{"id":50730,"date":"2022-12-07T01:21:37","date_gmt":"2022-12-06T18:21:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=50730"},"modified":"2022-12-07T01:21:37","modified_gmt":"2022-12-06T18:21:37","slug":"singkirkan-spanyol-lewat-adu-penalti-maroko-ukir-sejarah-ke-perempat-final-piala-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/12\/07\/singkirkan-spanyol-lewat-adu-penalti-maroko-ukir-sejarah-ke-perempat-final-piala-dunia\/","title":{"rendered":"Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Maroko Ukir Sejarah ke Perempat Final Piala Dunia"},"content":{"rendered":"<p><b>QATAR<\/b> &#8212; Maroko berhasil mengalahkan Spanyol melalui drama adu penalti. Singa Atlas mengukir sejarah lolos ke perempat final Piala Dunia untuk kali pertama.<\/p>\n<p>Maroko yang secara mengejutkan tampil sebagai juara Grup F bersua runner-up Grup E Spanyol, pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar.<\/p>\n<p>Pertandingan Maroko vs Spanyol tersebut dilangsungkan di Stadion Education City, Al Rayyan Qatar, pada Selasa malam (6\/12\/2022) WIB.<\/p>\n<p>Maroko sukses mengalahkan Spanyol dengan skor 3-0 melalui drama adu penalti. Pada waktu normal dan ekstra time, kedua tim bermain imbang tanpa gol.<\/p>\n<p>Dilansir dari Kompas.com, Timnas Spanyol bermain dominan pada babak pertama. Bahkan, penguasaan bola La Roja mencapai 69 persen. Akan tetapi, dominasi Spanyol sepanjang paruh pertama berujung pada kebuntuan.<\/p>\n<p>Pertahanan rapat dan kedisiplinan lini belakang Maroko di bawah komando sang kapten Romain Saiss membuat setiap upaya serangan Spanyol selalu bisa diredam.<\/p>\n<p>Meski unggul penguasaan bola, tetapi Spanyol tak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang Maroko.<\/p>\n<p>Di lain sisi, Maroko menunjukkan bahwa mereka sangat berbahaya dengan serangan balik, khususnya melalui kedua sayap yang dihuni Hakim Ziyech di kanan dan Sofiane Boufal di kiri.<\/p>\n<p>Diwarnai buntunya serangan-serangan Spanyol, babak pertama laga selesai dengan skor sama kuat 0-0.<\/p>\n<p>Selepas turun minum, pelatih kedua tim tak membuat perubahan. Luis Enrique masih yakin dengan trio lini depan Spanyol yang dihuni oleh Dani Olmo, Marco Asensio, dan Ferran Torres.<\/p>\n<p>Spanyol melanjutkan dominasi pada babak kedua. Gavi lebih sering melakukan tusukan ke depan untuk mendukung Marco Asensio yang dipasang sebagai &#8220;nomor 9 palsu&#8221; dalam laga ini.<\/p>\n<p>Tak kunjung mencetak gol meski terus mendominasi, Luis Enrique lantas melakukan perubahan dengan memasukkan Carlos Soler, Alvaro Morata, dan Nicholas &#8220;Nico&#8221; Williams.<\/p>\n<p>Sofyan Amrabat melakukan blok krusial terhadap peluang Nico Williams pada menit ke-87. Williams terlihat cukup merepotkan dengan kecepatannya.<\/p>\n<p>Intensitas laga tetap tinggi pada masa injury time. Namun, tak ada satu pun gol yang tercipta hingga wasit Fernando Rapallini asal Argentina meniup peluit panjang tanda selesainya pertandingan.<\/p>\n<p>Skor 0-0 pada waktu normal 90 menit membuat laga Maroko vs Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 berlanjut ke babak extra time.<\/p>\n<p>Luis Enrique kembali membuat perubahan pada masa extra time. Kali ini, ia memasukkan dua pemain muda Barcelona, Ansu Fati dan Alejandro Balde.<\/p>\n<p>Saat Spanyol mengejar gol, Maroko mendapat peluang emas melalui Walid Cheddira. Beruntung bagi La Roja, kaki Unai Simon bisa membendung tembakan jarak dekat penyerang Singa Atlas tersebut.<\/p>\n<p>Waktu ekstra time pertama selesai, juga tidak ada gol yang tercipta. Kedua tim kini punya 15 menit extra time kedua untuk memecah kebuntuan.<\/p>\n<p>Walid Cheddira benar-benar menjadi ancaman nyata bagi Spanyol pada masa extra time. Lini belakang La Roja harus bekerja keras meredam pergerakan penyerang 22 tahun tersebut.<\/p>\n<p>Fans Maroko yang berada di tribun Stadion Education City terus bergemuruh, membuat laga semakin menegangkan. Sementara itu, Spanyol terus menggempur pertahanan Singa Atlas.<\/p>\n<p>Jawad El Yamiq melakukan sapaun penting pada menit-menit akhir extra time untuk menyelamatkan gawang Maroko.<\/p>\n<p>Spanyol kemudian mendapat peluang terakhir melalui pemain pengganti, Pablo Sarabia. Sayangnya, bola hasil sepakan Sarabia di tiang jauh gagal menjadi gol karena bola hanya mengenai tiang gawang Maroko.<\/p>\n<p>Skor imbang 0-0 pada waktu normal dan ekstra time membuat pemenang laga Maroko vs Spanyol harus ditentukan melalui drama adu penalti.<\/p>\n<p>Maroko mengambil kesempatan pertama menendang. Eksekutor pertama Singa Atlas, Abdelhamid Sabiri, berhasil menaklukkan Unai Simon.<\/p>\n<p>Pablo Sarabia maju sebagai penendang pertama Spanyol. Sepakannya menghantam tiang gawang.<\/p>\n<p>Penendang kedua Maroko adalah Hakim Ziyech. Sepakan kaki kiri Ziyech tak bisa diantisipasi Unai Simon. Maroko kini unggul 2-0 dalam babak adu penalti.<\/p>\n<p>Penendang ketiga Spanyol, Carlos Soler. Kembali gagal. Sepakan Soler bisa dibaca secara baik oleh Bono.<\/p>\n<p>Spanyol memperpanjang napas setelah penendang ketiga Maroko, Badr Benoun, eksekusinya bisa dihentikan Unai Simon.<\/p>\n<p>Sergio Busquets maju sebagai penendang ketiga Spanyol. Lagi-lagi gagal. Bono kembali bisa membaca sepakan lawan.<\/p>\n<p>Penendang keempat Maroko, Achraf Hakimi, sukses melaksanakan tugasnya. Ia bisa menaklukkan Unai Simon. Maroko menang adu penalti atas Spanyol.<\/p>\n<p>Skor akhir, Maroko menang 3-0 atas Spanyol via adu penalti dan lolos ke perempat final Piala Dunia 2022.<\/p>\n<p>Sejarah pun tercipta. Untuk kali pertama, Maroko lolos ke perempat final Piala Dunia FIFA.<\/p>\n<p>Susunan Pemain:<\/p>\n<p>Maroko: 1-Yassine Bounou &#8220;Bono&#8221; (PG); 2-Achraf Hakimi, 5-Nayef Aguerd (Jawad El Yamiq 84&#8242;), 6-Romain Saiss, 3-Noussair Mazraoui (Yahya Attia Attia Allah 82&#8242;); 8-Azzedine Ounahi (Badr Benoun 120&#8242;), 4-Sofyan Amrabat, 15-Selim Amallah (Walid Cheddira 82&#8242;); 7-Hakim Ziyech, 19-Youssef En-Nesyri (Abdelhamid Sabiri 82&#8242;), 17-Sofiane Boufal (Abdessamad Ezzalzouli 66&#8242;).<\/p>\n<p>Pelatih: Walid Regragui<\/p>\n<p>Spanyol: 23-Unai Simon (PG); 6-Marcos Llorente, 16-Rodri, 24-Aymeric Laporte, 18-Jordi Alba (Alejandro Balde 98&#8242;); 9-Gavi (Carlos Soler 63&#8242;), 5-Sergio Busquets, 26-Pedri; 11-Ferran Torres (Nicholas Williams 76&#8242; &#8211; Pablo Sarabia 119&#8242;), 10-Marco Asensio (Alvaro Morata 63&#8242;), 21-Dani Olmo (Ansu Fati 98&#8242;).<\/p>\n<p>Pelatih: Luis Enrique<\/p>\n<p>(IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/50730?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>QATAR &#8212; Maroko berhasil mengalahkan Spanyol melalui drama adu penalti. Singa Atlas mengukir sejarah lolos ke perempat final Piala Dunia untuk kali pertama. Maroko yang secara mengejutkan tampil sebagai juara Grup F bersua runner-up Grup E Spanyol, pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. Pertandingan Maroko vs Spanyol tersebut dilangsungkan di Stadion Education City, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50731,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-50730","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/12\/IMG-20221207-WA0001.jpg?fit=732%2C419&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/50730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=50730"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/50730\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/50731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=50730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=50730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=50730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}