{"id":58432,"date":"2023-05-29T14:38:31","date_gmt":"2023-05-29T07:38:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=58432"},"modified":"2023-05-29T14:38:31","modified_gmt":"2023-05-29T07:38:31","slug":"tertunda-dua-kali-jamaah-haji-aceh-berusia-100-tahun-akhirnya-berangkat-ke-tanah-suci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/05\/29\/tertunda-dua-kali-jamaah-haji-aceh-berusia-100-tahun-akhirnya-berangkat-ke-tanah-suci\/","title":{"rendered":"Tertunda Dua Kali, Jamaah Haji Aceh Berusia 100 Tahun Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8212; Muhammad Taher Abdussalam, jamaah haji Aceh tertua asal Kabupaten Gayo Lues terbang menuju Tanah Suci, Arab Saudi, Senin (28\/5\/2023) melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.<\/p>\n<p>Muhammad Taher tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-06 bersama jamaah lain dari Gayo Lues, Bireuen dan kota Lhokseumawe.<\/p>\n<p>Pria kelahiran Tampeng, Gayo Lues ini berangkat sendiri tanpa didampingi keluarganya.<\/p>\n<p>Muhammad Taher sangat yakin dengan kondisi kesehatannya untuk menjalankan ibadah haji tahun ini walau tanpa pendamping.<\/p>\n<p>&#8220;Insya Allah saya sanggup untuk menjalankan ibadah haji tahun ini,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Berdasarkan data dari Siskohat (Sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu), pria yang dikaruniai enam orang anak ini mendaftar haji pada 14 Oktober 2014.<\/p>\n<p>Muhammad Taher sudah dua kali gagal berangkat ke Tanah Suci. Pertama saat pandemi covid-19 melanda dunia dan tahun lalu saat pemerintah Arab Saudi masih membatasi umur jamaah maksimal 65 tahun.<\/p>\n<p>Musim haji kali ini menjadi tahun yang luar biasa menyenangkan bagi Muhammad Taher.<\/p>\n<p>Pria berusia 100 tahun ini akhirnya bisa menuju Tanah Suci guna menjalankan ibadah haji untuk pertama kalinya.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, saya bahagia sekali bisa melaksanakan ibadah haji kali ini, semoga semuanya berjalan lancar,&#8221; harap Muhammad Taher.<\/p>\n<p>Bahkan untuk tercapainya keinginan menjalankan ibadah haji, Muhammad Taher rela menjual tanahnya untuk melunasi Bipih (Biaya perjalanan ibadah haji).<\/p>\n<p>Bagi Muhammad Taher, ini bukan kali pertamanya ke Arab Saudi. Dia mengaku sudah dua kali melaksanakan ibadah umrah.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah saya juga sudah pernah umrah dua kali, hadiah dari anak-anak saya,&#8221; ucap Muhammad Taher haru.<\/p>\n<p>Tidak ada rasa ragu sedikitpun bagi Muhammad Taher berangkat ke Arab Saudi. Pengalamannya umrah dan pernah merantau di Yogyakarta, Bandung dan Jakarta bisa menjadi pengalaman dalam hidupnya.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk apa takut pergi sendiri, saya sudah pernah umrah dan merantau di Pulau Jawa seperti Yogyakarta, Bandung dan Jakarta. Bahkan sebelum Indonesia merdeka saya sudah di sana,&#8221; cerita Muhammad Taher bangga.<\/p>\n<p>Profesi Muhammad Taher hanyalah petani kopi seperti kebanyakan masyarakat lainnya di Gayo Lues. Dia juga pernah membudidayakan coklat dan kemiri.<\/p>\n<p>Dia juga mengaku tidak pernah mencicipi pendidikan selama hidupnnya. Satu-satunya program yang pernah dia ikuti adalah PBH (Pemberantasan Buta Huruf) yang dicanangkan oleh Presiden Soekarno saat itu.<\/p>\n<p>Saat ini, keinginan Muhammad Taher hanyalah bisa menjalankan ibadah haji. Seluruh hartanya sudah diwariskan untuk anak-anaknya.<\/p>\n<p>&#8220;Semua harta saya sudah saya bagikan kepada anak-anak saya. Saya sudah tua, saat ini saya hanya mau fokus untuk beribadah,&#8221; tutup Muhammad Taher.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari yang sempat menjumpai Muhammad Taher berpesan agar saat berada di Tanah Suci ia tetap menjaga kesehatan.<\/p>\n<p>&#8220;Bapak jaga kesehatan ya, sering-sering minum air putih dan fokus pada ibadah-ibadah yang wajib saja dulu. Jangan terlalu lelah karena harus fokus saat puncak haji nanti,&#8221; katanya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/58432?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Muhammad Taher Abdussalam, jamaah haji Aceh tertua asal Kabupaten Gayo Lues terbang menuju Tanah Suci, Arab Saudi, Senin (28\/5\/2023) melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. Muhammad Taher tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-06 bersama jamaah lain dari Gayo Lues, Bireuen dan kota Lhokseumawe. Pria kelahiran Tampeng, Gayo Lues [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58433,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[1939,252,4496,4107,2440,493,461,1794,595,3156,721,1001,4497,274],"class_list":["post-58432","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-1939","tag-aceh","tag-akhirnya","tag-berangkat","tag-berusia","tag-dua","tag-haji","tag-jamaah","tag-kali","tag-suci","tag-tahun","tag-tanah","tag-tertunda","tag-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/05\/IMG-20230529-WA0015.jpg?fit=593%2C590&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/58432","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=58432"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/58432\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/58433"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=58432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=58432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=58432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}