{"id":6451,"date":"2020-07-30T07:05:46","date_gmt":"2020-07-30T00:05:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=6451"},"modified":"2020-07-30T07:05:49","modified_gmt":"2020-07-30T00:05:49","slug":"ada-permainan-harga-di-pengecer-pertamina-siapkan-tambahan-elpiji-di-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/07\/30\/ada-permainan-harga-di-pengecer-pertamina-siapkan-tambahan-elpiji-di-aceh\/","title":{"rendered":"Ada Permainan Harga Di Pengecer, Pertamina Siapkan Tambahan Elpiji di Aceh"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Menjelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah, dilaporkan terjadi kenaikan harga elpiji di Aceh. Pertamina menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pemeriksaan ke pangkalan-pangkalan elpiji.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPada Sabtu (25\/7), kami melakukan pengecekan ke pangkalan-pangkalan di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Kami dapati stok tersedia di pangkalan sebanyak 12.530 tabung, dijual sesuai HET Rp 18.000 untuk radius 60 kilometer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun dari pengamatan kami, harga elpiji ukuran 3 kg subsidi melambung di level pengecer, di kisaran Rp 27.000 hingga Rp 35.000,\u201d ujar Unit Manager Comm, Rel &amp; CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo, Rabu (29\/7).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menyikapi permainan harga yang dilakukan pengecer, Pertamina MOR I menyiapkan penambahan elpiji fakultatif untuk wilayah Aceh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak 27 Juli hingga 5 Agustus 2020, disiapkan penambahan fakultatif sebanyak 248.640 tabung. Penyalurannya menyesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan penambahan fakultatif sebanyak 9,7 persen tersebut, maka total stok yang disiapkan berjumlah 2,8 juta tabung. Penambahan fakultatif ini untuk mengantisipasi penambahan libur Iduladha pada 30 Juli dan 3 Agustus 2020. Penambahan fakultatif sendiri dilakukan melalui pangkalan resmi Pertamina,&#8221; terang Roby.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain menjaga pasokan elpiji 3 kg subsidi aman, Pertamina juga memastikan kebutuhan elpiji non subsidi Bright Gas terpenuhi. Agen dan SPBE pun siap memenuhi permintaan Bright Gas oleh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stok elpiji yang tersedia, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 26 hari ke depan. Sementara stok BBM jenis bensin (Pertamax Series, Pertalite, dan Premium) tersedia hingga 17 hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Begitu pula dengan BBM jenis diesel (Biololar &amp; Dex Series), pasokan tersedia untuk memenuhi kebutuhan hingga 32 hari kedepan. Sedangkan stok Avtur ketersediaannya hingga 159 hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami mengimbau agar masyarakat Aceh menggunakan BBM dan elpiji dengan bijak. Bagi masyarakat mampu, gunakanlah BBM berkualitas seperti Pertamax dan Bright Gas non subsidi,\u201d tutup Roby. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/6451?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Menjelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah, dilaporkan terjadi kenaikan harga elpiji di Aceh. Pertamina menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pemeriksaan ke pangkalan-pangkalan elpiji. \u201cPada Sabtu (25\/7), kami melakukan pengecekan ke pangkalan-pangkalan di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Kami dapati stok tersedia di pangkalan sebanyak 12.530 tabung, dijual sesuai HET Rp 18.000 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6452,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-6451","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/07\/30-4.jpg?fit=493%2C1040&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/6451","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=6451"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/6451\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/6452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=6451"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=6451"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=6451"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}