{"id":69603,"date":"2024-01-03T22:52:51","date_gmt":"2024-01-03T15:52:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=69603"},"modified":"2024-01-03T22:52:51","modified_gmt":"2024-01-03T15:52:51","slug":"polisi-periksa-6-saksi-kasus-pembunuhan-wanita-di-kajhu-jenazah-korban-diautopsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/01\/03\/polisi-periksa-6-saksi-kasus-pembunuhan-wanita-di-kajhu-jenazah-korban-diautopsi\/","title":{"rendered":"Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Pembunuhan Wanita di Kajhu, Jenazah Korban Diautopsi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Selasa pagi (2\/1\/2024).<\/p>\n<p>Seperti diketahui, korban yakni Evy Marina Amaliawati (53), warga asal Sabang ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar tidurnya.<\/p>\n<p>Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan diduga kuat dibunuh oleh seseorang dengan menggunakan sebuah batu yang ditemukan di kamar korban.<\/p>\n<p>Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Reskrim Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan, penyidik telah memeriksa enam orang saksi.<\/p>\n<p>Saksi yang diperiksa terdiri atas kepala dusun setempat, beberapa tetangga, dua anak korban terdiri laki-laki dan perempuan, termasuk pacar anak korban (Reza) yang kemarin datang ke rumah saat kejadian.<\/p>\n<p>&#8220;Ada enam saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik sejauh ini,&#8221; ungkap Fadillah, Rabu sore (3\/1\/2024).<\/p>\n<p>Diketahui, keluarga Evy merupakan warga asal Sabang yang selama tiga tahun terakhir tinggal sementara di Gampong Kajhu, karena memiliki anak yang kuliah di salah satu universitas di Banda Aceh.<\/p>\n<p>&#8220;Korban dan suami tidak bekerja di sini, namun mereka bergantian ke rumah itu untuk melihat anaknya (Cut Nur Marlia), karena sejak setahun lalu kuliah,&#8221; kata Kasat Reskrim<\/p>\n<p>Biasanya korban maupun suaminya berkunjung setiap satu atau dua pekan sekali, sebelum kejadian korban ternyata sudah satu peka ada di rumah tersebut.<\/p>\n<p>Saat malam hari sebelum kejadian, anak korban yakni Cut Nur Marlia diketahui sempat jalan dengan pacarnya Reza (28) dan pulang ke rumah sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p>\n<p>Tiba di rumah, ia pun langsung tidur dan sekitar pukul 03.00 WIB mendengar suara seperti jejak seseorang masuk ke pekarangan rumah. Hal itu sempat diberitahukan ke pacarnya via telepon.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian beberapa saat, anak korban mengaku melihat seseorang ada di dalam rumah yang menggunakan penutup muka dan mantel (jas hujan),&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Yang bersangkutan kaget lalu mengaku sempat pingsan, setelah siuman di situlah ia melihat korban yang merupakan ibunya dalam kondisi bersimbah darah, lalu diberitahu ke pacarnya,&#8221; jelas Fadillah.<\/p>\n<p>Dari keterangan saksi lain yakni tetangga korban, mereka mengaku tak mendengar adanya suara kegaduhan atau teriakan minta tolong dari rumah korban. Apalagi, rumah itu tergolong berdekatan dengan rumah lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka (para saksi tetangga) tidak mendengar adanya suara teriakan atau minta tolong, dari kisaran jam tiga sampai jam enam pagi,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Saat olah TKP, lanjut dia, petugas juga tidak menemukan adanya kerusakan di bagian pintu rumah, pintu gerbang maupun jendela serta harta benda milik korban yang hilang.<\/p>\n<p>&#8220;Saat diperiksa juga tidak ada harta benda yang hilang, ponsel maupun perhiasan milik korban juga masih ada, motor juga ada di rumah itu, bahkan kalung juga dikenakan korban,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Kini polisi masih mendalami kasus tersebut dan mencari saksi serta petunjuk lainnya untuk mengungkap siapa pelaku yang tega berbuat demikian.<\/p>\n<p>&#8220;Kita juga sudah mengautopsi jenazah korban, saat ini masih menunggu hasilnya. Jenazah korban juga sudah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,&#8221; jelas Kasat.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk perkembangan selanjutnya nanti akan kita sampaikan, karena masih dalam penyelidikan lanjut,&#8221; pungkas Fadillah. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/69603?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh &#8212; Penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Selasa pagi (2\/1\/2024). Seperti diketahui, korban yakni Evy Marina Amaliawati (53), warga asal Sabang ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar tidurnya. Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan diduga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":69605,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[9956,874,6109,932,454,977,1064,302,7658,274,1621],"class_list":["post-69603","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-diautopsi","tag-jenazah","tag-kajhu","tag-kasus","tag-korban","tag-pembunuhan","tag-periksa","tag-polisi","tag-saksi","tag-umum","tag-wanita"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-03-at-22.48.07.jpeg?fit=679%2C452&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/69603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=69603"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/69603\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/69605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=69603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=69603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=69603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}