{"id":82674,"date":"2024-08-23T20:39:25","date_gmt":"2024-08-23T13:39:25","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=82674"},"modified":"2024-08-23T20:39:25","modified_gmt":"2024-08-23T13:39:25","slug":"kawal-putusan-mk-ribuan-mahasiswa-aceh-gelar-aksi-geruduk-dpra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/08\/23\/kawal-putusan-mk-ribuan-mahasiswa-aceh-gelar-aksi-geruduk-dpra\/","title":{"rendered":"Kawal Putusan MK, Ribuan Mahasiswa Aceh Gelar Aksi Geruduk DPRA"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, BANDA ACEH &#8211;<\/strong>&#8212; Ribuan mahasiswa Aceh dari berbagai kampus mulai turun beraksi untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menolak RUU Pilkada.<\/p>\n<p>Massa aksi #KawalPutusanMK melakukan unjuk rasa dan menggeruduk gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Jum&#8217;at petang (23\/8\/2024)<\/p>\n<p>Mahasiswa berhasil masuk ke pekarangan gedung legislator setelah menjebol pintu gerbang depan.<\/p>\n<p>Sekelompok mahasiswa awalnya menggelar orasi di luar pagar persisnya di Jalan Tgk Mohd. Daud Beureueh, Banda Aceh.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mendesak KPU melaksanakan putusan MK No.60\/PUU-XXII\/2024 dan No.70\/PUU-XXII\/2024. Kami juga mendesak DPR RI menghentikan pembahasan revisi RUU Pilkada,&#8221; teriak seorang orator.<\/p>\n<p>Beberapa berselang, mahasiswa dari UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala (USK) serta Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) datang dengan massa lebih banyak.<\/p>\n<p>Ketika mereka tiba, jalan dari arah Simpang Jambo Tape menuju Simpang Lima ditutup. Massa menggelar aksi dengan membawa spanduk serta poster.<\/p>\n<p>Beberapa di antaranya bertuliskan &#8216;rakyat kerja kena batas usia, buat anak penguasa revisi seenaknya&#8217;.<\/p>\n<p>Tulisan itu disertai tanda pagar #KawalPutusanMK #TolakPolitikDinasti #DinastiJokowi. Selain itu, ada juga tulisan &#8216;negara ini milik rakyat kawan, bukan milik bapakmu&#8217;.<\/p>\n<p>Mahasiswa yang mengenakan almamater dari kampus masing-masing juga membawa bendera merah putih serta bendera dari berbagai organisasi. Beberapa saat setelah sampai, massa berteriak meminta dibukakan gerbang.<\/p>\n<p>Mereka kemudian merusak pintu gerbang hingga dapat masuk ke pekarangan. Usai berorasi secara bergantian, mahasiswa meminta masuk ke dalam gedung paripurna.<\/p>\n<p>Sempat terjadi dorong-dorongan antara mahasiswa dengan polisi yang berjaga. Ketika aksi mulai memanas, personel jaga diganti dengan polisi yang membawa tameng.<\/p>\n<p>Hingga menjelang magrib pukul 18.40 WIB, massa masih berada di gedung DPRA.<\/p>\n<p>Mahasiswa mendesak Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadli untuk turun menemui massa<\/p>\n<p>Sekretaris Komisi 1 DPR, Yahdi Hasan yang menemui mahasiswa mengatakan Ketua DPRA tidak berada di tempat.<\/p>\n<p>Massa mengancam, apabila Ketua DPRA tidak menjumpai massa maka aksi tetap akan dilanjutkan sampai malam hari.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/82674?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, BANDA ACEH &#8211;&#8212; Ribuan mahasiswa Aceh dari berbagai kampus mulai turun beraksi untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menolak RUU Pilkada. Massa aksi #KawalPutusanMK melakukan unjuk rasa dan menggeruduk gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Jum&#8217;at petang (23\/8\/2024) Mahasiswa berhasil masuk ke pekarangan gedung legislator setelah menjebol pintu gerbang depan. Sekelompok mahasiswa awalnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":82675,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-82674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/08\/IMG20240823170542.webp?fit=700%2C395&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/82674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=82674"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/82674\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/82675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=82674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=82674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=82674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}