{"id":46392,"date":"2022-09-28T14:26:56","date_gmt":"2022-09-28T07:26:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=46392"},"modified":"2022-09-28T14:26:56","modified_gmt":"2022-09-28T07:26:56","slug":"disbudpar-aceh-akan-benahi-atraksi-pariwisata-agar-sesuai-syariat-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/09\/28\/disbudpar-aceh-akan-benahi-atraksi-pariwisata-agar-sesuai-syariat-islam\/","title":{"rendered":"Disbudpar Aceh Akan Benahi Atraksi Pariwisata agar Sesuai Syariat Islam"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan terus berbenah dalam sisi aktraksi kepariwisataan agar sesuai dengan syariat Islam, karena destinasi wisata Aceh yang diberikan oleh Allah begitu melimpah.<\/p>\n<p>\u201cDisbudpar bersama dengan masyarakat, terus mencoba berbagai macam hal untuk bisa memberikan begitu banyak manfaat bagi wisatawan mancanegara ataupun wisatawan dalam negeri sebagai sarana berlibur dan berpiknik bersama keluarga,\u201d ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal, Rabu (28\/9.<\/p>\n<p>Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbubpar) Aceh melalui Bidang Bahasa dan Seni pada Selasa, 27 September 2022 menggelar diskusi publik bertajuk \u201cSeni Budaya dalam Pandangan Islam\u201d di Hotel Hermes Palace Banda Aceh<\/p>\n<p>Kadisbidpar Aceh Almuniza Kamal menyampaikan, kegiatan ini sebagai penghubung atau jembatan komunikasi antara pelaku seni dan budaya dengan seluruh para alim ulama maupun pemerintah, untuk membangun sebuah sinergisitas yang baik dikemudian hari.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap diskusi hari ini dapat menjadi sebagai jalan tengah, dan pencerahan dimana teman-teman pelaku seni dan budaya bersama para alim ulama Aceh dapat memberikan solusi untuk membenahi atraksi budaya yang lebih baik lagi,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Menurut Almuniza, Islam merupakan landasan dan patron bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupan sehari-hari terutama pada masyarakat Aceh, sehingga perlu adanya perspektif Islam dalam menjalankan sebuah event ataupun aktraksi budaya dan seni.<\/p>\n<p>\u201cKami yakin karena Islam adalah rahmatan lil\u2019alamin, tentu akan menjadi sebuah kemudahan bagi pelaku seni kebudayaan berdasarkan syariat Islam,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia juga berharap, lewat diskusi publik ini dapat menghasilkan sebuah pemahaman baru, meskipun sudah beberapa kali pertemuan yang di laksanakan oleh Disbudpar Aceh untuk menambahkan referensi bagi pelaku seni dan budaya.<\/p>\n<p>\u201cSaya yakin insya Allah ini akan menjadi sebuah landasan bagi kita semua, karena bagaimanapun Disbudpar terus berbenah dalam sisi standar operasional prosedur (SOP) dalam sebuah event,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Diskusi publik ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, yaitu Dr Muhammad Hatta Lc MEd (Wakil Ketua MPU Aceh), Prof Dr Syamsul Rizal MAg (Guru Besar UIN Ar-Raniry), Muhammad Nazar (Wagub Aceh 2007-2012, selaku Pengamat dan Pemerhati Budaya), Tgk Muslim At Thahiri (Ketua Ikatan Muslimin Aceh Meudaulat) dan Tgk Masril Aidi bin Muhammad Ismy, Lc (Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Cot Keu&#8217;eung Aceh Besar). (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46392?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan terus berbenah dalam sisi aktraksi kepariwisataan agar sesuai dengan syariat Islam, karena destinasi wisata Aceh yang diberikan oleh Allah begitu melimpah. \u201cDisbudpar bersama dengan masyarakat, terus mencoba berbagai macam hal untuk bisa memberikan begitu banyak manfaat bagi wisatawan mancanegara ataupun wisatawan dalam negeri sebagai sarana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":46393,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-46392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/09\/IMG-20220928-WA0029.jpg?fit=678%2C452&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=46392"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/46392\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/46393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=46392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=46392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=46392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}