{"id":51065,"date":"2022-12-13T13:34:05","date_gmt":"2022-12-13T06:34:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=51065"},"modified":"2022-12-13T13:34:05","modified_gmt":"2022-12-13T06:34:05","slug":"argentina-vs-kroasia-messi-usung-misi-balas-dendam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/12\/13\/argentina-vs-kroasia-messi-usung-misi-balas-dendam\/","title":{"rendered":"Argentina vs Kroasia, Messi Usung Misi Balas Dendam"},"content":{"rendered":"<p><b>QATAR<\/b> &#8212; Aroma balas dendam sangat terasa jelang duel Timnas Argentina menghadapi Timnas Kroasia pada semifinal Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu dini hari (14\/12\/2022) Wib.<\/p>\n<p>Lionel Messi akan berebut tiket final Piala Dunia 2022 dengan Luka Modric di Stadion Lusail Iconic Qatar, mulai pukul 02.00 WIB.<\/p>\n<p>Duel Argentina vs Kroasia tidak hanya sebatas pertemuan memperebutkan tempat di final, tapi juga mempertemukan kembali dua jagoan Messi dan Modric.<\/p>\n<p>Ya, Messi dan Modric akan kembali bersua di ajang Piala Dunia.<\/p>\n<p>Empat tahun silam, tepatnya Piala Dunia 2018 di Rusia, Argentina dihajar Kroasia 3-0 tanpa balas.<\/p>\n<p>Momen itu terjadi di babak penyisihan. Argentina kala itu tergabung di Grup D bersama Kroasia, Nigeria dan Islandia.<\/p>\n<p>Argentina saat itu diperkuat Lionel Messi, sedangkan Kroasia diperkuat Luka Modric. Bahkan Modric jadi satu di antara pencetak gol Kroasia saat itu.<\/p>\n<p>Albiceleste takluk di tangan Vatreni pada matchday kedua Grup D di Stadion Nizhny Novgorod pada 21 Juni 2018.<\/p>\n<p>Kekalahan ini tentu saja menjadi kenangan buruk bagi Messi dkk. Itulah pertemuan terakhir kedua tim di pentas sepak bola internasional.<\/p>\n<p>Sukses mengalahkan Argentina menjadi pelecut tim asuhan Zlatko Dalic hingga menembus final. Kroasia finis sebagai runner-up setelah dikalahkan Prancis di laga final.<\/p>\n<p>Sedangkan Argentina terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Prancis.<\/p>\n<p>Dan, kini Argentina kembali bertemu Kroasia, kali ini di semifinal Piala Dunia 2022 Qatar.<\/p>\n<p>Messi dan Modric pun bakal kembali bentrok di lapangan hijau. Tentu saja Messi tidak ingin kekalahan terulang.<\/p>\n<p>Untuk itu, duel Argentina vs Kroasia dinihari jadi ajang balas dendam La Pulga, julukan Lionel Messi.<\/p>\n<p>Rekor pertemuan Argentina vs Kroasia<\/p>\n<p>Berdasarkan data Transfermarkt, ini merupakan pertemuan ketiga antara Argentina dan Kroasia di pentas Piala Dunia.<\/p>\n<p>Kroasia dan Argentina sebelumnya pernah bertemu di fase grup Piala Dunia 1998 dan 2018 dengan masing-masing tim mengantongi satu kemenangan.<\/p>\n<p>Argentina menang 1-0 berkat gol Mauricio Pineda pada Piala Dunia 1998 yang berlangsung di Prancis.<\/p>\n<p>Adapun pada Piala Dunia 2018 di Rusia, giliran Kroasia yang meraih kemenangan 3-0 melalui gol-gol Ante Rebic, Luka Modric, dan Ivan Rakitic.<\/p>\n<p>Kemenangan atas Argentina menjadi salah satu jalan Kroasia menuju fase gugur sebagai juara grup. Vatreni terus melaju sampai final Piala Dunia 2018.<\/p>\n<p>Sementara itu, Argentina yang berstatus runner-up grup kala itu terhenti pada babak 16 besar setelah kalah 3-4 dari Perancis.<\/p>\n<p>Perancis pada akhirnya menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2.<\/p>\n<p>Meski mengalahkan Argentina pada pertemuan terakhir, Kroasia tetap harus waspada sebab tim Tango memiliki catatan sempurna di semifinal Piala Dunia.<\/p>\n<p>Argentina sebelumnya sudah empat kali tampil di semifinal Piala Dunia, yakni pada edisi 1930, 1986, 1990, dan 2014.<\/p>\n<p>Mereka selalu memetik kemenangan dalam empat kesempatan tersebut dengan dua semifinal di antaranya dimenangi lewat babak adu penalti.<\/p>\n<p>Adapun Argentina merupakan juara Piala Dunia 1978. Namun, mereka kala itu tidak melalui babak semifinal dalam perjalanan menuju juara.<\/p>\n<p>Pada edisi tersebut, Piala Dunia menerapkan format pertandingan dengan dua babak fase grup. Babak pertama diikuti oleh 16 tim yang terbagi dalam empat grup (1-4).<\/p>\n<p>Juara dan runner-up lolos ke babak kedua yang terdiri dari dua grup (A dan B) yang masing-masing berisikan delapan tim. Lalu, juara Grup A dan B akan bertemu di partai final.<\/p>\n<p>Argentina lolos ke final setelah memuncaki klasemen Grup B di putaran kedua Piala Dunia 1978. Lalu, Argentina menjadi juara setelah menang 3-1 atas Belanda di partai puncak.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, Argentina dan Kroasia bertemu sebanyak lima kali pada laga persahabatan dan Piala Dunia.<\/p>\n<p>Secara head to head, kedua tim sama kuat karena sama-sama meraih dua kemenangan dan sisanya satu kali imbang.<\/p>\n<p>Argentina bertemu Kroasia pertama kali pada laga persahabatan pada 4 Juni 1994 yang berakhir imbang tanpa gol.<\/p>\n<p>Pertemuan kedua di babak grup Piala Dunia 1998, dimana Argentina menang tipis 1-0.<\/p>\n<p>Pertemuan ketiga dalam laga persahabatan 1 Maret 2006, kali ini giliran Kroasia menang dengan skor 3-2.<\/p>\n<p>Pertemuan keempat dalam laga persahabatan lagi pada 12 November 2014, Argentina kembali menang atas Kroasia kali ini dengan skor 2-1.<\/p>\n<p>Dan, pada pertemuan kelima di babak grup Piala Dunia 2018 itulah Kroasia menang telak 3-0 atas Argentina.<\/p>\n<p>Head to head Timnas Argentina vs Kroasia<\/p>\n<p>5 pertemuan Argentina vs Kroasia:<\/p>\n<p>04\/6\/1994 Kroasia vs Argentina 0-0 International Friendly<\/p>\n<p>26\/6\/1998 Argentina vs Kroasia 1-0 FIFA World Cup<\/p>\n<p>01\/3\/2006 Kroasia vs Argentina 3-2 International Friendly<\/p>\n<p>12\/11\/2014 Argentina vs Kroasia 2-1 International Friendly<\/p>\n<p>21\/6\/2018 Argentina vs Kroasia 0-3 FIFA World Cup.<\/p>\n<p>3 Alasan Kroasia Percaya Diri Kalahkan Argentina<\/p>\n<p>Kroasia punya peluang untuk mengalahkan Argentina di semifinal Piala Dunia 2022. Berikut tiga alasan Kroasia percaya diri kalahkan Argentina.<\/p>\n<p>Kroasia akan menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Stadion Lusail, pada Rabu (14\/12) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Kroasia akan berusaha menjadi negara Eropa pertama selama 32 tahun terakhir yang lolos ke final Piala Dunia secara berturut-turut.<\/p>\n<p>Tim berjulukan Vatreni ini berhasil melangkah ke semifinal usai mengejutkan juara dunia lima kali dan tim favorit Brasil di babak 8 besar.<\/p>\n<p>Kini Kroasia bersiap menghadapi tim favorit juara lainnya yaitu Argentina. Meski berstatus underdog, Kroasia masih memiliki peluang untuk mengejutkan Argentina di semifinal.<\/p>\n<p>Berikut tiga alasan Kroasia percaya diri kalahkan Argentina:<\/p>\n<p>1. Maestro Lini Tengah<\/p>\n<p>Salah satu kekuatan utama Kroasia di Piala Dunia 2022 adalah kualitas di lini tengah mereka.<\/p>\n<p>Luka Modric menjadi pemimpin di area ini dengan menjadi motor dan kreator serangan tim Vatreni.<\/p>\n<p>Modric juga punya asisten di lini tengah yang tak kalah berkualitas darinya yaitu Mateo Kovacic dan Marcelo Brozovic.<\/p>\n<p>2. Performa Mengesankan<\/p>\n<p>Tidak seperti Argentina, Kroasia belum pernah sekalipun menelan kekalahan di Piala Dunia 2022.<\/p>\n<p>Kroasia sukses meraih satu kemenangan dan dua kali imbang untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 dengan status runner up Grup F.<\/p>\n<p>Kemudian di babak16 besar Kroasia menaklukkan kekuatan Asia, Jepang, lewat adu penalti. Lalu Kroasia menaklukkan tim favorit juara Brasil di babak delapan besar.<\/p>\n<p>3. Nasib Kurang Bagus Argentina Lawan Eropa<\/p>\n<p>Nasib Argentina kurang bagus jika melawan negara Eropa di Piala Dunia. Dalam tujuh pertandingan terakhir di Piala Dunia, Argentina hanya mampu meraih kemenangan satu kali dalam permainan di waktu normal.<\/p>\n<p>Selebihnya, Argentina hanya mampu dua kali menang adu penalti lawan tim Eropa. Selain itu Argentina juga telah kalah dalam dua dari tiga pertemuan terakhir melawan Kroasia.<\/p>\n<p>Catatan-catatan ini akan memberikan kepercayaan diri bagi Kroasia menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 melawan Argentina<\/p>\n<p>Prediksi Susunan Pemain:<\/p>\n<p>Argentina (4-3-3): Martenez; Acuaa, Otamendi, Romero, Molina; Allister, Fernandez, De Paul; Gomez, Messi, Alvarez.<\/p>\n<p>Pelatih: Lionel Scaloni.<\/p>\n<p>Kroasia (4-3-3): Livakovic; Juranovic, Lovren, Gvardiol, Sosa; Modric, Brozovic, Kovacic; Kramaric, Livaja, Perisic.<\/p>\n<p>Pelatih: Zlatko Dalic<\/p>\n<p>(IA\/CNN Indonesia)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/51065?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>QATAR &#8212; Aroma balas dendam sangat terasa jelang duel Timnas Argentina menghadapi Timnas Kroasia pada semifinal Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu dini hari (14\/12\/2022) Wib. Lionel Messi akan berebut tiket final Piala Dunia 2022 dengan Luka Modric di Stadion Lusail Iconic Qatar, mulai pukul 02.00 WIB. Duel Argentina vs Kroasia tidak hanya sebatas pertemuan memperebutkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51066,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-51065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/12\/IMG-20221213-WA0016.jpg?fit=700%2C402&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/51065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=51065"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/51065\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/51066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=51065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=51065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=51065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}