{"id":68352,"date":"2023-12-13T07:34:31","date_gmt":"2023-12-13T00:34:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=68352"},"modified":"2023-12-13T07:34:31","modified_gmt":"2023-12-13T00:34:31","slug":"salah-input-dan-manipulasi-data-laporan-angka-stunting-aceh-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/12\/13\/salah-input-dan-manipulasi-data-laporan-angka-stunting-aceh-tinggi\/","title":{"rendered":"Salah Input dan Manipulasi Data, Laporan Angka Stunting Aceh Tinggi"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2014 Sejumlah persoalan dan kendala terjadi dalam penanganan stunting di Aceh. Persoalan tersebut ditemukan oleh Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Aceh Ayu Candra Febiola Nazuar saat berkunjung langsung ke berbagai daerah di Aceh.<\/p>\n<p>Salah satu masalah tingginya angka stunting di Aceh saat ini adalah penginputan data.<\/p>\n<p>Berdasarkan temuannya di lapangan, banyak yang salah menginput data, sebab pekerjaan pengukuran tinggi dan berat badan balita tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cAkibatnya laporan angka stunting di Aceh makin tinggi,\u201d kata Pj Ketua TP PKK Aceh Ayu Candra Febiola Nazuar dalam Rapat Koordinasi Bidang Intervensi Spesifik dan Sensitif Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Aceh, di Aula BKKBN Aceh, Selasa (12\/12\/2023).<\/p>\n<p>Selain itu, kata Ayu, di salah satu Kabupaten berdasarkan laporan kepala daerahnya banyak kepala desa setempat yang sengaja memanipulasi data baik stunting maupun kemiskinan ekstrem. Tujuannya adalah supaya desa tersebut bisa mendapat bantuan.<\/p>\n<p>\u201cKemudian di tempat lain lagi, banyak keuchik belum tahu apa itu stunting dan cara penanganannya. Bagaimana kita mau mengatasi stunting jika belum memahaminya,\u201d kata Ayu yang merupakan istri Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Ayu berharap peran TPPS dapat dimaksimalkan untuk mendorong dan mengedukasi para keuchik dalam menangani stunting di desanya masing-masing.<\/p>\n<p>TPPS juga berperan untuk mengatasi masalah kesalahan penginputan data stunting.<\/p>\n<p>Ayu meminta semua unsur yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Aceh untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menangani kasus stunting di Aceh.<\/p>\n<p>Menurutnya kedua hal tersebut masih belum dilakukan secara maksimal.<\/p>\n<p>\u201cPadahal ini poin penting, sebagus apapun program yang digagas di atas, bila tidak disambut baik oleh pemerintahan yang di bawah, maka akan sia-sia,\u201d kata Ayu<\/p>\n<p>Sementara Kepala BKKBN Aceh Safrina Salim mengatakan, pertemuan bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan tugas serta peran semua unsur dalam TPPS selama setahun terakhir. Dalam rapat tersebut akan dibahas segala persoalan dan kendala serta menerima masukan dari setiap masalah.<\/p>\n<p>Safrina berharap, penanganan stunting di Aceh tidak ada lagi mengedepankan ego sektoral. Semua pihak harus memiliki rasa tanggungjawab.<\/p>\n<p>\u201cBKKBN Aceh sebagai sekretaris TPPS memfasilitasi rapat ini sebagai harapan menghasilkan upaya konkret upaya dalam melaksanakan target penanganan stunting di Aceh,\u201d pungkas Safrina. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/68352?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2014 Sejumlah persoalan dan kendala terjadi dalam penanganan stunting di Aceh. Persoalan tersebut ditemukan oleh Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Aceh Ayu Candra Febiola Nazuar saat berkunjung langsung ke berbagai daerah di Aceh. Salah satu masalah tingginya angka stunting di Aceh saat ini adalah penginputan data. Berdasarkan temuannya di lapangan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68354,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[252,375,349,753,9657,1679,9656,611,373,1452],"class_list":["post-68352","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh","tag-angka","tag-dan","tag-data","tag-input","tag-laporan","tag-manipulasi","tag-salah","tag-stunting","tag-tinggi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/12\/IMG-20231213-WA0010-e1702427594840.jpg?fit=500%2C333&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/68352","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=68352"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/68352\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/68354"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=68352"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=68352"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=68352"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}