{"id":56941,"date":"2023-04-14T10:31:18","date_gmt":"2023-04-14T03:31:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=56941"},"modified":"2023-04-14T10:31:18","modified_gmt":"2023-04-14T03:31:18","slug":"keutamaan-itikaf-10-hari-terakhir-ramadhan-didoakan-malaikat-agar-mendapat-ampunan-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/04\/14\/keutamaan-itikaf-10-hari-terakhir-ramadhan-didoakan-malaikat-agar-mendapat-ampunan-allah\/","title":{"rendered":"Keutamaan I&#8217;tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan, Didoakan Malaikat Agar Mendapat Ampunan Allah"},"content":{"rendered":"<p><strong>DALAM<\/strong> sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, kaum muslimin dianjurkan (disunnahkan) untuk melakukan i\u2019tikaf.<\/p>\n<p>Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan teladan bagi umatnya untuk menjalankan amalan i\u2019tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan. Karena itu, umat Islam di bulan suci ini banyak melakukan i\u2019tikaf di masjid-masjid untuk meraih berbagai keutamaannya.<\/p>\n<p>Sebagaimana Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu \u2018Alaihi Wasallam biasa beri\u2019tikaf pada setiap Ramadhan selama 10 hari dan pada akhir hayat, beliau melakukan i\u2019tikaf selama 20hari. (HR. Bukhari).<\/p>\n<p>Lalu apa yang dimaksud dengan i\u2019tikaf? Dalam kitab lisanul arab, i\u2019tikaf bermakna merutinkan (menjaga) sesuatu. Sehingga orang yang mengharuskan dirinya untuk berdiam di masjid dan mengerjakan ibadah di dalamya disebut mu\u2019takifun atau \u2018akifun.<\/p>\n<p>Dan paling utama adalah beri\u2019tikaf pada hari terakhir di bulan Ramadhan. Aisyah Radhiyallahu \u2018anha mengatakan bahwa Nabi shallallahu \u2018alaihi wasallam biasa beri\u2019tikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah \u2018azza wa jalla mewafatkan beliau (HR. Bukhari &amp; Muslim).<\/p>\n<p>Nabi shallallahu \u2018alaihi wasallam juga pernah beri\u2019tikaf di 10 hari terakhir dari bulan Syawal sebagai qadha\u2019 karena tidak beri\u2019tikaf di bulan Ramadhan (HR. Bukhari &amp;Muslim).<\/p>\n<p>I\u2019tikaf Harus di Masjid dan Boleh di Masjid Mana Saja<\/p>\n<p>I\u2019tikaf disyari\u2019atkan dilaksanakan di masjid berdasarkan firman Allah Ta\u2019ala, \u201c(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri\u2019tikaf dalam masjid\u201d(QS. Al Baqarah: 187)<\/p>\n<p>Demikian juga dikarenakan Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam begitu juga istri-istri beliau melakukannya di masjid, dan tidak pernah di rumah sama sekali.<\/p>\n<p>Menurut mayoritas ulama, i\u2019tikaf disyari\u2019atkan di semua masjid karena keumuman firman Allah di atas (yang artinya) \u201c\u2026 sedang kamu beri\u2019tikaf dalam masjid\u201d.<\/p>\n<p>Adapun hadits marfu\u2019 dari Hudzaifah yang mengatakan,\u201dTidak ada i\u2019tikaf kecuali pada tiga masjid\u201d, hadits ini masih diperselisihkan apakah statusnya marfu\u2019 (sampai pada Nabi) atau mauquf (perkataan sahabat).<\/p>\n<p>Wanita juga boleh beri\u2019tikaf<\/p>\n<p>Dibolehkan bagi wanita untuk melakukan i\u2019tikaf sebagaimana Nabi shallallahu \u2018alaihi wa sallam mengizinkan istri tercinta beliau untuk beri\u2019tikaf. (HR. Bukhari &amp; Muslim). Namun wanita boleh beri\u2019tikaf di sini harus memenuhi 2 syarat: (1) Diizinkan oleh suami dan (2) Tidak menimbulkan fitnah (masalah bagi laki-laki).<\/p>\n<p>Waktu Minimal Lamanya I\u2019tikaf<\/p>\n<p>I\u2019tikaf tidak disyaratkan dengan puasa. Karena Umar pernah berkata kepada Nabi shallallahu \u2018alaihi wa sallam,\u201dYa Rasulullah, aku dulu pernah bernazar di masa jahiliyah untuk beri\u2019tikaf semalam di Masjidil Haram?\u201d<\/p>\n<p>Lalu Nabi shallallahu \u2018alaihi wa sallam mengatakan, \u201dTunaikan nazarmu.\u201d Kemudian Umar beri\u2019tikaf semalam. (HR. Bukhari dan Muslim). Dan jika beri\u2019tikaf pada malam hari, tentu tidak puasa. Jadi puasa bukanlah syarat untuk i\u2019tikaf. Maka dari hadits ini boleh bagi seseorang beri\u2019tikaf hanya semalam.<\/p>\n<p>Melakukan i\u2019tikaf di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan lebih utama dibandingkan waktu lainnya. Karena, pada 10 hari terahir Ramadhan terdapat malam yang begitu mulia, yaitu Lailatul Qadar.<\/p>\n<p>Nabi Muhammad SAW bersabda, \u201cCarilah Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.\u201d (HR. Bukhari dan Muslim).<\/p>\n<p>Imam Nawawi mengutip sebuah hadis dari Aisyah Radiyallahu anha yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW juga selalu melakukan i&#8217;tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, sampai beliau dipanggil Allah (wafat). Setelah Rasulullah wafat, istri-istrinya meneruskan kebiasaan i\u2019tikaf.<\/p>\n<p>Berdasarkan keterangan dalam kitab Al-adzkar An-Nawawi karya Syekh Muhyiddin Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, setidaknya ada empat keutamaan yang didapatkan umat Islam jika beri\u2019tikaf di 10 hari terakhir Ramadhan.<\/p>\n<p>Pertama, yaitu i\u2019tikaf dapat menjadi sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara shalat sunnah dan berzikir di masjid.<\/p>\n<p>Kedua, i\u2019tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan juga dapat didoakan malaikat agar mendapat ampunan dari Allah.<\/p>\n<p>Ketiga, i\u2019tikaf juga dapat menjauhkan dari api neraka.<\/p>\n<p>Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani dan Baihaqi, Ibnu Abbas Radiyallaahu anhu (RA) berkata:<\/p>\n<p>&#8220;Barangsiapa beritikaf satu hari karena mengharap keridhaan Allah, Allah akan menjadikan jarak antara dirinya dan api neraka sejauh tiga parit, setiap parit sejauh jarak timur dan barat\u201d. (HR. Thabrani dan Baihaqi)<\/p>\n<p>Keempat, umat Islam yang melakukan i\u2019tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan dapat diampuni segala dosanya, dibangunkan istana di surga, dan mendapatkan malam Lailatul Qadar. (IA\/dbs)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/56941?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DALAM sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, kaum muslimin dianjurkan (disunnahkan) untuk melakukan i\u2019tikaf. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan teladan bagi umatnya untuk menjalankan amalan i\u2019tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan. Karena itu, umat Islam di bulan suci ini banyak melakukan i\u2019tikaf di masjid-masjid untuk meraih berbagai keutamaannya. Sebagaimana Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu \u2018Alaihi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56942,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[1840,541,2839,3216,539,3217,2802,3218,3219,938,542,2539],"class_list":["post-56941","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah","tag-agar","tag-allah","tag-ampunan","tag-didoakan","tag-hari","tag-itikaf","tag-keutamaan","tag-malaikat","tag-mendapat","tag-ramadhan","tag-syariah","tag-terakhir"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/04\/IMG-20230414-WA0007.jpg?fit=788%2C577&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/56941","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=56941"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/56941\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/56942"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=56941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=56941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=56941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}