{"id":81080,"date":"2024-07-25T13:59:32","date_gmt":"2024-07-25T06:59:32","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=81080"},"modified":"2024-07-25T13:59:32","modified_gmt":"2024-07-25T06:59:32","slug":"mahasiswa-kesos-uin-ar-raniry-ikut-pengabdian-di-desa-terpencil-sulawesi-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/07\/25\/mahasiswa-kesos-uin-ar-raniry-ikut-pengabdian-di-desa-terpencil-sulawesi-selatan\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Kesos UIN Ar-Raniry Ikut Pengabdian di Desa Terpencil Sulawesi Selatan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, Makassar<\/strong> &#8212; Adlin Minosra, salah satu mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial (Kesos), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) selama 3 hari (20-22 Juli 2024) di Desa Erelembang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>Desa Erelembang di wilayah terpencil dataran rendah, dengan jarak tempuh lebih 4 jam dari kota Makassar melewati perbukitan dan dataran tinggi\/pegunungan.<\/p>\n<p>Akses jalan menuju Desa Erelembang dengan struktur jalan bebatuan dan tanjakan, menjadi tantangan dan pengalaman menarik bagi mahasiswa.<\/p>\n<p>Akses jaringan internet juga terbatas dan tidak stabil, sehingga membatasi mereka dalam berinteraksi di sosial media. Jumlah penduduk Desa Erelembang laki-laki 1.969 jiwa dan perempuan 1.818 jiwa, dengan 866 KK.<\/p>\n<p>PKM ini dipusatkan di Dusun Malenteng yang juga menjadi camp mahasiswa menginap dirumah warga. Titik fokus PKM adalah SD yang ada di Desa Erelembang.<\/p>\n<p>Hampir keseluruhan masyarakat di Desa Erelembang menjadi petani, yang dikenal dengan potensi beras merahnya, dengan nilai jual yang tinggi dipasaran. Selain itu, juga dikenal dengan sayur-sayuran, cabai, tomat, dan juga kopi khas Malenteng.<\/p>\n<p>Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari Program Kerja FORKOMKASI (Forum Komunikasi Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Indonesia) yang diikuti perwakilan mahasiswa setiap Jurusan\/Prodi Kesejahteraan Sosial &amp; Pembangunan Sosial dari berbagai kampus yang ada di Indonesia, dan di UIN Ar-Raniry satu-satunya yang ada di Aceh.<\/p>\n<p>Konsep PKM yang dilaksanakan FORKOMKASI berupa mengajar di sekolah, Social Mapping dan Assesment Makro dengan menerapkan berbagai metode sebagaimana pernah dipelajari dari kampus masing-masing.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaan sosial mapping juga cukup beragam, hal ini menjadi media untuk saling bertukar pikiran dan wawasan dari berbagai pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari selama di perkuliahan.<\/p>\n<p>Praktikum makro yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat, dan berbagai kampus yang ada di Indonesia menjadikan pengalaman praktik semakin berkesan.<\/p>\n<p>Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prof Dr Kusmawati Hatta melalui Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr Sabirin MSi menyatakan kegiatan ini penting dan sangat bermanfaat dalam membuka wawasan kebangsaan bagi mahasiswa. &#8220;Semoga kegiatan semacam ini mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa, juga memperkuat jaringan nasional mereka,&#8221; ungkap Sabirin.<\/p>\n<p>PKM ini sendiri didukung penuh oleh Kementerian Sosial, IPSPI (Independen Pekerja Sosial Indonesia) dan Pj Gubernur Sulawesi Selatan.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/81080?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, Makassar &#8212; Adlin Minosra, salah satu mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial (Kesos), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) selama 3 hari (20-22 Juli 2024) di Desa Erelembang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Desa Erelembang di wilayah terpencil dataran rendah, dengan jarak tempuh lebih 4 jam dari kota Makassar melewati perbukitan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":81081,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-81080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-07-25-at-13.00.16.webp?fit=700%2C394&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/81080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=81080"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/81080\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/81081"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=81080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=81080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=81080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}