{"id":53683,"date":"2023-02-03T11:41:33","date_gmt":"2023-02-03T04:41:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=53683"},"modified":"2023-02-03T11:41:33","modified_gmt":"2023-02-03T04:41:33","slug":"permohonan-kekayaan-intelektual-di-aceh-meningkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/02\/03\/permohonan-kekayaan-intelektual-di-aceh-meningkat\/","title":{"rendered":"Permohonan Kekayaan Intelektual di Aceh Meningkat"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, permohonan kekayaan intelektual di Provinsi Aceh mengalami peningkatan.<\/p>\n<p>&#8220;Pada tahun 2020 sebanyak 1.498 permohonan, tahun 2021 sebanyak 1.463 permohonan, dan pada tahun 2022 sebanyak 2.367 permohonan,&#8221; ujar Plh Kakanwil Kemenkumham Aceh Rakhmat Renaldy, Rabu malam (1\/2\/2023) di Hotel Ayani Peunayong Banda Aceh.<\/p>\n<p>Data tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan FGD Konsolidasi Data dan Proses Bisnis Paten yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.<\/p>\n<p>Kendati demikian, Rakhmat mengakui jumlah permohonan kekayaan intelektual di Aceh masih butuh peningkatan.<\/p>\n<p>Ia pun tak menafikan bahwa upaya selama ini masih terkendala beberapa faktor.<\/p>\n<p>Misalnya, rendahnya kesadaran pelaku UMKM untuk mendaftarkan kekayaan intelektual. Belum lagi ditambah kondisi wilayah Aceh yang cukup luas sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam melaksanakan diseminasi kekayaan intelektual.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi daerah yang jauh belum mampu kita jangkau untuk diberikan sosialisasi,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Menyambung hal tersebut, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Junarlis mengatakan Kanwil Kemenkumham Aceh telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan stakeholder di Aceh sebagai bentuk upaya pemecahan masalah.<\/p>\n<p>Selain itu, Junarlis juga mengatakan diseminasi akan terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan pemahaman.<\/p>\n<p>&#8220;Bukan hanya itu, penguatan pelayanan kekayaan intelektual di Kantor Wilayah juga terus dilakukan,&#8221; ungkap Junarlis.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Direktur Teknologi Informasi DJKI Dede Mia Yusanti menyampaikan, berdasarkan hasil rekonsiliasi telah disadari bahwa masih terdapat permasalahan terkait sistem Paten.<\/p>\n<p>Sehingga, kegatan ini diharapkan mendapatkan pandangan dalam upaya perbaikan aplikasi Paten.<\/p>\n<p>&#8220;Dan dapat melakukan penyesuaian terhadap proses bisnis paten sebagai upaya mewujudkan penyelenggaraan Pemerintah yang akuntabel dan pelayanan publik yang baik,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Peserta pada kegiatan FGD berjumlah 70 orang dengan rincian ; 57 peserta dari DJKI, 2 peserta dari Pusdatin, 4 peserta dari Kanwil Aceh, 6 peserta dari perguruan tinggi, dan 1 tenaga IT.<\/p>\n<p>Kegiatan ini berlangsung selama 4 (empat) hari dari tanggal 1-4 Februari. Adapun yang menjadi narasumber lainnya adalah Dede Mia Yusanti (Direktur TI KI) dan Yasmon (Direktur Paten, DTLST, dan RD). (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/53683?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, permohonan kekayaan intelektual di Provinsi Aceh mengalami peningkatan. &#8220;Pada tahun 2020 sebanyak 1.498 permohonan, tahun 2021 sebanyak 1.463 permohonan, dan pada tahun 2022 sebanyak 2.367 permohonan,&#8221; ujar Plh Kakanwil Kemenkumham Aceh Rakhmat Renaldy, Rabu malam (1\/2\/2023) di Hotel Ayani Peunayong Banda Aceh. Data tersebut disampaikannya saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":53684,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-53683","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/02\/IMG-20230203-WA0012.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/53683","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=53683"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/53683\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/53684"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=53683"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=53683"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=53683"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}