{"id":80234,"date":"2024-07-07T19:59:04","date_gmt":"2024-07-07T12:59:04","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=80234"},"modified":"2024-07-07T19:59:04","modified_gmt":"2024-07-07T12:59:04","slug":"aceh-sepi-dari-perayaan-tahun-baru-islam-1446-hijriah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/07\/07\/aceh-sepi-dari-perayaan-tahun-baru-islam-1446-hijriah\/","title":{"rendered":"Aceh Sepi dari Perayaan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, BANDA ACEH<\/strong> &#8212; Provinsi Aceh yang berjuluk Serambi Mekkah dan merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam di Indonesia, kali ini sepi dari acara yang memeriahkan perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah.<\/p>\n<p>Berdasarkan pantauan sejak Sabtu malam (6\/7\/2024) hingga sepanjang Ahad (7\/7\/2024), tidak terlihat acara-acara yang digelar bertujuan untuk menyemarakkan dan memeriahkan tahun baru Islam baik yang digelar oleh Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Kabupaten\/Kota.<\/p>\n<p>Di kota Banda Aceh, sebagai ibu kota Provinsi Aceh, juga terlihat sepi dari pelaksanaan acara untuk perayaan tahun baru Islam. Perayaan memperingati tahun baru Islam tidak tampak hingga siang hari.<\/p>\n<p>Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, perayaan ataupun peringatan tahun baru Islam oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam yang digelar hanya sebatas dalam bentuk ceramah agama.<\/p>\n<p>Ceramah\/taushiyah menyambut 1 Muharram 1446 Hijriah digelar di Masjid Raya Baiturrahman Banda pada Sabtu malam, 6 Juli 2024 usai shalat Maghrib. Ceramah singkat selama 30 menit itu disampaikan oleh Ustaz Dr Awwaluz Zikri Lc MA (Dosen IAIN Cot Kala Langsa), dengan tema &#8220;Momentum Hijrah Menuju Aceh yang Bermartabat dan Beradab&#8221;.<\/p>\n<p>Sementara Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah yang berhalangan hadir pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri.<\/p>\n<p>Selain ceramah agama, tidak terlihat semakin sekali adanya kegiatan lain berupa perlombaan dan perayaan tahun baru Islam di Kota Banda Aceh seperti pawai maupun bentuk kemeriahan lainnya.<\/p>\n<p>Sepinya perayaan tahun baru Islam dan disambut biasa-biasa saja di Aceh yang menerapkan syariat Islam dan berjuluk Serambi Mekkah, karena tak ada kegiatan khusus menyambut 1 Muharram 1446 Hijriah di tingkat provinsi maupun kabupaten\/kota, disesalkan sejumlah kalangan.<\/p>\n<p>Hal itu tentu sangat miris, karena berbeda jauh dengan perayaan tahun baru masehi yang disambut begitu begitu meriah oleh masyarakat, meskipun perayaan tahun baru dilarang oleh Pemerintah di Aceh.<\/p>\n<p>Tidak hanya kegiatan resmi dari pemerintah daerah, berbagai perayaan sederhana lain dari masyarakat juga tidak tampak. Sejumlah kalangan mengaku malu menjadi bagian dari masyarakat Aceh.<\/p>\n<p>\u201cKita dikenal kental dengan budaya islami dan menerapkan syariat Islam, namun sedikitpun tidak ada perayaan untuk 1 Muharam kali ini, seolah tahun baru Islam itu tidak penting dan dianggap biasa-biasa saja, bahkan banyak juga yang tidak tahu,&#8221; kata Muhammad, seorang tokoh agama di Banda Aceh. (RED)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/80234?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, BANDA ACEH &#8212; Provinsi Aceh yang berjuluk Serambi Mekkah dan merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam di Indonesia, kali ini sepi dari acara yang memeriahkan perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah. Berdasarkan pantauan sejak Sabtu malam (6\/7\/2024) hingga sepanjang Ahad (7\/7\/2024), tidak terlihat acara-acara yang digelar bertujuan untuk menyemarakkan dan memeriahkan tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":80235,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-80234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/07\/IMG-20240707-WA0023.jpg?fit=801%2C608&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/80234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=80234"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/80234\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/80235"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=80234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=80234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=80234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}