{"id":51194,"date":"2022-12-15T01:53:29","date_gmt":"2022-12-14T18:53:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=51194"},"modified":"2022-12-15T01:53:29","modified_gmt":"2022-12-14T18:53:29","slug":"23-pengungsi-rohingya-kabur-dari-penampungan-di-lhokseumawe-10-ditangkap-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/12\/15\/23-pengungsi-rohingya-kabur-dari-penampungan-di-lhokseumawe-10-ditangkap-kembali\/","title":{"rendered":"23 Pengungsi Rohingya Kabur dari Penampungan di Lhokseumawe, 10 Ditangkap Kembali"},"content":{"rendered":"<p><b>LHOKSEUMAWE<\/b> &#8212; Sebanyak 23 pengungsi Rohingya dilaporkan melarikan diri dari tempat penampungan sementara di gedung bekas Kantor Imigrasi di Desa Ulee Blang Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu (14\/12).<\/p>\n<p>10 orang di antaranya berhasil ditangkap kembali bersama tiga orang penjemput.<\/p>\n<p>&#8220;Pengungsi Rohingya ini hendak menuju Medan, Sumatera Utara,&#8221; kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, Rabu (13\/12\/2022) seperti dilansir dari detikSumut.<\/p>\n<p>Henki menjelaskan, polisi mendapat laporan dari UNHCR ada 23 imigran Rohingya terdiri atas 10 laki-laki dan 13 perempuan kabur.<\/p>\n<p>Mereka disebut meninggalkan kamp penampungan pada Selasa (13\/12).<br \/>\nUsai menerima laporan, polisi mencari keberadaan mereka. Dalam pencarian, 10 orang dapat ditangkap kembali pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;3 orang yang menjemput tersebut serta 10 warga Rohingya yang dibawa dari penampungan sementara berhasilkan diamankan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Ke-13 orang tersebut saat ini masih diperiksa di Mapolres Lhokseumawe. Berdasarkan pemeriksaan sementara, para imigran itu hendak diselundupkan ke luar negeri.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka dijemput oleh tiga orang dengan menggunakan bus mobil jumbo dan mobil Avanza dengan tujuan transit Tanjung Balai dan selanjutnya menuju Malaysia,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, 220 imigran Rohingya terdampar di Aceh Utara dalam dua gelombang. Kedatangan pertama imigran sebanyak 110 orang di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Selasa (15\/11\/2022).<\/p>\n<p>Sehari berselang, 119 warga etnis Rohingya mendarat di pesisir pantai Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara. Para imigran itu kemudian ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/51194?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LHOKSEUMAWE &#8212; Sebanyak 23 pengungsi Rohingya dilaporkan melarikan diri dari tempat penampungan sementara di gedung bekas Kantor Imigrasi di Desa Ulee Blang Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu (14\/12). 10 orang di antaranya berhasil ditangkap kembali bersama tiga orang penjemput. &#8220;Pengungsi Rohingya ini hendak menuju Medan, Sumatera Utara,&#8221; kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51195,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-51194","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/12\/IMG-20221215-WA0003.jpg?fit=1075%2C1075&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/51194","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=51194"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/51194\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/51195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=51194"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=51194"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=51194"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}