{"id":59446,"date":"2023-06-23T12:18:08","date_gmt":"2023-06-23T05:18:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=59446"},"modified":"2023-06-23T12:18:08","modified_gmt":"2023-06-23T05:18:08","slug":"mpu-kembali-keluarkan-taushiyah-mohon-kepada-presiden-tunjuk-pj-gubernur-putra-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/06\/23\/mpu-kembali-keluarkan-taushiyah-mohon-kepada-presiden-tunjuk-pj-gubernur-putra-aceh\/","title":{"rendered":"MPU Kembali Keluarkan Taushiyah,  Mohon Kepada Presiden Tunjuk Pj Gubernur Putra Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8212; Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh pada tahun 2023 kembali mengeluarkan Taushiyah terkait penunjukan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh dan Bupati\/Wali Kota se-Aceh yang akan berakhir jabatannya tahun ini.<\/p>\n<p>Dalam Taushiyah itu, MPU Aceh menyebutkan tujuh kriteria Pj Gubernur dan Bupati\/Wali Kota di antara memohon kepada Presiden akan menunjuk putra terbaik Aceh, yang memiliki integritas yang tinggi.<\/p>\n<p>Permohonan ini disampaikan melalui Taushiyah MPU Aceh Nomor 10 tahun 2023 tentang Calon Penjabat Gubernur Aceh dan Bupati\/Wali Kota se-Aceh tertanggal 13 Juni 2023.<\/p>\n<p>Taushiyah tersebut ikut ditandatangani oleh Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali bersama tiga Wakil Ketua yakni Dr Tgk H Muhibbuththabary MAg, Tgk H Hasbi Albayuni dan Dr Tgk H Muhammad Hatta Lc MEd.<\/p>\n<p>MPU mengeluarkan Taushiyah itu dengan pertimbangan bahwa masyarakat Aceh sejak dulu dikenal dengan ketaatan dalam hal menjalankan ajaran agama, adat dan budaya Islami dalam segala aspek kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>&#8220;Bahwa saat ini di Aceh dirasakan perlu adanya pemimpin yang memiliki kualitas dan integritas sesuai dengan nilai-nilai agama, adat, dan budaya Islami,&#8221; demikian bunyi Taushiyah tersebut yang diperoleh Kamis (22\/6).<\/p>\n<p>Atas pertimbangan dimaksud, MPU Aceh memohon kepada DPRA dan DPRK se-Aceh agar mengusulkan Penjabat gubernur, bupati dan wali kota yang memenuhi tujuh kriteria, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>Setia kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945<\/li>\n<li>Beragama Islam dan bertakwa kepada Allah SWT<\/li>\n<li>Calon pemimpin Aceh tidak terlibat korupsi<\/li>\n<li>Memahami dan menghargai kearifan lokal Aceh<\/li>\n<li>Putra terbaik Aceh<\/li>\n<li>Memiliki integritas yang tinggi<\/li>\n<li>Mengayomi seluruh komponen masyarakat Aceh.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kriteria-kriteria ini lahir dengan memperhatikan pendapat dan saran yang berkembang dalam rapat pimpinan MPU Aceh pada 13 Juni 2023.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada tahun 2022 lalu, MPU Aceh juga pernah mengeluarkan Taushiyah yang sama Nomor 3 tahun 2022 tertanggal 19 April 2022.<\/p>\n<p>Dalam Taushiyah itu, MPU juga memohon kepada Presiden RI agar membempatkan Pj gubernur, bupati, dan wali kota yang memenuhi tujuh kriteria sebagaimana disampaikan oleh.<\/p>\n<p>Namun, Presiden melalui Mendagri justru menunjuk Achmad Marzuki yang bukan putra Aceh sebagai Pj Gubernur Aceh periode 2023-2024. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/59446?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh pada tahun 2023 kembali mengeluarkan Taushiyah terkait penunjukan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh dan Bupati\/Wali Kota se-Aceh yang akan berakhir jabatannya tahun ini. Dalam Taushiyah itu, MPU Aceh menyebutkan tujuh kriteria Pj Gubernur dan Bupati\/Wali Kota di antara memohon kepada Presiden akan menunjuk putra terbaik Aceh, yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59447,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[252,1090,1043,972,1548,3346,628,272,1645,5288,2410],"class_list":["post-59446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh","tag-gubernur","tag-keluarkan","tag-kembali","tag-kepada","tag-mohon","tag-mpu","tag-presiden","tag-putra","tag-taushiyah","tag-tunjuk"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-23-at-08.42.25.jpeg?fit=1080%2C554&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/59446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=59446"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/59446\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/59447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=59446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=59446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=59446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}