{"id":49013,"date":"2022-11-07T19:16:28","date_gmt":"2022-11-07T12:16:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=49013"},"modified":"2022-11-07T19:16:28","modified_gmt":"2022-11-07T12:16:28","slug":"lintas-medan-banda-aceh-sudah-bisa-dilewati-kendaraan-dishub-terapkan-buka-tutup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/11\/07\/lintas-medan-banda-aceh-sudah-bisa-dilewati-kendaraan-dishub-terapkan-buka-tutup\/","title":{"rendered":"Lintas Medan-Banda Aceh Sudah Bisa Dilewati Kendaraan, Dishub Terapkan Buka-Tutup"},"content":{"rendered":"<p><b>KUALASIMPANG<\/b> &#8212; Jalan nasional lintas Medan-Banda Aceh di kawasan Seumadam, Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan sudah bisa dilintasi kendaraan pada Senin siang (7\/11\/2022).<\/p>\n<p>Banjir di Aceh Tamiang sejak 30 Oktober lalu menyebabkan beberapa hari jalur darat yang menghubungkan Medan-Banda Aceh lumpuh total akibat banjir yang merendam badan jalan.<\/p>\n<p>Informasi yang diperoleh menyebutkan, untuk lalu lintas pasca banjir di Aceh Tamiang, saat ini semua titik jalan yang terendam sudah bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan tanpa terkecuali.<\/p>\n<p>Namun saat ini kondisi jalan lintas Medan-Banda Aceh masih macet dan kendaraan padat merayap dengan segala jenis transportasi disebabkan masih ada 2 titik lokasi yang terendam dan terdapat bus yang mogok.<\/p>\n<p>Dengan kondisi lalu lintas yang padat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memperlakukan sistem buka tutup jalan agar kondisi lalu lintas kondusif dan tidak ada kendaraan yang memotong atau saling mendahului.<\/p>\n<p>Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita membenarkan bahwa jalur darat penghubung Aceh-Sumatera Utara (Sumut) pun sudah bisa dilintasi pada Senin (7\/11) siang setelah beberapa hari lumpuh total.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah bisa dilewati, tapi sekarang masih sistem buka tutup karena masih ada ketinggian air selutut orang dewasa,&#8221; kata Agusliayana Devita, Senin (7\/11) siang.<\/p>\n<p>Jalan Banda Aceh-Medan yang masih terendam di Desa Sungai Liput, Alur Seulawi, dan Seumadam di Kejuruan Muda.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal melepas keberangkatan Tim Dinas Perhubungan Aceh untuk penanganan banjir di Aceh Tamiang, Senin, 7 November 2022.<\/p>\n<p>Teuku Faisal mengingatkan supaya Tim Dishub Aceh fokus pada pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalan raya.<\/p>\n<p>Kendaraan-kendaraan yang mengangkut logistik, tambah Teuku Faisal, agar bisa diprioritaskan supaya tidak terjadi kelangkaan barang di Aceh.<\/p>\n<p>Selain itu, Teuku Faisal menegaskan supaya koordinasi dengan Dishub Kabupaten Aceh Tamiang maupun Satlantas Polres Aceh Tamiang dijalin dengan intens.<\/p>\n<p>&#8220;Koordinasi dengan pihak terkait tolong diperkuat supaya dukungan-dukungan yang kita lakukan di lapangan lebih efisien,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Tim Dishub Aceh untuk penanganan banjir Aceh Tamiang ini berjumlah 12 personel, dan telah berangkat sejak pukul 07.00 WIB Senin pagi tadi menggunakan bus Trans Koetaradja. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49013?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUALASIMPANG &#8212; Jalan nasional lintas Medan-Banda Aceh di kawasan Seumadam, Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan sudah bisa dilintasi kendaraan pada Senin siang (7\/11\/2022). Banjir di Aceh Tamiang sejak 30 Oktober lalu menyebabkan beberapa hari jalur darat yang menghubungkan Medan-Banda Aceh lumpuh total akibat banjir yang merendam badan jalan. Informasi yang diperoleh menyebutkan, untuk lalu lintas pasca [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49014,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-49013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/11\/IMG-20221107-WA0038.jpg?fit=1080%2C599&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=49013"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49013\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/49014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=49013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=49013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=49013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}