{"id":78491,"date":"2024-06-02T00:43:11","date_gmt":"2024-06-01T17:43:11","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=78491"},"modified":"2024-06-02T00:43:11","modified_gmt":"2024-06-01T17:43:11","slug":"seluruh-pengungsi-rohingya-di-aceh-barat-kabur-dari-tempat-penampungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/06\/02\/seluruh-pengungsi-rohingya-di-aceh-barat-kabur-dari-tempat-penampungan\/","title":{"rendered":"Seluruh Pengungsi Rohingya di Aceh Barat Kabur dari Tempat Penampungan"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, ACEH BARAT<\/strong> &#8212; Seluruh pengungsi Rohingya yang sebelumnya ditampung sementara dalam tenda penampungan yang didirikan di areal Kantor Bupati Aceh Barat dilaporkan telah kabur pada Sabtu (1\/6\/2024).<\/p>\n<p>Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Satpol PP Aceh Barat, Arsil mengatakan para pengungsi diduga kabur sekitar pukul 03.00-05.00 WIB. Petugas masih melihat para pengungsi sekitar pukul 01.00 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Malam itu hujan deras, kemudian anggota piket istirahat dan sudah kelelahan. Pas paginya waktu kita apel jam 06.30 WIB tenda (pengungsi Rohingya) sudah kosong,&#8221; kata Arsil kepada wartawan.<\/p>\n<p>Pengungsi Rohingya itu kabur dari tenda saat kondisi diguyur hujan lebat pada dini hari. Kala itu petugas pengamanan dari Satpol PP sedang tertidur lelap.<\/p>\n<p>&#8220;Kita tahu saat pagi tenda telah kosong, namun barang barang sepertinya pakaian dan perlengkapan sehari hari ditinggal dalam tenda,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Pengungsi Rohingya yang kabur berjumlah 27 orang. Mereka meninggalkan pakaian hingga alas tempat tidur mereka di tenda pengungsian.<\/p>\n<p>Sehari sebelumnya, Jumat (31\/5), 16 pengungsi Rohingya juga kabur meninggalkan lokasi pengungsian.<\/p>\n<p>&#8220;Artinya semua sudah kabur. Tidak ada yang tinggal, hanya pakaian mereka,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Protection Associate UNHCR Indonesia Faisal Rahman menyebutkan, kaburnya pengungsi Rohingya dari tempat penampungan di Aceh Barat itu sudah sering, karena itu sudah lazim terjadi.<\/p>\n<p>Bagi pengungsi Rohingya, Aceh hanya sebagai tempat transit sementara. &#8220;Pengungsi Rohingya di semua tempat penampungan di Aceh selalu saja jumlahnya berangsur berkurang, ada yang dijemput oleh keluarga yang ada di Malaysia atau di Medan,&#8221; kata Faisal dilansir dari Kompas.com, Sabtu.<\/p>\n<p>Menurut Faisal, dari 57 pengungsi Rohingya yang ditampung di Aceh Barat itu hanya 11 orang warga Bangladesh yang telah dipindahkan secara resmi ke Medan oleh imigrasi pada Kamis (15\/5\/2024) untuk proses deportasi.<\/p>\n<p>&#8220;Kaburnya Rohingya di Aceh Barat itu di luar pengetahuan kita dari UNHCR, kita tidak tahu mereka kabur sendiri atau ada keterlibatan pihak lain,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>UNHCR disebut akan berupaya melakukan pencarian terhadap keberadaan pengungsi Rohingya yang kabur dari Aceh Barat melalui keluarga mereka yang terdata nomor kontaknya.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka kabur dari tempat pengungsian secara bersamaan, kita khawatir, apa mereka lari karena keinginan sendiri atau ada pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan mereka,&#8221; sebutnya. (RED)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/78491?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, ACEH BARAT &#8212; Seluruh pengungsi Rohingya yang sebelumnya ditampung sementara dalam tenda penampungan yang didirikan di areal Kantor Bupati Aceh Barat dilaporkan telah kabur pada Sabtu (1\/6\/2024). Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Satpol PP Aceh Barat, Arsil mengatakan para pengungsi diduga kabur sekitar pukul 03.00-05.00 WIB. Petugas masih melihat para pengungsi sekitar pukul [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":78492,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-78491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/06\/IMG-20240601-WA0052.jpg?fit=1265%2C711&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/78491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=78491"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/78491\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/78492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=78491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=78491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=78491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}