{"id":64916,"date":"2023-10-16T16:54:13","date_gmt":"2023-10-16T09:54:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=64916"},"modified":"2023-10-16T16:54:13","modified_gmt":"2023-10-16T09:54:13","slug":"juru-damai-ri-gam-martti-ahtisaari-meninggal-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/10\/16\/juru-damai-ri-gam-martti-ahtisaari-meninggal-dunia\/","title":{"rendered":"Juru Damai RI-GAM Martti Ahtisaari Meninggal Dunia"},"content":{"rendered":"<p><b>HELSINKI<\/b> &#8212; Juru damai Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang juga mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari tutup usia, Senin (16\/10).<\/p>\n<p>Politikus yang menjabat kepala negara Finlandia pada 1994-2000 itu meninggal dalam usia 86 tahun.<\/p>\n<p>Kabar kematian Ahtisaari dikonfirmasi oleh Kantor Kepresidenan Finlandia dalam sebuah pernyataan, hari ini.<\/p>\n<p>Meninggalnya peraih penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2008 itu disampaikan Presiden Finlandia Sauli Niinist\u00f6.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan kesedihan mendalam kami mendapat berita meninggalnya Presiden Martti Ahtisaari,&#8221; kata Sauli Niinist\u00f6 dalam keterangan yang dilansir Associated Press, Senin (16\/10\/2023).<\/p>\n<p>&#8220;Beliau merupakan presiden pada waktu perubahan yang memandu Finlandia ke era global Uni Eropa,&#8221; sambung Sauli Niinist\u00f6.<\/p>\n<p>Pada 2021, Ahtisaari sempat dinyatakan menderita Alzheimer.<\/p>\n<p>Ahtisaari dikenal sebagai tokoh yang berhasil memediasi sejumlah konflik hingga akhirnya mencapai perdamaian.<\/p>\n<p>Dia terlibat dalam perjanjian damai terkait pernarikan pasukan Serbia dari Kosovo pada akhir 1990, tahapan kemerdekaan Namibia pada 1980-an, dan perdamaian konflik di Irlandia Utara pada 1990-an.<\/p>\n<p>Bagi warga Indonesia, peran Ahtisaari dikenal karena ikut memfasilitasi konflik antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka hingga akhirnya lahirnya perjanjian Helsinski pada 15 Agustus 2015.<\/p>\n<p>Ahtisaari dipuji di seluruh dunia karena menjadi perantara perdamaian untuk konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia. Beberapa di antaranya adalah konflik di Kosovo dan Irlandia Utara.<\/p>\n<p>Dia pun menolak klaim atau anggapan yang menyebutkan bahwa perang dan konflik itu tidak bisa dihindari. Menurut Ahtisaari, selalu ada jalan keluar untuk menyelesaikan pertikaian.<\/p>\n<p>\u201cPerdamaian adalah soal kemauan. Semua konflik bisa diselesaikan, dan tidak ada alasan untuk membiarkannya abadi,\u201d kata Ahtisaari saat menerima penghargaan Nobel pada 2008.<\/p>\n<p>Yang paling penting bagi bangsa Indonesia, Ahtisaari juga menjadi juru runding alias mediator dalam penyelesaian konflik antara RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).<\/p>\n<p>Peran tersebut diembannya sejak 2004 hingga rampungnya perundingan kedua belah pihak yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Perdamaian RI-GAM di Helsinki pada 15 Agustus 2005.<\/p>\n<p>Atas jasanya dalam membantu mewujudkan perdamaian di Aceh itu, Ahtisaari dianugerahi Bintang Republik Indonesia Utama oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2006.<\/p>\n<p>Dia meninggalkan seorang istri, Eeva, dan satu putra, Marko yang berprofesi sebagai pengusaha teknologi. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64916?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HELSINKI &#8212; Juru damai Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang juga mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari tutup usia, Senin (16\/10). Politikus yang menjabat kepala negara Finlandia pada 1994-2000 itu meninggal dalam usia 86 tahun. Kabar kematian Ahtisaari dikonfirmasi oleh Kantor Kepresidenan Finlandia dalam sebuah pernyataan, hari ini. Meninggalnya peraih penghargaan Nobel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64917,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[8490,2055,326,7830,8491,323,8492,274],"class_list":["post-64916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-ahtisaari","tag-damai","tag-dunia","tag-juru","tag-martti","tag-meninggal","tag-ri-gam","tag-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/10\/IMG-20231016-WA0056.jpg?fit=750%2C500&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=64916"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/64916\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/64917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=64916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=64916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=64916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}