{"id":49039,"date":"2022-11-08T07:25:24","date_gmt":"2022-11-08T00:25:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=49039"},"modified":"2022-11-08T07:25:24","modified_gmt":"2022-11-08T00:25:24","slug":"kenang-proses-damai-aceh-museum-tsunami-gelar-pameran-memori-helsinki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/11\/08\/kenang-proses-damai-aceh-museum-tsunami-gelar-pameran-memori-helsinki\/","title":{"rendered":"Kenang Proses Damai Aceh, Museum Tsunami Gelar Pameran Memori Helsinki"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Museum Tsunami Aceh menggelar pameran temporer yang mengangkat soal proses perdamaian GAM \u2013 Pemerintah Indonesia yang dikenal dengan MoU Helsinki.<\/p>\n<p>Pameran ini berlangsung di lantai 3 Museum Tsunami Aceh, yang dibuka perdana pada hari Senin, 7 November 2022.<\/p>\n<p>\u2018Pameran Memori Helsinki\u2019 ini menampilkan dokumen saat proses penandatanganan damai itu berlangsung.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal menyampaikan, pameran ini dibuat untuk mengingat kembali bagaimana sejarah Aceh saat menjalankan proses perdamaian dengan RI.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan hari ini merupakan salah satu atraksi yang ingin ditampilkan kepada seluruh masyarakat Aceh, seperti tagline kita \u2018Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata\u2019. Pameran ini juga untuk mengenang kembali rasa syukur atas segala nikmat dari perdamaian ini,\u201d kata Almuniza.<\/p>\n<p>Isi dalam pameran itu diambil mulai dari masa konflik, operasi darurat militer, operasi darurat sipil, selanjutnya proses bagaimana tsunami terjadi pada tahun 2004, kemudian proses perdamaian.<\/p>\n<p>\u201cKarena kami ingin menampilkan sejarah perdamaian, dari tahap perundingan sampai pada tahap MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Selain itu, pameran ini juga berguna untuk pengetahuan wisatawan luar yang berkunjung ke Museum Tsunami, Aceh pernah bergejolak dan memilih untuk mengakhiri konflik setelah bencana tsunami memporak-porandakan Tanah Rencong.<\/p>\n<p>\u201cSejarah tersebut ditampilkan di sini dan mungkin tidak seutuh cerita sebenarnya, namun ini mempresentatifkan proses perdamaian tersebut,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Memilih lokasi di Museum Tsunami, kata Almuniza, karena tempat ini menceritakan tentang kejadian alam yaitu gempa dan tsunami.<\/p>\n<p>Lokasi ini, kata dia, jadi salah satu media atau infrastruktur pembangunannya adalah jembatan perdamaian.<\/p>\n<p>\u201cJembatan perdamaian merupakan representasi damainya Aceh, serta gempa dan tsunami merupakan hikmah yang menimbulkan perdamaian sampai dengan detik ini dikenang oleh masyarakat Indonesia dan terkhusus masyarakat Aceh, untuk mensyukuri nikmat damai,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain foto, dalam pameran ini juga menampilkan sejumlah berita dari media lokal, nasional hingga Internasional yang memuat peristiwa perdamaian itu yang ditandatangani dari kedua belah pihak antara GAM dan RI. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49039?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Museum Tsunami Aceh menggelar pameran temporer yang mengangkat soal proses perdamaian GAM \u2013 Pemerintah Indonesia yang dikenal dengan MoU Helsinki. Pameran ini berlangsung di lantai 3 Museum Tsunami Aceh, yang dibuka perdana pada hari Senin, 7 November 2022. \u2018Pameran Memori Helsinki\u2019 ini menampilkan dokumen saat proses penandatanganan damai itu berlangsung. Kepala Dinas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49040,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-49039","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/11\/IMG-20221108-WA0005.jpg?fit=679%2C452&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=49039"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49039\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/49040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=49039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=49039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=49039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}