{"id":48854,"date":"2022-11-04T08:17:40","date_gmt":"2022-11-04T01:17:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=48854"},"modified":"2022-11-04T08:17:40","modified_gmt":"2022-11-04T01:17:40","slug":"empat-indikator-mencintai-rasulullah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/11\/04\/empat-indikator-mencintai-rasulullah\/","title":{"rendered":"Empat Indikator Mencintai Rasulullah"},"content":{"rendered":"<p><b>ACEH BESAR<\/b> &#8212; Mencintai Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wasallam adalah kewajiban yang Allah perintahkan kepada umat Islam, bahkan kecintaan kepada Rasul harus melebihi dari cinta umatnya kepada kedua orang tua, anak-anak, suami, istri, saudara, serta harta.<\/p>\n<p>Salah satu indikator cinta Rasul adalah lebih mengutamakan kepentingan beliau dibandingkan kepentingan terhadap dirinya sendiri.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Penyusun Bahan Materi Penyuluhan Kanwil Kemenag Aceh Ustadz Saifullah Rayeuk MA dalam khutbah Jum&#8217;at yang disampaikan di Masjid Nurul Jadid Lampeuneuen, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jum\u2019at, 4 November 2022\/9 Rabiul Akhir 1444 Hijriah.<\/p>\n<p>Rasulullah menegaskan dalam hadits yang diriwayatkan Anas Bin Malik, \u201cTidak beriman seseorang di antara kamu, sehingga aku lebih dicintai dari pada kedua orang tuanya, anak-anaknya dan manusia semuanya. (HR. Bukhari dan Muslim)<\/p>\n<p>\u201cJadi dapat dipahami, mencintai Rasulullah adalah kewajiban bagi seluruh umat Nabi Muhammad yang ada di seluruh muka bumi ini. Bila kita tidak mencintai Rasul dengan sungguh-sungguh sebagaimana mestinya, maka kualitas iman kita belum sempurna,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Pengajar Dayah Tahfidz Insan Qurani Sibreh ini mengutip pendapat Dr Ahmad Farid, yang menjelaskan indikator seseorang yang benar-benar mencintai Rasulullah SAW, pertama, selalu ingin melihat dan bertemu Rasulullah.<\/p>\n<p>\u201cSetiap muslim percaya apapun yang melekat pada Rasulullah merupakan anugerah Allah yang sangat istimewa, bukan hanya bagi Nabi Muhammad, tapi juga untuk seluruh umat manusia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kedua, lebih mengutamakan kepentingan Rasulullah daripada kepentingan dirinya sendiri. Karena itu, kata Saifullah, seseorang yang benar-benar mencintai Rasulullah akan lebih mengutamakan kepentingan Rasulullah sepanjang hidupnya. Apapun yang berhubungan dengan Rasulullah pasti akan didahulukan dibandingkan yang lainnya.<\/p>\n<p>\u201cHal ini sudah ditunjukkan oleh para sahabat sepanjang hidup mereka bersama Rasulullah, apapun mereka korbankan demi Rasulullah. Bagi para sahabat keselamatan Rasulullah lebih penting dari keselamatan diri dan keluarga mereka. Sehingga tak mengherankan semua harta dan nyawa siap dikorbankan demi Rasulullah,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ketiga, sesegera mungkin melaksanakan perintah Rasulullah dan meninggalkan larangannya. Pecinta Rasulullah tak akan pernah menunda-nunda sesaatpun untuk melaksanakan apapun perintah Rasullah apalagi mencari-cari alasan untuk meninggalkannya. Sebaliknya tatkala datang suatu perintah mereka berusaha secepat mungkin menunaikannya.<\/p>\n<p>Menurut alumni Pascasarjana UIN Malang ini, indikator terakhir mencintai Rasulullah, yaitu selalu berusaha menghidupkan sunnah Rasulullah dan meneruskan dakwah islamiyah di tengah-tengah umat. \u201cSiapapun yang mencintai Rasulullah pasti mencintai sunnah-sunnahnya, karena tak mungkin dipisahkan sunnah Rasulullah dari Rasulullah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia menegaskan, ketika seseorang mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah, itu berarti dia mencintai beliau. Sebaliknya, tak mungkin seseorang mencintai Rasulullah sedangkan dia membenci sunnah Rasulullah.<\/p>\n<p>\u201cSelain mencintai sunnah, pecinta Rasulullah juga harus berusaha melanjutkan dakwah islamiyah di tengah-tengah umat sampai akhir zaman hingga datang saatnya kembali kepada Allah, dipertemukan dengan kekasih kita Rasulullah, dan dapat berada di samping beliau dalam surga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Demikian beberapa indikator seorang muslim mencintai Rasulullah, sehingga siapapun yang memiliki indikator ini, dia benar-benar telah mencintai Rasulullah dan akan mendapatkan anugerah manisnya iman dalam hidupnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/48854?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH BESAR &#8212; Mencintai Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wasallam adalah kewajiban yang Allah perintahkan kepada umat Islam, bahkan kecintaan kepada Rasul harus melebihi dari cinta umatnya kepada kedua orang tua, anak-anak, suami, istri, saudara, serta harta. Salah satu indikator cinta Rasul adalah lebih mengutamakan kepentingan beliau dibandingkan kepentingan terhadap dirinya sendiri. Hal itu disampaikan Penyusun Bahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48855,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-48854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/11\/IMG-20221104-WA0002.jpg?fit=553%2C701&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/48854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=48854"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/48854\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/48855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=48854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=48854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=48854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}