{"id":49927,"date":"2022-11-23T23:01:13","date_gmt":"2022-11-23T16:01:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=49927"},"modified":"2022-11-23T23:01:13","modified_gmt":"2022-11-23T16:01:13","slug":"jepang-hancurkan-jerman-tim-pendukung-lgbt-2-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/11\/23\/jepang-hancurkan-jerman-tim-pendukung-lgbt-2-1\/","title":{"rendered":"Jepang Hancurkan Jerman Tim Pendukung LGBT 2-1"},"content":{"rendered":"<p><strong>Doha<\/strong> &#8212; Timnas Jepang berhasil menaklukkan Jerman, salah satu tim pendukung LGBT dalam pertandingan Piala Dunia 2022. Samurai Biru menang 2-1 atas Nationalelf setelah tertinggal lebih dulu.<\/p>\n<p>Jerman vs Jepang tersaji dalam matchday pertama Grup E Piala Dunia Qatar 2022. Duel berlangsung di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Rabu (23\/11\/2022) malam WIB.<\/p>\n<p>Dilansir dari detikSepakbola, Jerman unggul 1-0 di babak pertama lewat penalti Ilkay Guendogan. Jepang membalikkan skor menjadi 2-1 di paruh kedua lewat gol Ritsu Doan dan Takuma Asano.<\/p>\n<p>Hasil ini mengantarkan Jepang ke posisi puncak Grup E dengan 3 poin. Jerman jeblos ke posisi buncit.<\/p>\n<p>Jalannya Pertandingan<\/p>\n<p>Timnas Jerman memulai pertandingan dengan aksi tutup mulut saat sesi foto tim. Hal ini dilakukan sebagai simbol penolakan larangan kampanye One Love oleh FIFA.<\/p>\n<p>Jepang membobol gawang Jerman lewat serangan balik cepat delapan menit pertandingan berjalan. Namun, gol tak dianggap karena Daizen Maeda lebih dulu offside.<\/p>\n<p>Jerman membuat peluang pada menit ke-20. Bola sepakan rebound Ilkay Guendogan masih belum menemui sasaran.<\/p>\n<p>Jerman mendapat hadiah tendangan 12 pas setengah jam pertandingan berjalan. David Raum dijatuhkan kiper Jepang, Shuichi Gonda, di kotak terlarang.<\/p>\n<p>Guendogan yang maju sebagai eksekutor penalti Jerman sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Jerman memimpin 1-0 yang bertahan hingga turun minum.<\/p>\n<p>Jual beli serangan dilancarkan kedua kesebelasan memasuki babak kedua. Bola sepakan Guendogan pada menit ke-60 membentur tiang gawang.<\/p>\n<p>Penyelamatan gemilang dilakukan Shuichi Gonda pada menit ke-71. Kiper Jepang itu membendung dua peluang emas Serge Gnabry.<\/p>\n<p>Dua menit berselang giliran Manuel Neuer yang melakukan penyelamatan gemilang. Penjaga gawang Jerman tersebut menepis bola tendangang on target Wataru Endo.<\/p>\n<p>Jepang menyamakan kedudukan pada menit ke-75. Ritsu Doan menyambar bola muntah tepisan Neuer.<\/p>\n<p>Jepang membalikkan keadaan delapan menit berselang. Takuma Asano mendapat bola lambung, sebelum menaklukkan Neuer dari sudut sempit.<\/p>\n<p>Jerman berusaha menyamakan skor di sisa waktu yang ada, tapi upaya mereka gagal membuahkan hasil. Laga tuntas untuk kemenangan Jepang 2-1.<\/p>\n<p>Sebelumnya, para pemain Timnas Jerman menutupi mulut mereka dengan tangan sebelum laga kontra Jepang. Simbol penolakan terhadap larangan FIFA soal kampanye One Love.<\/p>\n<p>Jerman merupakan salah satu dari tujuh negara yang mendorong kampanye One Love di Piala Dunia 2022. Kampanye tersebut dilakukan untuk mendukung keberagaman dan keberpihakan kepada kelompok LGBT.<\/p>\n<p>Para negara penyokong One Love rencananya mau memakai ban kapten bermotif pelangi di setiap pertandingan Piala Dunia 2022. Namun, kampanye tersebut mendapat penolakan dari FIFA.<\/p>\n<p>FIFA melarang kampanye One Love dan meminta seluruh kontestan menghormati tuan rumah Qatar yang mengharamkan LGBT. Ancaman sanksi kartu kuning juga dijatuhkan bagi pemain yang mengenakan ban kapten One Love.<\/p>\n<p>Pelarangan FIFA mengenai kampanye One Love disambut negatif Timnas Jerman. Die Nationalmannschaft menunjukkan sikap pembangkangan dalam laga menghadapi Jepang di Stadion Internasional Khalifa, Rabu (23\/11\/2022).<\/p>\n<p>Para pemain Jerman kompak menutup mulut dalam sesi foto tim. Federasi Sepakbola Jerman (DFB), menyebut aksi ini dilakukan untuk menunjukkan pembungkaman dalam menyuarakan kebebasan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin menggunakan ban kapten kami untuk mempertahankan nilai-nilai yang kami anut di tim nasional Jerman: keberagaman dan saling menghormati. Bersama dengan bangsa lain, kami ingin suara kami didengar,&#8221; begitu isi pernyataan resmi DFB.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan tentang membuat pernyataan politik &#8211; hak asasi manusia tidak dapat dinegosiasikan. Itu harus diterima begitu saja, tetapi bukan ini masalahnya. Itulah mengapa pesan ini sangat penting bagi kami,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>&#8220;Melarang kami memakai ban kapten sama dengan menolak kami bersuara. Kami berdiri dengan posisi kami,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Susunan Pemain<\/p>\n<p>Jerman: Manuel Neuer; Niklas Sule, Antonio Ruediger, Nico Schlotterbeck, David Raum; Joshua Kimmich, Ilkay Guendogan (Leon Goretzka 67&#8242;); Serge Gnabry (Youssoufa Moukoko 90&#8242;), Thomas Mueller (Jonas Hofmann 67&#8242;), Jamal Musiala (Mario Goetze 79&#8242;); Kai Havertz (Niclas Fullkrug 79&#8242;).<\/p>\n<p>Jepang: Shuichi Gonda; Yuto Nagatomo (Kaoru Mitoma 57&#8242;), Ko Itakura, Maya Yoshida, Hiroki Sakai (Takumi Minamino 74&#8242;); Ao Tanaka (Ritsu Doan 71&#8242;), Wataru Endo; Takefusa Kubo (Takehiro Tomiyasu 46&#8242;), Daichi Kamada, Junya Ito; Daizen Maeda (Takuma Asano 57&#8242;).<\/p>\n<p>(IA\/dtc)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49927?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Doha &#8212; Timnas Jepang berhasil menaklukkan Jerman, salah satu tim pendukung LGBT dalam pertandingan Piala Dunia 2022. Samurai Biru menang 2-1 atas Nationalelf setelah tertinggal lebih dulu. Jerman vs Jepang tersaji dalam matchday pertama Grup E Piala Dunia Qatar 2022. Duel berlangsung di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Rabu (23\/11\/2022) malam WIB. Dilansir dari detikSepakbola, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49928,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-49927","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/11\/WhatsApp-Image-2022-11-23-at-22.56.25.jpeg?fit=620%2C349&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49927","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=49927"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/49927\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/49928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=49927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=49927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=49927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}