{"id":60537,"date":"2023-07-17T22:40:16","date_gmt":"2023-07-17T15:40:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=60537"},"modified":"2023-07-17T22:40:16","modified_gmt":"2023-07-17T15:40:16","slug":"didukung-pembiayaan-bank-aceh-omzet-pelaku-usaha-umkm-di-sabang-meningkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/07\/17\/didukung-pembiayaan-bank-aceh-omzet-pelaku-usaha-umkm-di-sabang-meningkat\/","title":{"rendered":"Didukung Pembiayaan Bank Aceh, Omzet Pelaku Usaha UMKM di Sabang Meningkat"},"content":{"rendered":"<p><strong>SABANG<\/strong> &#8212; Pelaku usaha UMKM di Sabang mengapresiasi dukungan Bank Aceh Syariah yang diberikan kepada mereka. Pembiayaan UMKM yang diperoleh melalui berbagai skem syariah berhasil menaikkan omzet yang mereka peroleh.<\/p>\n<p>Selain itu, jangkauan pasar terhadap produk yang dihasilkan lebih luas. Pun terhadap kualitas yang dihasilkan.<\/p>\n<p>Hal tersebut terungkap saat kunjungan Direktur Utama Bank Aceh Syariah Muhammad Syah bersama Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Pemimpin Cabang Sabang saat melakukan kunjungan secara langsung kepada sejumlah pelaku UMKM Binaan yang ada di Sabang, Senin (17\/7\/2023).<\/p>\n<p>Afrizal Bakri, Pemilik kue Sabang Excelent Bread and Cake yang berada di Jalan Prof A Madjid Ibrahim, Kecamatan Suka Karya mengungkapkan, usaha yang dijalaninya saat ini mengalami peningkatan omset setelah memperoleh pembiayaan UMKM dari Bank Aceh.<\/p>\n<p>Pun begitu, jenis penganan kue yang diproduksinya kini lebih variatif.<br \/>\n\u201cSetelah memperoleh pembiayaan, omset yang kami peroleh rata-rata sekitar Rp 3,5 juta perhari. Mengalami pertumbuhan hampir 100 persen dari yang sebelumnya Rp 2 juta\/hari,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hal serupa disampaikan Siti Nurhayati, Pengusaha Dodol Eksis yang berada di Cot Bak U, Kecamatan Suka Jaya.<\/p>\n<p>Dikatakan, saat ini ia berhasil memproduksi dodol khas Sabang sebanyak 6.000 kotak per bulan dari sebelumnya 3.000 kotak per bulan.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah. Selain meningkatkan omset, usaha ini juga bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 10 orang yang sebagian besar berasal dari masyarakat di sekitar tempat usaha Saya,\u201d katanyq seraya menabahkan bahwa saat ini usaha dodol miliknya telah berhasil mengembangkan delapan varian rasa yaitu, Durian Coklat, Nangka, Nenas, Kurma, Sirsak, Original dan ketan hitam<\/p>\n<p>Hal senada diungkapkan M Nur AB, pemilik kebun salak yang berada di kawasan Balohan. Dengan penambahan modal yang diperoleh dari Bank Aceh, kini ia berhasil mengelola lahan seluas 1 hektar.<\/p>\n<p>\u201cKami menggunakannya untuk penambahan lahan dan pemeliharaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Direktur Utama Bank Aceh Muhammad Syah mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka melihat secara langsung kondisi pelaku usaha UMKM binaan Bank Aceh.<\/p>\n<p>\u201cMelalui kunjungan ini kami sekaligus ingin mendengar respon dari mereka. Sekaligus menjadi referensi bagi kami dalam hal percepatan realiasi pembiayaan UMKM,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hal ini menurutnya, sekaligus merespon keinginan masyarakat Aceh dan Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, yang ingin membangun UMKM yang kokoh bagi kesinambungan ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cAkselerasi pembiayaan yang berkualitas akan terus kami lakukan sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Adapun kunjungan yang dilaksanakan rombongan Direktur Utama Bank Aceh Syariah tersebut tersebut dilakukan setelah pelaksanaan Rapat Kerja Bank Aceh yang berlangsung di Hotel Mata Ie Resort Sabang, Senin (17\/7\/2023).<\/p>\n<p>Sebelumnya, dalam sambutan Rapat Kerja yang turut dihadiri Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengatakan, Indonesia mempunyai potensi basis ekonomi nasional yang kuat karena jumlah UMKM yang sangat banyak.<\/p>\n<p>Begitupun kemampuan UMKM dalammenyerap tenaga kerja.<\/p>\n<p>Ketahanan UMKM dalam menghadapi gejolak ekonomi juga membuat sektor ini tangguh untuk terus tumbuh di tengah perubahan yang terjadi.<\/p>\n<p>\u201cPersaingan antar bank semakin ketat dengan kehadiran teknologi keuangan (fintech) yang lebih praktis. Pengembangan teknologi informasi di sektor perbankan terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hal ini menurutnya, dikarenakan pinjaman online atau Pinjol saat ini terus menjamur dan menjerat rakyat dan pengusaha kecil yang harus dihadapi dengan cepat dan cermat.<\/p>\n<p>\u201cBank Aceh harus terus beradaptasi dan mencari peluang baru karena perkembangan teknologi tidak akan bisa dibendung. Bank Aceh harus membuka diri terhadap segala perubahan yang terjadi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Rapat Kerja Bank Aceh turut dihadiri oleh Sekda Kota Sabang Andri Nourman, Plt Komisaris Utama Abdussamad, Komisaris Independen Mirza Tabrani, Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof Syahrizal Abbas, Anggota Dewan Pengawas Syariah, Prof Dr Alyasa\u2019 Abubakar dan Dr Muhammad Yasir Yusuf, dan Plt Direktur Kepatuhan, Muhammad Razi. Turut hadir seluruh Pemimpin Divisi dan Pemimpin Cabang. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/60537?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SABANG &#8212; Pelaku usaha UMKM di Sabang mengapresiasi dukungan Bank Aceh Syariah yang diberikan kepada mereka. Pembiayaan UMKM yang diperoleh melalui berbagai skem syariah berhasil menaikkan omzet yang mereka peroleh. Selain itu, jangkauan pasar terhadap produk yang dihasilkan lebih luas. Pun terhadap kualitas yang dihasilkan. Hal tersebut terungkap saat kunjungan Direktur Utama Bank Aceh Syariah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60538,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[252,591,1202,322,380,2665,1527,589,5869,655,1942,2126],"class_list":["post-60537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-aceh","tag-bank","tag-didukung","tag-ekonomi","tag-meningkat","tag-omzet","tag-pelaku","tag-pembiayaan","tag-pembiayaan-bank-aceh","tag-sabang","tag-umkm","tag-usaha"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/07\/IMG-20230717-WA0034.jpg?fit=1600%2C1066&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/60537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=60537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/60537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/60538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=60537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=60537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=60537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}