{"id":60534,"date":"2023-07-17T22:25:49","date_gmt":"2023-07-17T15:25:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=60534"},"modified":"2023-07-17T22:25:49","modified_gmt":"2023-07-17T15:25:49","slug":"pengunjung-aceh-culinary-festival-keluhkan-harus-bayar-tiket-masuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/07\/17\/pengunjung-aceh-culinary-festival-keluhkan-harus-bayar-tiket-masuk\/","title":{"rendered":"Pengunjung Aceh Culinary Festival Keluhkan Harus Bayar Tiket Masuk"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Masyarakat mengeluhkan adanya tiket masuk sebesar Rp 15.000 yang harus dibayar oleh setiap pengunjung pada event oariwisata Aceh Culinary Festival (ACF) yang berlangsung 14-17 Juli 2023 di Taman Sulthanah Safiatuddin Lampriet, Banda Aceh.<\/p>\n<p>Setiap pengunjung yang mau masuk ke area tengah atau depan panggung utama terlebih dahulu harus membeli tiket agar bisa diizinkan masuk.<\/p>\n<p>Di area tengah tersebut tersedia kursi dan meja untuk pengunjung yang ingin menikmati kuliner yang dijual oleh pihak panitia dan para pedagang UMKM.<\/p>\n<p>Lokasi panggung utama ini dibatasi dengan pagar besi, sehingga masyarakat tidak bisa bebas masuk sebelum beli tiket Rp 15 ribu per orang dan masuk lewat pintu yang telah disediakan.<\/p>\n<p>Masyarakat yang mempunyai uang pas-pasan tentu mengalami kesulitan untuk masuk, padahal untuk pelaksanaan kegiatan ACF tersebut telah dibiayai dengan anggaran APBA.<\/p>\n<p>Belum lagi mereka harus membayar biaya parkir kendaraan berkisar Rp 3.000 hingga Rp 5.000 di sekitar lokasi tersebut.<\/p>\n<p>Menanggapi keluhan masyarakat terkait pemberlakuan ticketing dan mahalnya harga tiket masuk Aceh Culinary Festival (ACF) ke-9 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal menyampaikan, pemberlakukan sistem ticketing kali ini agar kapasitas pengunjung di area pameran dapat dikontrol.<\/p>\n<p>Almuniza juga menjelaskan, tujuan lain pemberlakuan ticketing ini untuk memberi kenyaman kepada para pengunjung ACF ke-9.<\/p>\n<p>\u201cPada tahun-tahun sebelumnya, area ACF penuh sesak dan membuat pengunjung yang ingin berbelanja kehilangan animo, karena sudah duluan kelelahan,\u201d kata Almuniza Kamal, Senin, 17 Juli 2023.<\/p>\n<p>Selanjutnya Kadisbudpar Aceh mengatakan di tahun sebelumnya, banyak pengunjung hanya melihat-lihat area pameran, tidak membeli apa-apa.<\/p>\n<p>Ada juga setelah berkeliling dan berdesak-desakan, akhirnya keluar dan membeli jajanan kaki lima yang dijumpai saat keluar dari area pameran.<\/p>\n<p>Menurutnya, diberlakukannya ticketing di ACF ke-9 ini, diharapkan dapat memaksimalkan peluang terjualnya produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) peserta pameran yang telah bersusah payah meluangkan waktunya untuk berpartisipasi dalam acara ACF ke-9.<\/p>\n<p>\u201cACF bertujuan memberdayakan UMKM kuliner, tentu panitia memberikan prioritas pada mekanisme yang dapat meningkatkan potensi penjualan UMKM kuliner lebih maksimal,\u201d ungkap Almuniza.<\/p>\n<p>Terkait dengan harga tiket ACF, Almuniza menyebutkan untuk usia dewasa Rp 15.000\/orang dan gratis untuk anak-anak. Tiket tersebut dapat ditukar dengan produk makanan dan minuman senilai yang sama.<\/p>\n<p>\u201cSetiap tiket ditebus seharga Rpb15.000 kepada tenant yang menebusnya, tidak ada potongan apapun untuk panitia. Tiket berlaku untuk 1 kali transaksi penukaran dengan makanan dan minuman, dan dapat digunakan kembali untuk masuk ke area pameran dari pintu manapun di hari yang sama,\u201d jelas Almuniza.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan bagi pengunjung yang tidak berkenan membeli tiket ACF ke-9 dapat mengunjungi anjungan kabupaten\/kota yang juga menggelar pameran UMKM dan membawa produk unggulan, seperti Bireueun dengan Sate Apaleh, Aceh Utara Martabak Durian, Gayo Lues dengan Leumang Kalapinang.<\/p>\n<p>\u201cIni juga suatu upaya untuk semakin meningkatkan kunjungan ke anjungan kabupaten\/kota yang sudah datang dari jauh untuk berpartisipasi di ACF,\u201d sebut Almuniza.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, Aceh Culinary Festival adalah sebuah event yang sudah berlangsung selama 9 tahun, dan dari tahun ke tahun terus berusaha meningkatkan daya tarik dan skala pelaksanaannya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/60534?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Masyarakat mengeluhkan adanya tiket masuk sebesar Rp 15.000 yang harus dibayar oleh setiap pengunjung pada event oariwisata Aceh Culinary Festival (ACF) yang berlangsung 14-17 Juli 2023 di Taman Sulthanah Safiatuddin Lampriet, Banda Aceh. Setiap pengunjung yang mau masuk ke area tengah atau depan panggung utama terlebih dahulu harus membeli tiket agar bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60535,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[252,5867,1957,5784,1416,765,3634,315,2890,5868],"class_list":["post-60534","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh","tag-aceh-culinary-festival","tag-bayar","tag-culinary","tag-festival","tag-harus","tag-keluhkan","tag-masuk","tag-pengunjung","tag-tiket"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/07\/IMG-20230717-WA0031.jpg?fit=1599%2C899&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/60534","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=60534"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/60534\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/60535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=60534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=60534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=60534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}