{"id":67532,"date":"2023-12-01T16:39:17","date_gmt":"2023-12-01T09:39:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=67532"},"modified":"2023-12-01T16:39:17","modified_gmt":"2023-12-01T09:39:17","slug":"unhcr-bantah-tuduhan-kapolda-aceh-soal-penyelundupan-pengungsi-rohingya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/12\/01\/unhcr-bantah-tuduhan-kapolda-aceh-soal-penyelundupan-pengungsi-rohingya\/","title":{"rendered":"UNHCR Bantah Tuduhan Kapolda Aceh soal Penyelundupan Pengungsi Rohingya"},"content":{"rendered":"<p><b>JAKARTA<\/b> &#8212; Komisariat Tinggi Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) Jakarta membantah tuduhan Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko yang menduga lembaga itu membiarkan orang-orang Rohingya di Cox&#8217;s Bazar Bangladesh datang ke Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin klarifikasi dulu konteksnya ya. Sebenarnya kata yang sesuai mungkin bukan &#8216;membiarkan&#8217; ya,&#8221; kata juru bicara UNHCR Indonesia Mitra Salima dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (1\/12).<\/p>\n<p>Dia kemudian berujar, &#8220;Tapi memang kami adalah organisasi PBB yang memiliki mandat untuk perlindungan pengungsi.&#8221;<\/p>\n<p>Salima lantas menjelaskan bahwa UNHCR selalu mengadvokasi supaya negara-negara mengizinkan pengungsi untuk memperoleh akses suaka atau perlindungan.<\/p>\n<p>Saat para pengungsi tinggal sementara di negara suaka seperti Indonesia, UNHCR bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan perlindungan mereka dipenuhi dengan cara yang tak membebani masyarakat.<\/p>\n<p>Salima menilai para pengungsi tersebut juga bisa memberikan kontribusi kembali jika mereka diberi kesempatan.<\/p>\n<p>&#8220;Indonesia selama bertahun-tahun sejak tahun 1970-an telah menjalankan tradisi kemanusiaan dalam menerima pengungsi dan kami berharap masih dapat melihat semangat solidaritas dan kemanusiaan yang sama kuatnya hingga saat ini,&#8221; lanjut dia.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan bahwa pengungsi adalah &#8220;orang-orang yang rentan dan terpaksa melarikan diri&#8221; untuk menghindari penganiayaan, konflik, atau perang yang bisa membahayakan nyawa mereka dan keluarganya.<\/p>\n<p>&#8220;Advokasi ini tidak hanya kami jalankan untuk pengungsi Rohingya, tapi untuk semua pengungsi di dunia. Dan juga tidak hanya kami mintakan kepada Indonesia, tapi setiap negara di dunia,&#8221; lanjut Salima.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko meminta lembaga UNHCR tak lepas tangan soal gelombang pengungsi Rohingya yang berdatangan ke Aceh sejak pertengahan November.<\/p>\n<p>Dari hasil penyelidikan Polda Aceh, rata-rata pengungsi Rohingya yang datang ke daerah itu memiliki identitas dari UNHCR yang berbahasa Bangladesh.<\/p>\n<p>Ia menduga ada pembiaran dari lembaga PBB tersebut agar pengungsi Rohingya bisa berpindah lokasi dari camp Cox&#8217;s Bazar, Bangladesh ke Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Artinya apa? ini bukan tanggung jawab kita semata tapi UNHCR juga harus bertanggung jawab kenapa Rohingya ini lolos dari Bangladesh sana,&#8221; kata Achmad kepada wartawan pada Kamis.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Achmad menjelaskan para pengungsi Rohingya datang ke Aceh dengan membayar kapal milik warga Bangladesh tanpa prosedur resmi. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/67532?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8212; Komisariat Tinggi Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) Jakarta membantah tuduhan Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko yang menduga lembaga itu membiarkan orang-orang Rohingya di Cox&#8217;s Bazar Bangladesh datang ke Indonesia. &#8220;Saya ingin klarifikasi dulu konteksnya ya. Sebenarnya kata yang sesuai mungkin bukan &#8216;membiarkan&#8217; ya,&#8221; kata juru bicara UNHCR Indonesia Mitra Salima dilansir dari CNN [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67534,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[252,3272,273,837,5652,840,989,9415,274,9139],"class_list":["post-67532","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-aceh","tag-bantah","tag-kapolda","tag-pengungsi","tag-penyelundupan","tag-rohingya","tag-soal","tag-tuduhan","tag-umum","tag-unhcr"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/12\/IMG-20231201-WA0035-e1701423505872.jpg?fit=500%2C281&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/67532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=67532"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/67532\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/67534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=67532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=67532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=67532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}