covid-19, dr. Novina Rahmawati, M.Si.Med, Sp.THT.KL,FICS, kondisi klinis pasien Muk sangat baik. Kini menunggu hasil pemeriksaan swab rutin per tiga hari.<\/p>\n<p>\u201cApabila hasil uji swab-negatif dalam dua kali pemeriksaan berturut-turut dengan RT-PCR, berarti pasien Covid-19 sudah bebas virus cCorona\u201d ujar SAG mengutip Novina.<\/p>\n<p>Begitu juga pasien positif Corona lainnya yang berinisial Muk, warga Aceh Tamiang. Juru Bicara Pemkab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita melaporkan kondisi Muk sangat baik, Rabu (3\/6).<\/p>\n<p>Muk juga menunggu hasil swab yang diambil tim medis dua hari lalu dan dikirim ke laboratorium Balai Litbangkes Aceh di Lambaro, Aceh Besar.<\/p>\n<p>\u201cKita doakan kedua pasien Covid-19 Aceh yang masih dirawat tersebut segera sembuh, dan tidak ada lagi kasus infeksi virus Corona yang baru di Aceh,\u201d harap SAG.<\/p>\n<p>Sementara itu, SAG merilis kondisi terakhir percepatan penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas Pemerintah Aceh dan kabupaten\/kota per tanggal 3 Juni 2020, pukul 15.00 WIB. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh sebanyak 2.113 orang. Ada penambahan 13 orang dibandingkan data kumulatif kemarin, 2.100 orang.<\/p>\n<p>\u201cDari 2.113 ODP tersebut, sebanyak 98 orang masih dalam pantauan petugas kesehatan, 2.015 orang telah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,\u201d kata SGA<\/p>\n<p>Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjutnya, sebanyak 108 kasus, seperti data sehari sebelumnya. Tidak ada penambahan PDP baru hari ini.<\/p>\n<p>Rinciannya, PDP yang sedang dirawat sebanyak 2 orang, sudah sembuh 105 orang, dan meninggal dunia sebanyak 1 orang pada Maret 2020.<\/p>\n<p>Sedangkan jumlah orang yang Positif Covid-19 hingga saat ini mencapai 20 orang. Rinciannya, sebanyak 2 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan, 17 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal dunia yang terjadi pada akhir Maret 2020. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4309?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani. Banda Aceh &#8212; Dua pasien penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) saat ini yang masih dirawat di Aceh kondisi kesehatannya semakin membaik. Kini mereka menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan terakhir dengan menggunakan sistem Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di laboratorium Balai Litbangkes Aceh. Hal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4310,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/06\/IMG-20200603-WA0049.jpg?fit=507%2C347&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=4309"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4309\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/4310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=4309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=4309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=4309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}