{"id":82285,"date":"2024-08-17T16:45:21","date_gmt":"2024-08-17T09:45:21","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=82285"},"modified":"2024-08-17T16:45:21","modified_gmt":"2024-08-17T09:45:21","slug":"mahasiswa-gaza-raih-gelar-magister-di-uin-ar-raniry","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/08\/17\/mahasiswa-gaza-raih-gelar-magister-di-uin-ar-raniry\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Gaza Raih Gelar Magister di UIN Ar-Raniry"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, Banda Aceh<\/strong> &#8212; Ahmad Taufiq Muhammad Al Haj, mahasiswa asal Gaza, Palestina, berhasil meraih gelar magister di UIN Ar-Raniry Banda Aceh setelah menyelesaikan sidang Munaqasyah Tesis, Jum&#8217;at (16\/8\/2024).<\/p>\n<p>Ahmad Taufiq merupakan salah satu dari sekian banyak mahasiswa internasional yang memilih UIN Ar-Raniry karena kualitas pendidikan dan lingkungan akademik mendukung.<\/p>\n<p>Tesis berjudul &#8220;Analisis Metode Dakwah Terkini dalam Al-Qur&#8217;an al-Kar\u012bm&#8221; ini dipresentasikan Ahmad di hadapan tim penguji yang dipimpin Dr Salman Abdul Muthalib, dengan Muhajir sebagai sekretaris. Sementara penguji di antaranya Fauzi, Lazuardi Muhammad Latif dan Jailani.<\/p>\n<p>Ahmad mengaku tertarik melanjutkan studinya di UIN Ar-Raniry karena kampus ini dikenal memiliki dosen-dosen yang berkualitas dan memiliki pengalaman internasional, terutama lulusan dari Timur Tengah.<\/p>\n<p>&#8220;Kualitas dosen di UIN Ar-Raniry sangat luar biasa, banyak yang lulusan luar negeri dan sangat berkompeten di bidangnya. Ini yang membuat saya yakin untuk melanjutkan studi di sini,&#8221; ujar Ahmad.<\/p>\n<p>Selain kualitas akademik, Ahmad juga mengungkapkan reputasi Aceh sebagai daerah yang kuat dalam pelaksanaan syariat Islam turut menjadi faktor penarik.<\/p>\n<p>&#8220;Aceh memiliki keunikan tersendiri dalam penerapan syariat Islam, dan UIN Ar-Raniry menjadi pusat penting dalam hal ini. Lingkungan akademik di sini sangat mendukung pengembangan ilmu keislaman,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Lazuardi Muhammad Latif, salah satu dosen penguji, menilai keputusan Ahmad belajar di UIN Ar-Raniry sebagai pilihan yang tepat.<\/p>\n<p>Menurutnya, kampus ini memiliki lingkungan akademik yang mampu menampung dan mengembangkan potensi mahasiswa dari berbagai latar belakang.<\/p>\n<p>&#8220;UIN Ar-Raniry semakin diminati mahasiswa internasional karena keunggulan yang ditawarkannya, baik dari segi kualitas pendidikan maupun komitmen dalam pengembangan ilmu keislaman,&#8221; ungkap Lazuardi.<\/p>\n<p>Keberhasilan Ahmad Taufiq Muhammad Al Haj dalam menyelesaikan pendidikannya di UIN Ar-Raniry tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menunjukkan daya saing kampus ini di tingkat internasional.<\/p>\n<p>Dengan semakin banyaknya mahasiswa dari luar negeri yang tertarik menuntut ilmu di sini, UIN Ar-Raniry terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat studi Islam terkemuka di Indonesia.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/82285?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, Banda Aceh &#8212; Ahmad Taufiq Muhammad Al Haj, mahasiswa asal Gaza, Palestina, berhasil meraih gelar magister di UIN Ar-Raniry Banda Aceh setelah menyelesaikan sidang Munaqasyah Tesis, Jum&#8217;at (16\/8\/2024). Ahmad Taufiq merupakan salah satu dari sekian banyak mahasiswa internasional yang memilih UIN Ar-Raniry karena kualitas pendidikan dan lingkungan akademik mendukung. Tesis berjudul &#8220;Analisis Metode Dakwah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":82286,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-82285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/08\/7929d6cb-8b91-4013-9f3a-8c7aa05568a1.jpeg?fit=1080%2C974&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/82285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=82285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/82285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/82286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=82285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=82285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=82285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}