{"id":84014,"date":"2024-09-14T15:23:03","date_gmt":"2024-09-14T08:23:03","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=84014"},"modified":"2024-09-14T15:23:03","modified_gmt":"2024-09-14T08:23:03","slug":"atlet-panjat-tebing-bali-kepincut-kuliner-aceh-semua-enak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/09\/14\/atlet-panjat-tebing-bali-kepincut-kuliner-aceh-semua-enak\/","title":{"rendered":"Atlet Panjat Tebing Bali Kepincut Kuliner Aceh, Semua Enak!"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net, Banda Aceh<\/strong> \u2013 Atlet Panjat Tebing asal kontingen Bali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Desak Made Rita Kusuma Dewi kepincut dengan kuliner khas Aceh.<\/p>\n<p>\u201cIni pertama kali saya makan masakan Aceh yang sangat enak,\u201d ujar Desak Rita saat ditemui Media Center PON Aceh di Three Brother Coffee, Banda Aceh, Jum&#8217;at malam (13\/9\/2024)<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Desak Rita mencoba beberapa menu masakan khas Aceh, seperti keumamah, peyek udang, sop ikan dan aneka menu lainnya.<\/p>\n<p>\u201cYang paling enak itu yang saya suka sop ikan, ikan teri sama peyek udang. Keumamah itu juga enak,\u201d ujar peraih medali perak panjat tebing di PON XXI Aceh-Sumut 2024.<\/p>\n<p>Desak Rita mencoba kopi gula aren dan rasanya sangat enak. \u201cSaya cicipin ini kopi gula aren, enggak sakit tenggorokan. Karena saya sering minum kopi kalau terlalu manis cepet sakit tenggorokan dan ini engga, enaklah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Desak Rita sengaja tidak mencicipi masakan khas Aceh begitu tiba di Tanoh Seulanga sekitar sepekan yang lalu karena khawatir dapat mengganggu konsentrasinya saat bertanding.<\/p>\n<p>\u201cKenapa saya nggak coba masakan Aceh pas saya baru datang? Mungkin karena saya menjaga kondisi juga karena takut perut saya nggak cocok.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKarena ini saya sudah selesai kompetisi ya saya mau mencoba ini dan ya sangat enak sekali,\u201d ujar Desak Rita.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Desak Rita juga memuji sikap warga Aceh dalam menyambut tamu.<\/p>\n<p>Selama di Aceh, Desak Rita merasakan betul bagaimana keramahan masyarakat ujung barat Sumatera itu.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat Aceh juga sangat antusias menonton kompetisi dan saling supporting pada atlet yang berkompetisi di sini,\u201d tutur Desak Rita.<\/p>\n<p>Desak Rita juga merasa tak canggung berkompetisi di daerah Aceh yang mayoritas muslim dan menerapkan syariat Islam.<\/p>\n<p>\u201cSenior saya dulu kompetisi juga di Aceh mempersiapkan diri itu makai hijab katanya pas lomba. Dari situ saya berpikir apakah kalau saya berkompetisi di Aceh harus pakai manset kah, pakai hijab. Tapi saya dengar-dengar katanya enggak, di sana (Aceh) sangat toleran. Saya di sini pun saya merasakan itu,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84014?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net, Banda Aceh \u2013 Atlet Panjat Tebing asal kontingen Bali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Desak Made Rita Kusuma Dewi kepincut dengan kuliner khas Aceh. \u201cIni pertama kali saya makan masakan Aceh yang sangat enak,\u201d ujar Desak Rita saat ditemui Media Center PON Aceh di Three Brother Coffee, Banda Aceh, Jum&#8217;at malam (13\/9\/2024) Dalam kesempatan itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":84015,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-84014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/09\/f10e35a0-5be1-455f-9606-ad652c81b819.jpeg?fit=1280%2C960&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=84014"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84014\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/84015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=84014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=84014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=84014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}