{"id":62977,"date":"2023-09-06T23:52:11","date_gmt":"2023-09-06T16:52:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=62977"},"modified":"2023-09-06T23:52:11","modified_gmt":"2023-09-06T16:52:11","slug":"wakil-ketua-mpr-ri-bangkitkan-memori-peran-luar-biasa-aceh-saat-terbentuknya-nkri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/09\/06\/wakil-ketua-mpr-ri-bangkitkan-memori-peran-luar-biasa-aceh-saat-terbentuknya-nkri\/","title":{"rendered":"Wakil Ketua MPR RI: Bangkitkan Memori Peran Luar Biasa Aceh Saat Terbentuknya NKRI"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8212; Nilai-nilai kebangsaan masyarakat Aceh harus dibangkitkan kembali dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan saat ini.<\/p>\n<p>Ajakan itu disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Dr Lestari Moerdijat pada Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bertema &#8216;Sejarah dan Peran Aceh dalam Pembentukan NKRI&#8217; di hadapan Civitas Akademika Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Rabu (6\/9).<\/p>\n<p>\u201cKita harus membangkitkan kembali memori bahwa Aceh memainkan peran penting yang luar biasa pada proses terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam upaya mempertahankan nilai-nilai kebangsaan kita,\u201d kata Lestari Moerdijat.<\/p>\n<p>Hadir pada acara tersebut antara lain Prof Dr Ir Marwan (Rektor USK), Sulaiman Abda (Anggota Majelis Tuha Puet Wali Nanggroe), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Aceh dan para mahasiswa USK.<\/p>\n<p>Masyarakat Aceh, menurut Lestari Moerdijat yang akrab disapa Rerie, sejak masa lalu sudah ditanamkan nilai-nilai yang saat ini terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan yang kita miliki. Keempat pilar itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.<\/p>\n<p>Sejak kecil, tambah Rerie, anak-anak Aceh sudah diajari membaca, diawali dengan membaca Al-Quran.<\/p>\n<p>Di Aceh pula, tegas Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem itu, sejak masa lalu sudah melahirkan perempuan-perempuan pemimpin, para sultana, yang melakukan perlawanan terhadap para pendatang yang mencoba menjajah negeri ini.<\/p>\n<p>Nilai-nilai kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, sudah diterapkan di Aceh sejak masa lalu, sekaligus membawa kebesaran Aceh.<\/p>\n<p>Menurut Rerie, catatan perjalanan sejarah Aceh merupakan bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia dalam proses pembentukan NKRI.<\/p>\n<p>Bahkan, ujar dia, nilai-nilai yang diterapkan pada masyarakat Aceh sejak masa lalu juga terkandung pada Empat Konsensus Kebangsaan.<\/p>\n<p>Rerie menilai dengan berbagai perubahan yang terjadi saat ini, sudah seharusnya setiap warga negara memiliki pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan yang kuat, dalam menghadapi sejumlah tantangan itu.<\/p>\n<p>Bagi masyarakat Aceh, kata Rerie, dengan membangkitkan nilai-nilai luhur yang dimiliki, seharusnya lebih siap menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini.<\/p>\n<p>Pada kesempatan kunjungan ke Universitas Syiah Kuala, Rerie ikut juga meninjau Pusat Riset Atsiri (Atsiri Research Centre\/ARC), lembaga yang menjadi bagian dari Universitas Syiah Kuala.<\/p>\n<p>Menurut Direktur Riset ARC, Syaifullah Muhammad, Pusat Riset Atsiri melakukan penelitian sekaligus pengembangan minyak nilam, siri, gaharu, kayu manis untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan parfum dan kosmetika.<\/p>\n<p>Dalam tahapan pengembangan minyak atsiri itu, Universitas Syiah Kuala bekerja sama dengan sejumlah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Aceh, yang sebagian produknya sudah diekspor ke luar negeri.<\/p>\n<p>Menurut Rerie, upaya yang dilakukan Universitas Syiah Kuala tersebut merupakan realisasi dari nilai-nilai yang diamanatkan UUD 1945 yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/62977?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Nilai-nilai kebangsaan masyarakat Aceh harus dibangkitkan kembali dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan saat ini. Ajakan itu disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Dr Lestari Moerdijat pada Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bertema &#8216;Sejarah dan Peran Aceh dalam Pembentukan NKRI&#8217; di hadapan Civitas Akademika Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh di Gedung AAC [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62978,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[252,2204,2574,523,307,7638,7640,7639,2028,1564,570,7637,274,943],"class_list":["post-62977","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-aceh","tag-bangkitkan","tag-biasa","tag-ketua","tag-luar","tag-memori","tag-mpr","tag-nkri","tag-peran","tag-ri","tag-saat","tag-terbentuknya","tag-umum","tag-wakil"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-06-at-23.49.11-e1694019099130.jpeg?fit=500%2C297&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/62977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=62977"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/62977\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/62978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=62977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=62977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=62977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}