{"id":8074,"date":"2020-08-26T00:50:41","date_gmt":"2020-08-25T17:50:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=8074"},"modified":"2020-08-26T00:50:41","modified_gmt":"2020-08-25T17:50:41","slug":"setelah-diresmikan-tol-sigli-banda-aceh-seksi-4-gratis-satu-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/08\/26\/setelah-diresmikan-tol-sigli-banda-aceh-seksi-4-gratis-satu-bulan\/","title":{"rendered":"Setelah Diresmikan, Tol Sigli &#8211; Banda Aceh Seksi 4 Gratis Satu Bulan"},"content":{"rendered":"<h6>Jalan Tol Sigli &#8211; Banda Aceh<\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 4 ruas Indrapuri &#8211; Blang Bintang telah diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa (25\/8) siang.<\/p>\n<p>Dengan demikian, jalan bebas hambatan yang membentang sepanjang 14 kilometer ini sudah dapat dilintasi oleh masyarakat.<\/p>\n<p>Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengatakan, Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 4 Ruas Indrapuri-Blang Bintang akan dioperasikan tanpa tarif selama satu bulan.<\/p>\n<p>&#8220;Rencana kami bebas tarif satu bulan, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat menggunakan tol ini. Setelah satu bulan, baru diberlakukan tarif,&#8221; jelas Danang seperti disiarkan Kompas.com.<\/p>\n<p>Menurut Danang, hingga saat ini besaran tarif sedang dalam proses finalisasi. Harapannya, dalam dua minggu Surat Keputusan (SK) Menteri PUPR terbit untuk kemudian ditetapkan pentarifan.<\/p>\n<p>Hal ini menyusul sejumlah perubahan lingkup, termasuk tambahan jalan akses yang harus diakomodasi dalam tarif.<\/p>\n<p>Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), tarif yang diusulkan sebesar Rp 1.000 per kilometer. Namun karena terdapat fitur tambahan, besaran tarif pun akan mengalami perubahan.<\/p>\n<p>PT Hutama Karya (Persero) sebagai pengembang jalan bebas hambatan ini juga masih menunggu keputusan BPJT Kementerian PUPR.<\/p>\n<p>&#8220;Karena wewenang tarif dan masa sosialisasi di tangan regulator, BPJT Kementerian PUPR. Sampai saat ini belum diputuskan. Kami masih menunggu,&#8221; kata Corporate Secretary Hutama Karya M Fauzan.<\/p>\n<p>Tol Sigli-Banda Aceh merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera dan dirancang sepanjang 74 kilometer.<\/p>\n<p>Terdiri dari enam seksi. Seksi 1 Padang Tiji-Seulimuem (25 kilometer), Seksi 2 Seulimuem-Jantho (6 kilometer), dan Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 kilometer).<\/p>\n<p>Kemudian, Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14 kilometer), Seksi 5 Blang Bintang-Kuta Baro (8 kilometer) dan seksi 6 Kuts Baro-Baitussalam (5 kilometer).<\/p>\n<p>Jika telah tersambung sepenuhnya, Tol Sigli-Banda Aceh akan membuka akses darat dari Kota Banda Aceh ke Kota Sigli maupun sebaliknya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, keberadaan tol ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari sebelumnya 2 jam menjadi satu jam. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/8074?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jalan Tol Sigli &#8211; Banda Aceh Banda Aceh &#8212; Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 4 ruas Indrapuri &#8211; Blang Bintang telah diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa (25\/8) siang. Dengan demikian, jalan bebas hambatan yang membentang sepanjang 14 kilometer ini sudah dapat dilintasi oleh masyarakat. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8075,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-8074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/08\/40.jpg?fit=750%2C500&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/8074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=8074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/8074\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/8075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=8074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=8074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=8074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}