{"id":84297,"date":"2024-09-19T01:10:30","date_gmt":"2024-09-18T18:10:30","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=84297"},"modified":"2024-09-19T01:10:30","modified_gmt":"2024-09-18T18:10:30","slug":"pj-wali-kota-minta-dinas-cek-bangunan-dan-pohon-usai-murid-sd-meninggal-tertimpa-reruntuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2024\/09\/19\/pj-wali-kota-minta-dinas-cek-bangunan-dan-pohon-usai-murid-sd-meninggal-tertimpa-reruntuhan\/","title":{"rendered":"Pj Wali Kota Minta Dinas Cek Bangunan dan Pohon Usai Murid SD Meninggal Tertimpa Reruntuhan"},"content":{"rendered":"<p><strong>INFOACEH.NET, BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Angin kencang yang disertai hujan deras di Kota Banda Aceh pada pagi menjelang siang, Rabu, 18 September 2024, mengakibatkan seorang siswa sekolah dasar meninggal dunia dan dua lainnya terluka.<\/p>\n<p>Kadisdikbud Banda Aceh Sulaiman Bakri, mengatakan, korban meninggal dunia bernama Syakir Arkan, siswa kelas enam SD Negeri 62 Banda Aceh.<\/p>\n<p>\u201cAlmarhum terkena plafon selasar lantai dua gedung sekolah yang terlepas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut informasi dari pihak sekolah, pada saat kejadian Syakir dan teman-teman sekelasnya hendak masuk ke kelas usai jam istirahat.<\/p>\n<p>\u201cLokasinya di pekarangan sekolah, tiba-tiba terjadi badai hingga menyebabkan plafon jatuh dari atas dan menimpa anak-anak,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Diketahui, korban meninggal dunia karena luka pada bagian kepala. \u201cKami menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga. Musibah ini duka bagi kami semua. Tadi juga bersama Bapak Pj Wali Kota, kami telah berkunjung ke rumah duka di Cot Mesjid,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, terkait dua siswa lain yang mengalami luka-luka, Sulaiman mengatakan, salah satunya sudah diperbolehkan pulang ke rumah oleh dokter.<\/p>\n<p>Kemudian yang satunya lagi ananda Lufthi masih dirawat di RS Pertamedika. Kondisi stabil walau masih mengalami shock.<\/p>\n<p>Sesuai instruksi Pj wali kota, pihaknya memfasilitasi segala kebutuhan korban dan keluarga, mulai dari rumah sakit hingga dibawa pulang ke rumah.<\/p>\n<p>\u201cTadi Pak Pj Wali Kota sendiri juga telah menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia, serta menjenguk korban luka di rumah sakit,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menyikapi musibah imbas cuaca ekstrem tersebut, Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya meminta dinas terkait untuk mengecek kondisi seluruh bangunan sekolah berikut pepohonan di lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>\u201cKami siap menindaklanjuti dengan menyisir semua sekolah sebagai langkah antisipasi insiden serupa,\u201d ujar Sulaiman.<\/p>\n<p>Khusus untuk SD Negeri 62 Banda Aceh, ia mengatakan anak-anak diliburkan dengan sistem belajar daring sementara perbaikan atap rusak dilakukan.<\/p>\n<p>Ia juga memastikan gedung sekolah dimaksud dalam keadaan baik dan layak sebelum diterpa badai.<\/p>\n<p>\u201cIni memang musibah yang tidak disangka-sangka dan tentu tidak kita inginkan bersama. Langkah-langkah antisipasi akan terus kita lakukan dengan harapan kejadian pilu ini tidak terjadi lagi pada warga sekolah, terutama anak-anak kita yang tengah menempuh pendidikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84297?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFOACEH.NET, BANDA ACEH \u2013 Angin kencang yang disertai hujan deras di Kota Banda Aceh pada pagi menjelang siang, Rabu, 18 September 2024, mengakibatkan seorang siswa sekolah dasar meninggal dunia dan dua lainnya terluka. Kadisdikbud Banda Aceh Sulaiman Bakri, mengatakan, korban meninggal dunia bernama Syakir Arkan, siswa kelas enam SD Negeri 62 Banda Aceh. \u201cAlmarhum terkena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":84298,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-84297","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2024\/09\/IMG-20240919-WA0004.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84297","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=84297"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/84297\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/84298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=84297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=84297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=84297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}