{"id":62802,"date":"2023-09-03T16:34:48","date_gmt":"2023-09-03T09:34:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=62802"},"modified":"2023-09-03T16:34:48","modified_gmt":"2023-09-03T09:34:48","slug":"jurnalisme-dakwah-berbasis-masjid-semakin-penting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/09\/03\/jurnalisme-dakwah-berbasis-masjid-semakin-penting\/","title":{"rendered":"Jurnalisme Dakwah Berbasis Masjid Semakin Penting"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Di tengah gempuran media sosial, penguatan media dan jurnalisme di lingkungan masjid semakin penting dan strategis.<\/p>\n<p>Hal ini untuk mengimbangi berbagai konten negatif dan memastikan peran dakwah masjid semakin meningkat melalui pemanfaatan berbagai media yang efektif.<\/p>\n<p>Pemimpin Redaksi Tabloid Gema Baiturrahman Sayed Muhammad Husen mengemukan hal itu dalam rangka refleksi 30 tahun Gema Baiturrahman, yang diterbitkan pertama kali 3 September 1993 oleh Remaja Masjid Raya Baiturrahman (RMRB) Aceh.<\/p>\n<p>Beberapa inisiator penerbitan Gema Baiturrahman ketika itu, yaitu Drs H Ameer Hamzah MSi, Dr Basri A Bakar MSi, Drs HM Jakfar Puteh MAg, Drs H Ridwan Johan, Drs Mukhtar Husin, Drs Mahlil Idham, Nadiatul Hikmah, Murizal Hamzah, Sadri Ondang Jaya, Drs H Ayub Ahmad, M Yahya AR, serta beberapa orang lainnya.<\/p>\n<p>Menurut Sayed, sebelum Gema Baiturrahman terbit telah terlebih dahulu mengudara Radio Baiturrahman tahun 1973 dan terbitnya Koran Media Baiturrahman 1992.<\/p>\n<p>Media masjid ini telah berkontribusi dalam menyebarkan khutbah Jumat, pengajian, dan berbagai kegiatan lainnya di lingkungan Masjid Raya Baiturrahman.<\/p>\n<p>\u201cHingga sekarang ini, yang bertahan dan berusia panjang adalah Gema Baiturrahman dan Radio Baiturrahman,\u201d ujarnya, Ahad (3\/9).<\/p>\n<p>\u201cKontribusi media di lingkungan masjid semakin penting di era digital sekarang, mengingat dengan pendekatan multimedia, masjid dapat meningkatkan fungsinya dalam mengedukasi jamaah dan masyarakat, supaya tidak menghabiskan waktu luang untuk mengakses konten media sosial yang kurang bermanfaat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Karena itu, di masa akan datang Gema Baiturrahman akan melengkapi dengan edisi online dan berbagai platform media sosial, sehingga akan mampu menjangkau jumlah pembaca dan pemirsa yang lebih luas.<\/p>\n<p>Tidak tertutup kemungkinan pengelolaan media di MRB dibuat satu atap antara media cetak, media online, radio dan media sosial di bawah koordinasi humas atau tim komunikasi MRB.<\/p>\n<p>\u201cSaya juga berharap, seluruh masjid di Aceh dapat meningkatkan peran dakwah melalui berbagai media dengan cara mengaktifkan bagian kehumasan dan melatih jurnalis pada setiap masjid, sehingga setiap masjid memiliki satu jurnalis,\u201d harap Sayed, yang juga mantan host Radio Baiturrahman.<\/p>\n<p>Dia berkeyakinan, dengan optimalnya peran media masjid, akan berdampak positif terhadap pencerahan umat dan tumbuhnya kesadaran mempelajari dan mengamalkan syariat Islam.<\/p>\n<p>\u201cUntuk itu, dalam konteks ini, Dinas Syariat Islam seharusnya memfasilitasi pelatihan satu masjid satu jurnalis sebagai modal awal menggerakkan media masjid di seluruh Aceh,\u201d pungkas Ketua RMRB 1999-2003 ini. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/62802?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Di tengah gempuran media sosial, penguatan media dan jurnalisme di lingkungan masjid semakin penting dan strategis. Hal ini untuk mengimbangi berbagai konten negatif dan memastikan peran dakwah masjid semakin meningkat melalui pemanfaatan berbagai media yang efektif. Pemimpin Redaksi Tabloid Gema Baiturrahman Sayed Muhammad Husen mengemukan hal itu dalam rangka refleksi 30 tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62803,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[445,2682,7511,1301,3781,6210,274],"class_list":["post-62802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-berbasis","tag-dakwah","tag-jurnalisme","tag-masjid","tag-penting","tag-semakin","tag-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/09\/IMG-20230903-WA0044-e1693733648239.jpg?fit=500%2C281&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/62802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=62802"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/62802\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/62803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=62802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=62802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=62802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}