{"id":8462,"date":"2020-09-01T19:17:41","date_gmt":"2020-09-01T12:17:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=8462"},"modified":"2020-09-01T19:17:41","modified_gmt":"2020-09-01T12:17:41","slug":"mms-raih-laba-rp-525-juta-di-tengah-pandemi-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/09\/01\/mms-raih-laba-rp-525-juta-di-tengah-pandemi-covid-19\/","title":{"rendered":"MMS Raih Laba Rp 525 Juta Di Tengah Pandemi Covid-19"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS), lembaga keuangan mikro syariah milik Pemko Banda Aceh, berhasil meraup laba bersih senilai Rp 525 juta pada kuartal ketiga Agustus 2020.<\/p>\n<p>Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman pun mengapresiasi kinerja perseroan tersebut yang mampu mencatatkan laba positif di tengah pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cLaba total mencapai Rp 5,25 miliar, bersihnya Rp 525 juta,\u201d katanya, Selasa 1 September 2020 di balai kota.<\/p>\n<p>Menurut Aminullah, itu merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat kondisi sulit saat ini akibat pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cArtinya juga MMS kini sudah mandiri dan mampu survive di tengah kondisi keuangan sulit terdampak Corona. Patut mendapat apresiasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain laba positif, kata Aminullah, aset MMS juga telah mencapai Rp 37 miliar. Sementara itu, dana masyarakat yang berhasil terhimpun sebesar Rp 32 miliar dengan jumlah 6.041 nasabah dan 2.034 debitur.<\/p>\n<p>Masih menurut wali kota, pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi 5 fokus dan 8 inisiatif yang telah dijalankan MMS sehingga tetap mencatatkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan kendati di tengah pandemi.<\/p>\n<p>Wali Kota turut meminta jajaran MMS untuk terus memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. \u201cTerus dukung dunia UMKM untuk kemakmuran rakyat. Semoga MMS bisa terus tumbuh dan berkembang sehingga semakin banyak bisa membantu masyarakat khususnya para pelaku UMKM sebagai tulang punggung perekonomian kota,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Dirut MMS Teuku Hanansyah mengatakan di era new normal, pihaknya terus memperkuat pencadangan, likuiditas, NPF sambil memacu bisnis dengan asas kehati-hatian di masa pandemi sesuai dengan 5 Fokus dan 8 Inisiatif.<\/p>\n<p>\u201cDengan strategi tersebut, bisnis MMS diyakini masih akan terus bertumbuh dan mencetak laba di semester II 2020 nanti,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Katanya, perolehan laba bersih pada semester I sesuai dengan ekspektasi. \u201cKami optimistis, hingga akhir tahun nanti target laba MMS masih on the track. Dengan dukungan seluruh karyawan dan sejalan dengan mulai adanya peningkatan permintaan pembiayaan pada Juli 2020, insya Allah kami mampu,\u201d pungkas Hanansyah. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/8462?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS), lembaga keuangan mikro syariah milik Pemko Banda Aceh, berhasil meraup laba bersih senilai Rp 525 juta pada kuartal ketiga Agustus 2020. Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman pun mengapresiasi kinerja perseroan tersebut yang mampu mencatatkan laba positif di tengah pandemi Covid-19. \u201cLaba total mencapai Rp 5,25 miliar, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8463,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-8462","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/09\/47.jpg?fit=701%2C437&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/8462","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=8462"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/8462\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/8463"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=8462"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=8462"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=8462"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}