{"id":77438,"date":"2024-05-15T22:58:16","date_gmt":"2024-05-15T15:58:16","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=77438"},"modified":"2024-05-15T22:58:16","modified_gmt":"2024-05-15T15:58:16","slug":"smong-kearifan-lokal-di-simeulue-untuk-deteksi-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/05\/15\/smong-kearifan-lokal-di-simeulue-untuk-deteksi-bencana\/","title":{"rendered":"Smong, Kearifan Lokal di Simeulue Untuk Deteksi Bencana"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\">Infoaceh.net<\/a>, Sinabang<\/strong> &#8212; Smong atau cara deteksi musibah tsunami adalah kearifan lokal yang secara turun-temurun di masyarakat Pulau Simeulue.<\/p>\n<p>Sehingga saat bencana gempa dan tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004, penduduk di Simeulue sangat sedikit menjadi korban.<\/p>\n<p>&#8220;Di Simeulue terdapat kearifan lokal yang tinggi dan luar biasa bernama Smong,&#8221; ujar Tarmizi A Hamid saat menjadi narasumber pada Dialog Ketahanan Sosial Budaya Berbasis Kearifan Lokal yang digelar di Sinabang, Rabu (15\/5\/2024).<\/p>\n<p>&#8220;Penduduk Simeulue mampu mendeteksi akan datangnya bencana tsunami melalui Smong. Itulah yang membuat jumlah korban jiwa di Simeulue saat tsunami melanda Aceh tahun 2004 sangat minim,&#8221; kata pria yang disapa Cek Midi.<\/p>\n<p>Cek Midi memaparkan kandungan manuskrip Aceh tentang Smong di Simeulue yang telah dimulai sejak abad 18.<\/p>\n<p>Kepala Kesbangpol Simeulue Sabu Nasir yang ikut menjadi pemateri menyampaikan agar budaya yang dipraktekkan di Aceh mesti disesuaikan dengan ajaran Islam agar terjauh dari praktek syirik.<\/p>\n<p>Dialog dibuka oleh Surya Edy Rachman dari Kesbangpol Aceh.<br \/>\nSurya mengatakan, Simeulue memiliki sejumlah keunggulan dan ciri khas. Salah satunya adalah penduduknya dikenal memiliki hati bersih dan mulia dan berjuluk Hati Emas.<\/p>\n<p>&#8216;Simeulue berjuluk Bumi Hate Fulawan atau berhati emas. Ini bagian kemuliaan yang perlu dilestarikan dan dikampanyekan,&#8221; kata Surya Edy Rachman dari Kesbangpol Aceh saat membuka Dialog Ketahanan Sosial Budaya Berbasis Kearifan Lokal yang digelar di Sinabang, Rabu (15\/5).<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu Surya Edy menyarankan agar Simeulue Hate Fulawan dikampanyekan melalui baliho, bahkan tugu, di tempat strategis seperti pelabuhan dan bandara.<\/p>\n<p>Kampanye Hate Fulawan atau Simeulue berhati emas akan menguntungkan dalam memajukan pariwisata di Pulau Simeulue dan ini akan menguntungkan secara ekonomi.<\/p>\n<p>Menurut Surya, tamu akan senang datang ke wilayah yang dikenal ramah dan memperlakukan tamu dengan mulia.<\/p>\n<p>Dialog menghadirkan narasumber Tarmizi A Hamid, kolektor manuskrip Aceh dan Sabu Nasir SAg MSi, Kepala Kesbangpol Simeulue.<\/p>\n<p>Dialog yang diikuti puluhan tokoh adat Simeulue tersebut turut dihadiri Hasan Basri M Nur dari UIN Ar-Raniry, Abdullah Usman dari FKUB Aceh, Zairil Terbangan dan Rudi Singkia dari Kesbangpol Aceh. (MUS)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/77438?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, Sinabang &#8212; Smong atau cara deteksi musibah tsunami adalah kearifan lokal yang secara turun-temurun di masyarakat Pulau Simeulue. Sehingga saat bencana gempa dan tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004, penduduk di Simeulue sangat sedikit menjadi korban. &#8220;Di Simeulue terdapat kearifan lokal yang tinggi dan luar biasa bernama Smong,&#8221; ujar Tarmizi A Hamid saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":77440,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[12206,12208,12207],"class_list":["post-77438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-dialog-ketahanan-sosial-budaya-berbasis-kearifan-lokal-yang-digelar-di-sinabang","tag-kearifan-lokal-di-simeulue-untuk-deteksi-bencana","tag-rabu-15-5-2024-foto-for-info-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-22.28.09.webp?fit=400%2C300&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/77438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=77438"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/77438\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/77440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=77438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=77438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=77438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}