{"id":69192,"date":"2023-12-27T23:10:27","date_gmt":"2023-12-27T16:10:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=69192"},"modified":"2023-12-27T23:10:27","modified_gmt":"2023-12-27T16:10:27","slug":"polisi-tetapkan-nahkoda-dan-teknisi-kapal-tersangka-baru-penyelundupan-imigran-rohingya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2023\/12\/27\/polisi-tetapkan-nahkoda-dan-teknisi-kapal-tersangka-baru-penyelundupan-imigran-rohingya\/","title":{"rendered":"Polisi Tetapkan Nahkoda dan Teknisi Kapal Tersangka Baru Penyelundupan Imigran Rohingya"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Satreskrim Polresta Banda Aceh kembali menetapkan dua tersangka baru atas dugaan tindak pidana penyelundupan manusia (people smuggling) terhadap 137 Etnis Rohingya yang mendarat di pesisir pantai Blang Ulam, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, beberapa pekan lalu.<\/p>\n<p>Dua tersangka tersebut merupakan etnis Rohingya. Total hingga saat ini sudah tiga orang tersangka yang ditetapkan oleh pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana tersebut.<\/p>\n<p>Sebelumnya, polisi menetapkan Muhammed Amin (MA) selaku nahkoda kapal dalam perkara penyeludupan orang (People Smuggling).<\/p>\n<p>Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama dalam konferensi pers menjelaskan, pada Rabu (27\/12), Polresta Banda Aceh telah menetapkan dua tersangka baru dalam kasus yang sama.<\/p>\n<p>\u201cKeduanya terbukti terlibat penyelundupan tersebut. Mereka adalah MAH (22) warga Bangladesh selaku nahkoda kapal dan HB (53) warga Myanmar selaku teknisi kapal. Keduanya berperan membantu Muhammed Amin (pelaku utama) atas penyelundupan tersebut,\u201d kata Fadillah, Rabu (27\/12\/2023).<\/p>\n<p>\u201cPenetapan tersangka terhadap MAH (22) warga Bangladesh dan HB (53) warga Myanmar berdasarkan hasil gelar perkara pada hari Selasa (26\/12\/2023) pagi kemarin dan pada hari Rabu (27\/12\/2023) keduanya resmi ditahan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Kompol Fadilah menuturkan, perlu diketahui bahwa, MA dan MAH pada saat kapal yang ditumpangi oleh 137 etnis rohingya tersebut dikawasan pesisir pantai gampong Blang Ulam, Krueng Raya, Aceh Besar pada tanggal 10 Desember 2023 silam.<\/p>\n<p>\u201cMereka memisahkan diri dari rombongan lainnya, dan ini berkat kesigapan warga, MA dan MAH diamankan serta diserahkan ke Pospol Lampanah, Aceh Besar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cKetika dilakukan penggeledahan, ditemukan alat komunikasi beruoa handphone milik kedua orang tersebut, dan kami pun terus melakukan pemeriksaan awal sehingga keduanya diduga kuat terlibat dalam dugaan tindak pidana Penyeludupan Orang terkait pemindahan warga etnis rohingya dari Camp Penampungan di Cox\u2019s Bazar Bangladesh ke wilayah Negara Indonesia,\u201d ucap Kompol Fadillah.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Kompol Fadilah menjelaskan, adapun peran dari kedua tersangka, MA dan MAH berperan sebagai nahkoda kapal yang dilakukan secara bergantian dengan MA dan keduanya memastikan bahwa kapal berangkat dari Bangladesh menuju Indonesia dengan alat bantu Kompas.<\/p>\n<p>\u201cUntuk sementara alat bantu kompas belum diketemukan, dan diharapkan kepada masyarakat sekitar Blang Ulam, bila menemukan alat kompas tersebut, segera melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian,\u201d pintanya.<\/p>\n<p>Kemudian lanjutnya, peran tersangka HB, sebagai teknisi kapal dan dibayar seharga 70 ribu Taka (mata uang Bangladesh) dikuatkan dengan ditemukan tas milik nya yang berisikan alat \u2013 alat mekanik berupa kunci untuk perbaikan mesin bila ada kerusakan.<\/p>\n<p>Kemudian kata Fadilah, sejauh ini Polresta telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi.<\/p>\n<p>\u201cDari 12 saksi yang dimintai keterangan membenarkan tugas dan tanggung jawab tersangka untuk mengangkut etnis rohingya agar sampai ke Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cMereka dipersangkakan Pasal 120 ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Jo pasal 55, 56 KUHP,\u201d pungkasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/69192?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Satreskrim Polresta Banda Aceh kembali menetapkan dua tersangka baru atas dugaan tindak pidana penyelundupan manusia (people smuggling) terhadap 137 Etnis Rohingya yang mendarat di pesisir pantai Blang Ulam, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, beberapa pekan lalu. Dua tersangka tersebut merupakan etnis Rohingya. Total hingga saat ini sudah tiga orang tersangka yang ditetapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":69195,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[836,349,263,1098,363,9884,5652,302,9882,840,9883,677,391],"class_list":["post-69192","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","tag-baru","tag-dan","tag-hukum","tag-imigran","tag-kapal","tag-nahkoda","tag-penyelundupan","tag-polisi","tag-polisi-tetapkan-nahkoda-dan-teknisi-kapal-tersangka-baru-penyelundupan-imigran-rohingya","tag-rohingya","tag-teknisi","tag-tersangka","tag-tetapkan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2023\/12\/WhatsApp-Image-2023-12-27-at-20.57.29-1.jpeg?fit=674%2C283&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/69192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=69192"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/69192\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/69195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=69192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=69192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=69192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}