{"id":45501,"date":"2022-09-11T23:03:28","date_gmt":"2022-09-11T16:03:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=45501"},"modified":"2022-09-11T23:03:28","modified_gmt":"2022-09-11T16:03:28","slug":"bus-trans-meudiwana-khusus-wisata-diluncurkan-di-banda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/09\/11\/bus-trans-meudiwana-khusus-wisata-diluncurkan-di-banda-aceh\/","title":{"rendered":"Bus Trans Meudiwana Khusus Wisata Diluncurkan di Banda Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama Dinas Perhubungan Aceh meresmikan operasional bus trans wisata atau meudiwana yang berlangsung di Museum Aceh, Ahad (11\/9\/2022).<\/p>\n<p>Kegiatan peresmian yang mengangkat tema \u201cAyo Berwisata dengan Trans Koetaradja\u201d ini menjadi bagian dalam membenahi sejumlah subsektor kepariwisataan.<\/p>\n<p>Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal menyampaikan, Aceh punya potensi bagus, seperti cagar budaya dan seni yang sangat membanggakan yang harus terus digali dan menjaganya.<\/p>\n<p>\u201cSaya mohon dukungan semua pihak bahwa sadar wisata itu penting, peumulia jame adat geutanyoe bukan hanya sebagai lisan, tapi harus diterapkan,\u201d ungkap Almuniza.<\/p>\n<p>Ada tiga hal yang harus dipertimbangkan dalam memuliakan tamu, pertama akses, seluruh potensi yang ada di wilayah Kota Banda Aceh dengan dukungan Dishub melalui transportasi umum, ke depannya bisa dikembangkan untuk wilayah kabupaten\/kota lainnya.<\/p>\n<p>Kedua amenitas artinya infrastruktur untuk kepariwisataan dengan menjaga kebersihan di ruang publik, ketiga adalah aktraksi, harus sering dilakukan untuk menarik pengunjung di luar Aceh.<\/p>\n<p>\u201cTiga hal ini akan terus ditingkatkan, untuk memastikan wisatawan mancanegara hadir dan nyaman di Aceh, melayani dengan baik dan sopan para pengunjung,\u201d jelas Almuniza.<\/p>\n<p>Disbudpar Aceh, kata Almuniza akan membangun kembali pokja kepariwisataan, sehingga nanti adanya kolaboratif dan inovasi bersama untuk dapat meningkatkan nilai pariwisata.<\/p>\n<p>\u201cDisbudpar Aceh tidak bisa bekerja tanpa bantuan seluruh masyarakat Aceh, oleh sebab itu kita butuh kolaborasi bersama,\u201d harap Almuniza.<\/p>\n<p>Dishub Akan Optimakan Transkoetaradja<\/p>\n<p>Kepala Dinas Perhubungan T Faisal menyampaikan, inovasi yang diberikan melalui pemanfaatan sarana Dishub Aceh akan memberikan dampak kepada semua subsektor, seperti wisata dan perdagangan.<\/p>\n<p>\u201cAkhirnya setelah diskusi panjang, inovasi berupa transportasi yang sifatnya mendukung pariwisata di Aceh dan Aceh Besar, lahirlah Transkoetaradja yang kita beri nama meudiwana ini,\u201d ungkap Fasial.<\/p>\n<p>Trans Meudiwana ini hadir dalam situasi yang sangat ironi pada saat BBM terus naik, inflasi tinggi, sehingga Dishub Aceh melakukan evaluasi ulang terkait dengan operasional.<\/p>\n<p>\u201cDishub Aceh siap mendukung bersama seluruh stakeholder pariwisata dengan diresmikan trans meudiwana ini, objek wisata harus aktraktif, dibarengi dengan meningkatnya kunjungan wisatawan,\u201d harap Faisal. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/45501?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh &#8212; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama Dinas Perhubungan Aceh meresmikan operasional bus trans wisata atau meudiwana yang berlangsung di Museum Aceh, Ahad (11\/9\/2022). Kegiatan peresmian yang mengangkat tema \u201cAyo Berwisata dengan Trans Koetaradja\u201d ini menjadi bagian dalam membenahi sejumlah subsektor kepariwisataan. Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal menyampaikan, Aceh punya potensi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45502,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-45501","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/09\/WhatsApp-Image-2022-09-11-at-23.00.38.jpeg?fit=678%2C452&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/45501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=45501"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/45501\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/45502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=45501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=45501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=45501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}