{"id":5893,"date":"2020-07-14T07:17:31","date_gmt":"2020-07-14T00:17:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=5893"},"modified":"2020-07-14T07:17:35","modified_gmt":"2020-07-14T00:17:35","slug":"eks-lahan-lp-keudah-akan-dijadikan-pusat-kuliner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/07\/14\/eks-lahan-lp-keudah-akan-dijadikan-pusat-kuliner\/","title":{"rendered":"Eks Lahan LP Keudah Akan Dijadikan Pusat Kuliner"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-small-font-size wp-block-paragraph\">Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman terima audiensi Kakanwil Kemenkumham Aceh, Zulkifli<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Banda Aceh <\/strong>\u2013 Kakanwil Kemenkumham Aceh, Zulkifli mengutarakan rencana pihaknya untuk membuka pusat kuliner di atas lahan eks LP Keudah seluas 5.000 meter persegi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTanah di Keudah itu akan kami manfaatkan. Rencananya untuk pusat kuliner dengan menggandeng pihak ketiga,\u201d ujar Zulkifli saat beraudiensi dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, di pendopo wali kota, Senin (13\/7).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zulkifli datang bersama sejumlah kepala divisi kanwil kemenkumham, sementara Aminullah turut didampingi Kabag Hukum Setdako Banda Aceh, Azmi. Mereka membahas soal pemanfataan eks lahan LP Keudah yang sejatinya milik Kemenkumham.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepada wali kota, Zulkifli yang baru empat bulan menjabat kakanwil, menyatakan terkait kesepakatan sebelumnya, yakni tukar guling lahan dimaksud, pihaknya fleksibel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cArtinya siapa yang duluan menggarap silakan. Kami juga welcome jika pemko perlu lahan itu untuk pengembangan kota,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau pun nantinya sepakat tukar guling dan kami duluan masuk, maka kami hanya akan berkerja sama dalam jangka pendek semisal satu tahun dengan pihak ketiga,\u201d terangnya lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menanggapi Zulkifli, wali kota mengatakan investor asal negeri jiran Malaysia nyaris mengerjakan mega proyek pusat perdagangan dan jasa di eks lahan Terminal Keudah plus tanah bekas LP Keudah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTotal luasnya sekira dua hektar, namun sekarang tertunda akibat pandemi Covid-19,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun sekarang, katanya, yang terpenting lahan tersebut harus produktif karena berada di tengah kota dan lokasi strategis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAsal bermanfaat bagi masyarakat, menyerap tenaga kerja, dan daripada mubazir, kami terbuka jika Pak Kakanwil menggarap tanah itu\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJika pun nanti duluan ada investor yang tertarik, kami pun siap membeli tanah lain bagi Kanwil Kemenkumham Aceh untuk menggantikannya atau istilahnya tukar guling,\u201d ujar Aminullah. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/5893?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman terima audiensi Kakanwil Kemenkumham Aceh, Zulkifli Banda Aceh \u2013 Kakanwil Kemenkumham Aceh, Zulkifli mengutarakan rencana pihaknya untuk membuka pusat kuliner di atas lahan eks LP Keudah seluas 5.000 meter persegi tersebut. \u201cTanah di Keudah itu akan kami manfaatkan. Rencananya untuk pusat kuliner dengan menggandeng pihak ketiga,\u201d ujar Zulkifli saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5894,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-5893","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/07\/14-4.jpg?fit=448%2C299&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/5893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=5893"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/5893\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/5894"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=5893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=5893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=5893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}