{"id":64505,"date":"2023-10-09T21:05:40","date_gmt":"2023-10-09T14:05:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=64505"},"modified":"2023-10-09T21:05:40","modified_gmt":"2023-10-09T14:05:40","slug":"jajaki-perdagangan-karbon-universitas-syiah-kuala-dan-malaysia-sepakati-mou","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/10\/09\/jajaki-perdagangan-karbon-universitas-syiah-kuala-dan-malaysia-sepakati-mou\/","title":{"rendered":"Jajaki Perdagangan Karbon, Universitas Syiah Kuala dan Malaysia Sepakati MoU"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8212; Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyepakati MoU carbon trading atau perdagangan karbon dengan Kintaran Tabah SDN BHD Malaysia.<\/p>\n<p>MoU ini ditandatangani oleh Rektor USK Prof Dr Ir Marwan dengan Akramsyah MU Sanusi selaku Founder Kintaran Tabah Sdn Bhd di ruang rapat mini Rektor USK, Darussalam, Banda Aceh, Senin (9\/10\/2023).<\/p>\n<p>Prof Marwan mengatakan, ada beberapa poin dalam MoU yang disepakati. Di antaranya penyerapan karbon berbasis alam, yang meliputi aspek kehutanan, hidrologi, keanekaragaman hayati dan banyak lagi.<\/p>\n<p>\u201cUSK menyambut gembira kerja sama awal mengenai carbon trading. Kita punya potensi, dan dengan kolaborasi bisa saling terberdayakan,\u201d kata rektor.<\/p>\n<p>MoU tersebut dinilai mendukung kedua belah pihak dalam mengatasi permasalahan global, yakni perubahan iklim, dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) PBB.<\/p>\n<p>Hal tersebut bisa diwujudkan melalui advokasi dan kerjasama dalam bidang penelitian, inovasi, dan kegiatan komersial.<\/p>\n<p>\u201cKe depan masing-masing tim dari kedua pihak, akan menyusun teknisnya lebih rinci. Dengan begitu, MoU ini bisa diturunkan lagi kedalam Perjanjian Kerja Sama (PKS),\u201d jelas Prof Marwan.<\/p>\n<p>Lebih jauh, Rektor menerangkan, USK punya Prodi Ilmu Kehutanan, dan Aceh merupakan salah satu provinsi dengan kondisi hutan terbaik di Indonesia selain Papua.<\/p>\n<p>Dirinya optimis, potensi karbon bisa digarap sebagaimana mestinya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Akramsyah menyampaikan terima kasih atas sambutan USK terhadap kehadiran mereka. Pihaknya siap menjajaki lebih lanjut atas MoU tersebut.<\/p>\n<p>\u201cUSK sebagai kampus terhebat di Aceh perlu berperan lebih terhadap konservasi. Apalagi Aceh punya potensi sangat besar pada bakau. Sains konservasi dan ekonomi bisa berjalan bersamaan,\u201d tutur Akramsyah.<\/p>\n<p>Ini bukan kali pertama Kintaran Tabah Sdn Bhd bekerja sama dengan kampus.<\/p>\n<p>Sebelum USK, Universiti Putra Malaysia juga menjadi mitra mereka. Sedangkan di luar kampus, pihaknya juga telah memiliki mitra seperti di Filipina, Laos, bahkan Kolombia. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64505?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyepakati MoU carbon trading atau perdagangan karbon dengan Kintaran Tabah SDN BHD Malaysia. MoU ini ditandatangani oleh Rektor USK Prof Dr Ir Marwan dengan Akramsyah MU Sanusi selaku Founder Kintaran Tabah Sdn Bhd di ruang rapat mini Rektor USK, Darussalam, Banda Aceh, Senin (9\/10\/2023). Prof Marwan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64506,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[349,4991,7579,282,1322,2357,5153,6151,279,274,278],"class_list":["post-64505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-dan","tag-jajaki","tag-karbon","tag-kuala","tag-malaysia","tag-mou","tag-perdagangan","tag-sepakati","tag-syiah","tag-umum","tag-universitas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-09-at-19.25.34.jpeg?fit=480%2C319&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=64505"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64505\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/64506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=64505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=64505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=64505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}