{"id":56762,"date":"2023-04-08T01:23:43","date_gmt":"2023-04-07T18:23:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=56762"},"modified":"2023-04-08T01:23:43","modified_gmt":"2023-04-07T18:23:43","slug":"tu-sop-jadikan-al-quran-sebagai-pedoman-dalam-mengarungi-kehidupan-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/04\/08\/tu-sop-jadikan-al-quran-sebagai-pedoman-dalam-mengarungi-kehidupan-dunia\/","title":{"rendered":"Tu Sop: Jadikan Al-Qur\u2019an Sebagai Pedoman dalam Mengarungi Kehidupan Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Al-Qur\u2019an diturunkan oleh Allah sebagai petunjuk dan jalan hidayah bagi umat manusia. Sebagai petunjuk hidup, Al-Qur\u2019an sangat relevan bagi kehidupan manusia di setiap masa dan tempat.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar AP, saat membacakan sambutan Pj Gubernur Aceh, pada Malam Peringatan Nuzulul Qur\u2019an 1444 Hijriah, di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Jum\u2019at malam (7\/4\/2023).<\/p>\n<p>\u201cSesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 185, bahwa Al-Qur\u2019an yang diturunkan Allah adalah petunjuk bagi umat manusia,\u201d ujar Iskandar.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Iskandar juga menjelaskan beberapa hal penting terkait Al-Qur\u2019an. Sebagaimana diketahui, ayat pertama yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad adalah ayat yang mengandung perintah langsung untuk membaca yaitu iqra\u2019.<\/p>\n<p>\u201cIqra\u2019 dalam makna umum tidak selalu harus diartikan membaca teks tertulis dengan aksara tertentu. Melainkan juga memiliki makna meneliti, melihat tanda alam dan menelaah, baik teks tertulis maupun tidak tertulis. Hal ini menunjukkan bahwa Al-Qur\u2019an mengajak manusia untuk berpikir cerdas dengan selalu membaca,\u201d kata Iskandar.<\/p>\n<p>Selanjutnya, sambung Iskandar, dalam Al-Qur\u2019an juga terkandung banyak nilai dan gagasan universal yang sangat sesuai dengan setiap zaman dan masa dalam rangka meningkatkan kualitas hidup manusia.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu yang diajarkan oleh Al-Qur\u2019an adalah agar manusia memiliki kemampuan membaca dan menulis untuk kemajuan sebuah peradaban yang sejalan dengan jati diri manusia. Ini tercermin bahwa ayat yang pertama yang diturunkan Allah kepada Rasullullah adalah perintah membaca dan perintah membaca tentunya harus dipahami juga dengan seruan untuk menulis,\u201d kata Iskandar berpesan.<\/p>\n<p>Iskandar menambahkan, perintah membaca Al-Qur\u2019an harus menjadi motivasi kita untuk terus belajar, menuntut ilmu pengetahuan, dalam rangka memudahkan hidup di dunia dan tentunya sebagai jalan mengumpulkan bekal untuk kebahagiaan hidup yang abadi di akhirat kelak.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Iskandar juga mengungkapkan, saat ini Pemerintah Aceh terus berupaya memprioritaskan program ke arah gerakan literasi dan pendidikan berkarakter Islami.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap agar program ini dapat dijalankan dengan baik dan menjadi program berkelanjutan, sehingga akan lahir generasi Aceh yang mempunyai akhlak mulia, bermartabat dan berdaya saing tinggi,\u201d imbuh Iskandar.<\/p>\n<p>Iskandar menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus memaksimalkan kegiatan untuk kemajuan pendidikan Aceh seperti program beasiswa, penyediaan buku bacaan dan mensinergikan program Aceh tersebut agar tetap relevan antara pendidikan berkarakter Islami dengan gerakan literasi yang digalakkan oleh pemerintah pusat.<\/p>\n<p>Oleh karenanya, Iskandar mengajak jama\u2019ah Shalat Tarawih untuk terus menumbuhkan minat baca sebagai sesuatu yang paling berharga bagi manusia, agar nilai dan gagasan universal yang diajarkan Al-Qur\u2019an benar-benar menjadi petunjuk dalam rangka meningkatkan kualitas hidup manusia.<\/p>\n<p>\u201cAl-Qur\u2019an harus menjadi semangat bagi kita semua untuk mendorong percepatan pembangunan di segala bidang, karena Al-Qur\u2019an tidak hanya berisi sejarah atau aturan hukum dan moral saja, melainkan juga terdapat kajian ilmiah, isyarat alam dan ilmu pengetahuan modern, sehingga Al-Qur\u2019an harus difungsikan sebagai pedoman dalam menata kehidupan kita yang lebih baik,\u201d kata Iskandar.<\/p>\n<p>Hal senada juga disampaikan oleh Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau akrab disapa Tu Sop, Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, yang bertindak sebagai penceramah peringatan malam Nuzulul Qur\u2019an, Jum&#8217;at malam (7\/4)<\/p>\n<p>Tu Sop menjelaskan, bahwa Al-Qur\u2019an adalah Petunjuk bagi umat manusia. Oleh karena itu, Tu Sop mengajak para jamaah untuk membaca, mempelajari dan menjadikan Al-Qur\u2019an.<\/p>\n<p>\u201cMari kita jadikan Al-Qur\u2019an sebagai pedoman hidup dalam mengarungi kehidupan dunia demi kebaikan hidup di akhirat kelak. Ingat, duniamu jangan sampai jadi malapetaka bagi akhiratmu. Karena itu, mari jadikan Al Qur\u2019an sebagai pedoman hidup kita,\u201d ujar Tu Sop berpesan.<\/p>\n<p>\u201cAgar aktivitas kehidupan dunia kita menjadi ibadah, maka dibutuhkan seperangkat pengetahuan. Segala pengetahuan dan aturan itu ada di dalam Al-Qur\u2019an. Dunia harus menjadi investasi bagi kehidupan akhirat kita,\u201d imbuh Tu Sop. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/56762?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Al-Qur\u2019an diturunkan oleh Allah sebagai petunjuk dan jalan hidayah bagi umat manusia. Sebagai petunjuk hidup, Al-Qur\u2019an sangat relevan bagi kehidupan manusia di setiap masa dan tempat. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar AP, saat membacakan sambutan Pj Gubernur Aceh, pada Malam Peringatan Nuzulul Qur\u2019an 1444 Hijriah, di Masjid [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56763,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[1646,429,326,3098,3099,3101,3097,1456,3100,274],"class_list":["post-56762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-al-quran","tag-dalam","tag-dunia","tag-jadikan","tag-kehidupan","tag-mengarungi","tag-pedoman","tag-sebagai","tag-sop","tag-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/04\/IMG-20230408-WA0004.jpg?fit=1080%2C607&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/56762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=56762"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/56762\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/56763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=56762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=56762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=56762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}