{"id":4892,"date":"2020-06-20T10:42:10","date_gmt":"2020-06-20T03:42:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=4892"},"modified":"2020-06-20T10:42:10","modified_gmt":"2020-06-20T03:42:10","slug":"pema-diminta-segera-bersiap-kelola-migas-blok-b","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/06\/20\/pema-diminta-segera-bersiap-kelola-migas-blok-b\/","title":{"rendered":"PEMA Diminta Segera Bersiap Kelola Migas Blok B"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian<\/strong><\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta PT. Pembangunan Aceh (PEMA) agar segera bersiap untuk pengelolaan minyak dan gas (migas) bumi, setelah Pemerintah Aceh berhasil mengambil alihnya.<\/p>\n<p>\u201cHal ini memang menjadi kabar gembira, karena Pemerintah Aceh berhasil mengambil alihnya setelah 44 tahun. Tapi berikutnya ada kerja besar yang harus disiapkan oleh Pemerintah Aceh terutama PT Pema atau anak perusahaan yang mengelola Blok B yaitu PT PEMA Global Energy agar pengambilalihan Blok B dapat berdaya guna,\u201d kata Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian, dalam keterangannya, Jum&#8217;at (19\/6).<\/p>\n<p>Kata dia, DPR Aceh dalam fungsinya akan ikut mengawasi dan memberi masukan. Dimana dalam 2 minggu ke depan PEMA harus bisa memenuhi semua persyaratan, diantaranya mempersiapkan manajemen dan keuangan (biaya operasional).<\/p>\n<p>\u201cSemua pihak terkait harus bahu-membahu dalam memenuhi persyaratan Kementrian ESDM. Kita buktikan bahwa Pemerintah Aceh sangat siap dalam mengelola Blok B,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Secara khusus, Wakil Ketua DPRA Hendra Budian, memberi apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Aceh dalam mengelola sendiri Blok North Sumatera B (NSB) atau sering disebut Blok B di Aceh Utara.<\/p>\n<p>\u201cKeberhasilan ini harus diapresiasi. Akhirnya Pemerintah Aceh berhasil mengelola sendiri Blok North Sumatera B (NSB) atau sering disebut Blok B di Aceh Utara. Secara kelembagaan saya mengucapkan selamat kepada Tim Negosiasi yang dibentuk oleh Pemerintah Aceh yang sangat serius mengupayakan peralihan ini selama 2 tahun terakhir,\u201d ujar Hendra Budian.<\/p>\n<p>Menurutnya, dari tahun 1975 penguasaan atas sumber daya migas yang ada di Blok B telah diupayakan dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.<\/p>\n<p>Rakyat Aceh, kata Hendra, sangat berharap agar pengelolaan Blok B di bawah kendali Pemerintah Aceh haruslah menjadi solusi pengentasan kemiskinan dan membuka lapangan kerja yang luas bagi rakyat Aceh. Untuk itu harus ada roadmap dan rencana kerja yang terukur agar harapan rakyat bisa dipenuhi.<\/p>\n<p>\u201cKepada semua pihak saya mengharapkan keberhasilan monumental ini janganlah ditanggapi pesimis, tapi harus melahirkan sikap optimis. Pengelolaan Blok B akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi kesejahteraan bagi rakyat Aceh,\u201d pungkasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4892?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian Banda Aceh &#8212; Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta PT. Pembangunan Aceh (PEMA) agar segera bersiap untuk pengelolaan minyak dan gas (migas) bumi, setelah Pemerintah Aceh berhasil mengambil alihnya. \u201cHal ini memang menjadi kabar gembira, karena Pemerintah Aceh berhasil mengambil alihnya setelah 44 tahun. Tapi berikutnya ada kerja besar yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4893,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-4892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/06\/18-1.jpg?fit=768%2C575&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=4892"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4892\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/4893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=4892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=4892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=4892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}