{"id":64912,"date":"2023-10-16T15:15:51","date_gmt":"2023-10-16T08:15:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=64912"},"modified":"2023-10-16T15:18:53","modified_gmt":"2023-10-16T08:18:53","slug":"36-pengungsi-rohingya-mendarat-tanpa-perahu-di-matang-pasi-bireuen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/10\/16\/36-pengungsi-rohingya-mendarat-tanpa-perahu-di-matang-pasi-bireuen\/","title":{"rendered":"36 Pengungsi Rohingya Mendarat Tanpa Perahu di Matang Pasi Bireuen"},"content":{"rendered":"<p><strong>BIREUEN<\/strong> &#8212; Sebanyak 36 pengungsi Rohingya kembali mendarat di pantai kawasan Desa Matang Pasi, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Senin pagi (16\/10\/2023)<\/p>\n<p>Dari informasi yang diperoleh, para pengungsi tersebut terdiri atas 14 pria, 12 perempuan dan 10 orang anak-anak.<\/p>\n<p>Mereka turun dari kapal pukul 06.00 Wib menuju pemukiman penduduk.<\/p>\n<p>Para pengungsi Rohingya ini datang secara misterius tampa ada kapal atau perahu di lokasi pendaratan.<\/p>\n<p>Kejadian itu langsung dilaporkan oleh warga Matang Pasi kepada pihak berwajib untuk segera dimintai pertolongan. Saat ini para imigran tersebut dijaga personel TNI\/Polri.<\/p>\n<p>Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek membenarkan adanya pendaratan para imigran tersebut di Bireuen tadi pagi. Mereka disebut mendarat sendiri tanpa bantuan nelayan setempat.<\/p>\n<p>&#8220;Masyarakat nelayan tahu setelah mereka mendarat,&#8221; kata Miftach kepada wartawan.<\/p>\n<p>Miftach menyebutkan, masyarakat setempat membawa imigran ke meunasah untuk dikumpulkan. Mereka juga diberikan makanan dan minuman.<\/p>\n<p>&#8220;Masyarakat membantu mereka, mereka diperlakukan seperti tamu,&#8221; jelas Miftach.<\/p>\n<p>Masyarakat setempat lalu memberitahukan keberadaan Rohingya itu ke Muspika setempat serta pihak terkait lainnya. Pihak UNHCR dan imigrasi disebut telah meluncur ke lokasi.<\/p>\n<p>Setelah kedatangan semua mereka dalam kelompok tersebut sedang menjalani pemeriksaan kesehatan.<\/p>\n<p>Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tim kesehatan dari Kecamatan Peudada dengan bantuan dari tim Kabupaten Bireuen. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64912?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BIREUEN &#8212; Sebanyak 36 pengungsi Rohingya kembali mendarat di pantai kawasan Desa Matang Pasi, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Senin pagi (16\/10\/2023) Dari informasi yang diperoleh, para pengungsi tersebut terdiri atas 14 pria, 12 perempuan dan 10 orang anak-anak. Mereka turun dari kapal pukul 06.00 Wib menuju pemukiman penduduk. Para pengungsi Rohingya ini datang secara misterius [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64915,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[8485,531,8486,8489,2561,8488,837,690,840,8487,1518,274],"class_list":["post-64912","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-36-pengungsi-rohingya-mendarat-di-desa-matang-pasi","tag-bireuen","tag-kecamatan-peudada","tag-matang","tag-mendarat","tag-pasi","tag-pengungsi","tag-perahu","tag-rohingya","tag-senin-16-10","tag-tanpa","tag-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-16-at-15.15.15.jpeg?fit=700%2C466&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=64912"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64912\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/64915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=64912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=64912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=64912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}